Jami at-Tirmidzi — Hadis #29610

Hadis #29610
حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلاَنَ، حَدَّثَنَا قَبِيصَةُ، أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى، عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ، رضى الله عنه قَالَ اسْتَبَّ رَجُلاَنِ عِنْدَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم حَتَّى عُرِفَ الْغَضَبُ فِي وَجْهِ أَحَدِهِمَا فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ‏ "‏ إِنِّي لأَعْلَمُ كَلِمَةً لَوْ قَالَهَا لَذَهَبَ غَضَبُهُ أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ ‏"‏ ‏.‏ حَدَّثَنَا بُنْدَارٌ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ، عَنْ سُفْيَانَ، بِهَذَا الإِسْنَادِ نَحْوَهُ ‏.‏ قَالَ وَفِي الْبَابِ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ صُرَدٍ قَالَ وَهَذَا حَدِيثٌ مُرْسَلٌ ‏.‏ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي لَيْلَى لَمْ يَسْمَعْ مِنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ مَاتَ مُعَاذٌ فِي خِلاَفَةِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ وَقُتِلَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي لَيْلَى غُلاَمٌ ابْنُ سِتِّ سِنِينَ وَهَكَذَا رَوَى شُعْبَةُ عَنِ الْحَكَمِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى وَقَدْ رَوَى عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي لَيْلَى عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ وَرَآهُ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي لَيْلَى يُكْنَى أَبَا عِيسَى وَأَبُو لَيْلَى اسْمُهُ يَسَارٌ وَرُوِيَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى قَالَ أَدْرَكْتُ عِشْرِينَ وَمِائَةً مِنَ الأَنْصَارِ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم ‏.‏
Mahmoud bin Ghaylan menceritakan kepada kami, Qabisa menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami, atas wewenang Abd al-Malik bin Umair, atas wewenang Abd al-Rahman bin Abi Laila, Atas wewenang Muadh bin Jabal, ra dengan dia, dia berkata: Dua orang laki-laki mendurhakai Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, hingga kemarahan di wajah salah satu dari mereka diketahui, maka Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan mengabulkannya damai, berkata: Semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. “Sesungguhnya aku mengetahui satu kalimat yang seandainya dia mengucapkannya niscaya hilanglah amarahnya. Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk.” Bundar memberitahu kami, Abd memberitahu kami. Ar-Rahman, atas wewenang Sufyan, dengan rantai penularan serupa dengannya. Katanya, dan pada bab dari Sulaiman bin Surad yang berkata, “Dan ini adalah hadis mursal.” Abd. Al-Rahman bin Abi Laila tidak mendengar kabar dari Muadh bin Jabal. Muadh meninggal pada masa suksesi Umar bin Al-Khattab, dan Omar bin Al-Khattab dan Abd al-Rahman bin Abu Laila adalah seorang anak laki-laki berusia enam tahun, dan demikianlah meriwayatkan Syu'bah atas wewenang Al-Hakam atas wewenang Abd al-Rahman bin Abi Laila, dan Abd meriwayatkan Ar-Rahman bin Abi Laila, atas wewenang Omar bin Al-Khattab, dan dia melihatnya dan Abdul-Rahman bin Abi Laila, yang dijuluki Abu Issa, dan Abu Laila, namanya Yasar, dan diriwayatkan atas wewenang Abd al-Rahman bin Abi Laila berkata: Saya bertemu dengan seratus dua puluh Ansar yang merupakan sahabat Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian.
Diriwayatkan oleh
Mu'adh bin Jabal (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 48/3452
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 48: Doa
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait