Jami at-Tirmidzi — Hadis #26495
Hadis #26495
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ أَبِي الشَّوَارِبِ، حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ، حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ كُنْتُ رَدِيفَ الْفَضْلِ عَلَى أَتَانٍ فَجِئْنَا وَالنَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يُصَلِّي بِأَصْحَابِهِ بِمِنًى . قَالَ فَنَزَلْنَا عَنْهَا فَوَصَلْنَا الصَّفَّ فَمَرَّتْ بَيْنَ أَيْدِيهِمْ فَلَمْ تَقْطَعْ صَلاَتَهُمْ . قَالَ أَبُو عِيسَى وَفِي الْبَابِ عَنْ عَائِشَةَ وَالْفَضْلِ بْنِ عَبَّاسٍ وَابْنِ عُمَرَ . قَالَ أَبُو عِيسَى وَحَدِيثُ ابْنِ عَبَّاسٍ حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ . وَالْعَمَلُ عَلَيْهِ عِنْدَ أَكْثَرِ أَهْلِ الْعِلْمِ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَمَنْ بَعْدَهُمْ مِنَ التَّابِعِينَ قَالُوا لاَ يَقْطَعُ الصَّلاَةَ شَيْءٌ . وَبِهِ يَقُولُ سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ وَالشَّافِعِيُّ .
Muhammad ibn Abd al-Malik ibn Abi al-Shawareb meriwayatkan kepada kami, Yazid ibn Zurayi meriwayatkan kepada kami, Muammar meriwayatkan kepada kami, atas wewenang al-Zuhri, atas wewenang Ubayd Allah ibn Abd Allah Ibnu Utbah, atas wewenang Ibnu Abbas, berkata: Saya sedang menunggang unta menunggangi keledai, dan kami datang saat Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, sedang memimpin para sahabatnya dalam shalat. Di Mina. Beliau bersabda, “Maka kami turun dari kuda itu dan bergabung dalam barisan, dan kuda itu lewat di depan mereka, namun shalat mereka tidak terputus.” Kata Abu Issa, dan atas wewenang Aisha. Al-Fadl bin Abbas dan Ibnu Umar. Abu Issa berkata, “Hadits Ibnu Abbas adalah hadits yang hasan dan shahih.” Kebanyakan orang didasarkan pada hal itu. Ilmu dari para Sahabat Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dan orang-orang yang mengikuti mereka setelah mereka. Mereka berkata, “Tidak ada yang dapat mengganggu salat.” Inilah yang dikatakan oleh Sufyan al-Thawri dan al-Syafi’i. .
Diriwayatkan oleh
Ibnu Abbas (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 2/337
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 2: Shalat