Jami at-Tirmidzi — Hadis #28267
Hadis #28267
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، قال: حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ
" الْقَاتِلُ لاَ يَرِثُ " . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ لاَ يَصِحُّ وَلاَ يُعْرَفُ إِلاَّ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ . وَإِسْحَاقُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي فَرْوَةَ قَدْ تَرَكَهُ بَعْضُ أَهْلِ الْحَدِيثِ مِنْهُمْ أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ . وَالْعَمَلُ عَلَى هَذَا عِنْدَ أَهْلِ الْعِلْمِ أَنَّ الْقَاتِلَ لاَ يَرِثُ كَانَ الْقَتْلُ عَمْدًا أَوْ خَطَأً . وَقَالَ بَعْضُهُمْ إِذَا كَانَ الْقَتْلُ خَطَأً فَإِنَّهُ يَرِثُ وَهُوَ قَوْلُ مَالِكٍ .
Qutaibah menceritakan kepada kami, beliau berkata: Al-Layth menceritakan kepada kami, atas wewenang Ishaq bin Abdullah, atas wewenang Al-Zuhri, atas wewenang Humaid bin Abdul Rahman, atas wewenang Abu Hurairah, Atas wewenang Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda: “Pembunuh tidak mendapat warisan.” Abu Issa berkata: Hadits ini tidak shahih dan tidak diketahui kecuali dari sumber ini. Ishaq bin Abdullah bin Abi Farwa ditinggalkan oleh sebagian ulama hadis, termasuk Ahmad bin Hanbal. Hal ini harus ditindaklanjuti ketika... Para ahli ilmu mengatakan bahwa si pembunuh tidak mendapat warisan, baik pembunuhan itu disengaja atau tidak. Ada pula yang mengatakan, jika pembunuhan itu karena kesalahan, maka dia mendapat warisan, sedangkan itu adalah perkataan Malik…
Diriwayatkan oleh
Abu Hurairah (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 29/2109
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 29: Warisan