Sunan Ad-Darimi — Hadis #55123
Hadis #55123
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَوْنٍ ، أَخْبَرَنَا شَرِيكٌ ، عَنْ قَيْسِ بْنِ وَهْبٍ ، عَنْ أَبِي الْوَدَّاكِ ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ وَرَفَعَهُ أَنَّهُ قَالَ فِي سَبَايَا أَوْطَاسٍ :" لَا تُوطَأُ حَامِلٌ حَتَّى تَضَعَ حَمْلَهَا، وَلَا غَيْرُ ذَاتِ حَمْلٍ حَتَّى تَحِيضَ حَيْضَةً "
Amr ibn Aoun memberi tahu kami, Sharik memberi tahu kami, atas wewenang Qays ibn Wahb, berdasarkan wewenang Abu al-Waddak, berdasarkan wewenang Abu Sa`id, dan dia meriwayatkan, bahwa dia bersabda dalam “Seorang wanita hamil tidak boleh melakukan hubungan intim sampai dia melahirkan, dan wanita hamil tidak boleh melakukan hubungan intim sampai dia telah menstruasi.”
Sumber
Sunan Ad-Darimi # 12/2222
Kategori
Bab 12: Bab 12
Topik:
#Mother