Sunan Ad-Darimi — Hadis #55279
Hadis #55279
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ ، حَدَّثَنَا لَيْثُ بْنُ سَعْدٍ ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ ، أَنَّهُ قَالَ :" كُنَّا يَوْمَ الْحُدَيْبِيَةِ أَلْفًا وَأَرْبَعَ مِائَةٍ، فَبَايَعْنَاهُ وَعُمَرُ آخِذٌ بِيَدِهِ تَحْتَ الشَّجَرَةِ وَهِيَ : سَمُرَةٌ ، وَقَالَ : بَايَعْنَاهُ عَلَى أَنْ لَا نَفِرّ، وَلَمْ نُبَايِعْهُ عَلَى الْمَوْتِ "
Ahmad bin Abdullah menceritakan kepada kami, Laith bin Saad menceritakan kepada kami, atas wewenang Abu Al-Zubayr, atas wewenang Jabir bin Abdullah, bahwa dia berkata: “Pada hari Al-Hudaybiyyah seribu empat ratus, maka kami berjanji setia kepadanya sementara Umar sedang meletakkan tangannya di bawah pohon, yaitu Samra, dan berkata: Kami berjanji janji kami kepadanya dengan syarat kami tidak akan melarikan diri, dan dia tidak melarikan diri. Kami berjanji setia kepadanya setelah kematiannya.”
Sumber
Sunan Ad-Darimi # 17/2378
Kategori
Bab 17: Bab 17