Jami at-Tirmidzi — Hadis #26630
Hadis #26630
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ، عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عُمَرَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ يَسَارٍ، قَالَ كُنْتُ أَمْشِي مَعَ ابْنِ عُمَرَ فِي سَفَرٍ فَتَخَلَّفْتُ عَنْهُ فَقَالَ أَيْنَ كُنْتَ فَقُلْتُ أَوْتَرْتُ . فَقَالَ أَلَيْسَ لَكَ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُوتِرُ عَلَى رَاحِلَتِهِ . قَالَ وَفِي الْبَابِ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ . قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ ابْنِ عُمَرَ حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ . وَقَدْ ذَهَبَ بَعْضُ أَهْلِ الْعِلْمِ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَغَيْرِهِمْ إِلَى هَذَا وَرَأَوْا أَنْ يُوتِرَ الرَّجُلُ عَلَى رَاحِلَتِهِ . وَبِهِ يَقُولُ الشَّافِعِيُّ وَأَحْمَدُ وَإِسْحَاقُ . وَقَالَ بَعْضُ أَهْلِ الْعِلْمِ لاَ يُوتِرُ الرَّجُلُ عَلَى الرَّاحِلَةِ وَإِذَا أَرَادَ أَنْ يُوتِرَ نَزَلَ فَأَوْتَرَ عَلَى الأَرْضِ . وَهُوَ قَوْلُ بَعْضِ أَهْلِ الْكُوفَةِ . آخِرُ أَبْوَابِ الْوِتْرِ
Qutaibah meriwayatkan kepada kami, Malik bin Anas meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Abu Bakar bin Omar bin Abdul Rahman, atas wewenang Saeed bin Yasar, beliau berkata: Aku sedang berjalan bersama Ibnu Umar sedang dalam perjalanan, maka aku tertinggal di belakangnya. Dia berkata, “Dari mana saja kamu?” Saya bertanya, “Apakah kamu sudah melaksanakan shalat Witir?” Beliau bertanya, “Apakah kamu tidak mempunyai teladan pada diri Rasulullah?” Saya melihat Utusan Tuhan, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. Semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Beliau berkata: Atas wewenang Ibnu Abbas, Abu Issa berkata: Hadits Ibnu Umar adalah hadits yang baik dan shahih. Beberapa orang yang berilmu di antara para sahabat Nabi, sallallahu alaihi wa sallam, dan yang lainnya, sampai pada titik ini dan melihat bahwa seseorang harus melakukan tali witr pada untanya. Dan dengan ini dia berkata: Al-Syafi'i, Ahmad, dan Ishaq. Sebagian ulama mengatakan bahwa seseorang tidak boleh melakukan witir di atas gunung, tetapi jika ingin menunaikan witir, maka ia harus turun dan melakukan witir di tanah. Demikianlah perkataan sebagian penduduk Kufah. Bab terakhir Witr.
Diriwayatkan oleh
Sa'eed bin Yasar (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 3/472
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 3: Witir