Jami at-Tirmidzi — Hadis #26274
Hadis #26274
حَدَّثَنَا هَنَّادٌ، حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ هَمَّامِ بْنِ الْحَارِثِ، قَالَ ضَافَ عَائِشَةَ ضَيْفٌ فَأَمَرَتْ لَهُ بِمِلْحَفَةٍ صَفْرَاءَ فَنَامَ فِيهَا فَاحْتَلَمَ فَاسْتَحْيَا أَنْ يُرْسِلَ بِهَا وَبِهَا أَثَرُ الاِحْتِلاَمِ فَغَمَسَهَا فِي الْمَاءِ ثُمَّ أَرْسَلَ بِهَا فَقَالَتْ عَائِشَةُ لِمَ أَفْسَدَ عَلَيْنَا ثَوْبَنَا إِنَّمَا كَانَ يَكْفِيهِ أَنْ يَفْرُكَهُ بِأَصَابِعِهِ وَرُبَّمَا فَرَكْتُهُ مِنْ ثَوْبِ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم بِأَصَابِعِي . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ . وَهُوَ قَوْلُ غَيْرِ وَاحِدٍ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَالتَّابِعِينَ وَمَنْ بَعْدَهُمْ مِنَ الْفُقَهَاءِ مِثْلِ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ وَالشَّافِعِيِّ وَأَحْمَدَ وَإِسْحَاقَ قَالُوا فِي الْمَنِيِّ يُصِيبُ الثَّوْبَ يُجْزِئُهُ الْفَرْكُ وَإِنْ لَمْ يُغْسَلْ . وَهَكَذَا رُوِيَ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ هَمَّامِ بْنِ الْحَارِثِ عَنْ عَائِشَةَ مِثْلَ رِوَايَةِ الأَعْمَشِ . وَرَوَى أَبُو مَعْشَرٍ هَذَا الْحَدِيثَ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنِ الأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ وَحَدِيثُ الأَعْمَشِ أَصَحُّ .
Hanad meriwayatkan kepada kami, Abu Muawiyah meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Al-A'mash, atas wewenang Ibrahim, atas wewenang Hammam bin Al-Harits, dia berkata: Aisyah mengundang seorang tamu, maka dia menyuruhnya Dengan selimut kuning, dia tidur di dalamnya dan mengalami mimpi basah, maka dia malu untuk mengirimkan bersamanya dan dengan itu jejak-jejak mimpi basah, maka dia mencelupkannya ke dalam air lalu mengirimkannya, dan dia berkata Aisha, kenapa dia merusak pakaian kita? Cukup baginya untuk menggosoknya dengan jari-jarinya, dan mungkin dia menggosoknya dari pakaian Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. Dengan jariku. Abu Issa berkata: Ini adalah hadis yang hasan dan shahih. Ini adalah perkataan lebih dari satu sahabat Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan para Pengikut, dan orang-orang yang Setelah mereka, di kalangan ahli hukum seperti Sufyan al-Thawri, al-Syafi’i, Ahmad, dan Ishaq mengatakan bahwa air mani masuk ke pakaian, cukup digosok, meskipun tidak dicuci. Demikianlah diriwayatkan atas wewenang Mansour, atas wewenang Ibrahim, atas wewenang Hammam bin Al-Harits, atas wewenang Aisyah, serupa dengan riwayat Al-A’mash. Dan Abu Hadits ini tentang otoritas Ibrahim, tentang otoritas Al-Aswad, tentang otoritas Aisyah, dan hadits Al-A’mash yang lebih shahih.
Diriwayatkan oleh
Hammam bin Ai-harith (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 1/116
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 1: Bersuci