Jami at-Tirmidzi — Hadis #27887
Hadis #27887
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ طَرِيفٍ الْكُوفِيُّ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ، عَنِ الأَعْمَشِ، وَالشَّيْبَانِيِّ، عَنِ الْحَكَمِ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُكَيْمٍ، قَالَ أَتَانَا كِتَابُ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم
" أَنْ لاَ تَنْتَفِعُوا مِنَ الْمَيْتَةِ بِإِهَابٍ وَلاَ عَصَبٍ " . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ . وَيُرْوَى عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُكَيْمٍ عَنْ أَشْيَاخٍ لَهُمْ هَذَا الْحَدِيثُ . وَلَيْسَ الْعَمَلُ عَلَى هَذَا عِنْدَ أَكْثَرِ أَهْلِ الْعِلْمِ . وَقَدْ رُوِيَ هَذَا الْحَدِيثُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُكَيْمٍ أَنَّهُ قَالَ أَتَانَا كِتَابُ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَبْلَ وَفَاتِهِ بِشَهْرَيْنِ . قَالَ وَسَمِعْتُ أَحْمَدَ بْنَ الْحَسَنِ يَقُولُ كَانَ أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ يَذْهَبُ إِلَى هَذَا الْحَدِيثِ لِمَا ذُكِرَ فِيهِ قَبْلَ وَفَاتِهِ بِشَهْرَيْنِ وَكَانَ يَقُولُ كَانَ هَذَا آخِرَ أَمْرِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم . ثُمَّ تَرَكَ أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ هَذَا الْحَدِيثَ لَمَّا اضْطَرَبُوا فِي إِسْنَادِهِ حَيْثُ رَوَى بَعْضُهُمْ فَقَالَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُكَيْمٍ عَنْ أَشْيَاخٍ لَهُمْ مِنْ جُهَيْنَةَ .
Muhammad bin Tarif al-Kufi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Fudayl menceritakan kepada kami, berdasarkan otoritas Al-A’mash, dan Al-Shaybani, berdasarkan otoritas Al-Hakam, berdasarkan otoritas Abd al-Rahman bin Abi Laila, Atas otoritas Abdullah bin Uqaym, beliau bersabda: “Surat Rasulullah SAW, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, datang kepada kami: ‘Tidak memberi manfaat pada orang mati karena rasa takut, atau untuk “Asab.” Abu Issa berkata, "Ini adalah hadis yang baik. Diriwayatkan dari Abdullah bin Uqaym, dari otoritas para syekh yang memiliki hadis ini. Tidak sebagian besar ulama sepakat akan hal ini. Hadits ini diriwayatkan dari Abdullah bin Uqaym, yang mengatakan: "Surat Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, telah datang kepada kita." Di atasnya Dia menyambutnya dua bulan sebelum kematiannya. Dia berkata: Saya mendengar Ahmad ibn al-Hasan mengatakan bahwa Ahmad ibn Hanbal biasa merujuk pada hadits ini ketika Dia disebutkan tentang hal itu dua bulan sebelum kematiannya, dan dia biasa mengatakan bahwa ini adalah perintah terakhir Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. Lalu Ahmad bin Hanbal meninggalkan hadits ini Mengapa? Mereka bingung mengenai rantai penularannya, karena sebagian dari mereka meriwayatkan dari Abdullah bin Uqaym, dari syekh mereka dari Juhayna.
Diriwayatkan oleh
Abdullah bin Ukaim (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 24/1729
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 24: Pakaian