Jami at-Tirmidzi — Hadis #26426
Hadis #26426
حَدَّثَنَا سَلَمَةُ بْنُ شَبِيبٍ، وَأَحْمَدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدَّوْرَقِيُّ، وَالْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ الْحُلْوَانِيُّ، وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُنِيرٍ، وَغَيْرُ، وَاحِدٍ، قَالُوا حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ، أَخْبَرَنَا شَرِيكٌ، عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ وَائِلِ بْنِ حُجْرٍ، قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم إِذَا سَجَدَ يَضَعُ رُكْبَتَيْهِ قَبْلَ يَدَيْهِ وَإِذَا نَهَضَ رَفَعَ يَدَيْهِ قَبْلَ رُكْبَتَيْهِ . قَالَ زَادَ الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ فِي حَدِيثِهِ قَالَ يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ وَلَمْ يَرْوِ شَرِيكٌ عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ إِلاَّ هَذَا الْحَدِيثَ . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ لاَ نَعْرِفُ أَحَدًا رَوَاهُ مِثْلَ هَذَا عَنْ شَرِيكٍ . وَالْعَمَلُ عَلَيْهِ عِنْدَ أَكْثَرِ أَهْلِ الْعِلْمِ يَرَوْنَ أَنْ يَضَعَ الرَّجُلُ رُكْبَتَيْهِ قَبْلَ يَدَيْهِ وَإِذَا نَهَضَ رَفَعَ يَدَيْهِ قَبْلَ رُكْبَتَيْهِ . وَرَوَى هَمَّامٌ عَنْ عَاصِمٍ هَذَا مُرْسَلاً وَلَمْ يَذْكُرْ فِيهِ وَائِلَ بْنَ حُجْرٍ .
Salama bin Shabib, Ahmad bin Ibrahim Al-Durqi, Al-Hasan bin Ali Al-Halwani, Abdullah bin Munir, dan yang lainnya menceritakan kepada kami, mereka berkata: Yazid bin Harun menceritakan kepada kami, Sharik menceritakan kepada kami, atas wewenang Asim bin Kulayb, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Wa'il bin Hajar, beliau berkata, Aku melihat Rasulullah Ketika Allah SWT sujud, dia meletakkan lututnya di depan tangannya, dan ketika dia bangun, dia mengangkat tangannya di depan lututnya. Zad al-Hasan bin Ali berkata dalam haditsnya: Yazid bin Harun berkata, dan tidak ada sekutu yang meriwayatkan berdasarkan riwayat Asim bin Kulayb kecuali hadits ini. Abu Issa berkata: Ini hadis yang bagus, aneh bukan Kita mengenal seseorang yang meriwayatkan hal seperti ini atas wewenang rekannya. Hal ini diamini oleh sebagian besar ulama yang meyakini bahwa seorang laki-laki hendaknya meletakkan lututnya di depan tangan-Nya, dan ketika dia bangun, dia mengangkat kedua tangannya di depan lututnya. Hammam meriwayatkan hal ini berdasarkan wewenang Asim, mursal, namun dia tidak menyebut Wael bin Hajar di dalamnya.
Diriwayatkan oleh
Wa'il bin Hujr (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 2/268
Tingkat
Daif
Kategori
Bab 2: Shalat