Jami at-Tirmidzi — Hadis #26616
Hadis #26616
حَدَّثَنَا هَنَّادٌ، حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ، عَنْ يَحْيَى بْنِ الْجَزَّارِ، عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ، قَالَتْ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يُوتِرُ بِثَلاَثَ عَشْرَةَ رَكْعَةً فَلَمَّا كَبِرَ وَضَعُفَ أَوْتَرَ بِسَبْعٍ . قَالَ وَفِي الْبَابِ عَنْ عَائِشَةَ . قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ أُمِّ سَلَمَةَ حَدِيثٌ حَسَنٌ . وَقَدْ رُوِيَ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم الْوِتْرُ بِثَلاَثَ عَشْرَةَ وَإِحْدَى عَشْرَةَ وَتِسْعٍ وَسَبْعٍ وَخَمْسٍ وَثَلاَثٍ وَوَاحِدَةٍ . قَالَ إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ مَعْنَى مَا رُوِيَ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم كَانَ يُوتِرُ بِثَلاَثَ عَشْرَةَ قَالَ إِنَّمَا مَعْنَاهُ أَنَّهُ كَانَ يُصَلِّي مِنَ اللَّيْلِ ثَلاَثَ عَشْرَةَ رَكْعَةً مَعَ الْوِتْرِ فَنُسِبَتْ صَلاَةُ اللَّيْلِ إِلَى الْوِتْرِ . وَرَوَى فِي ذَلِكَ حَدِيثًا عَنْ عَائِشَةَ وَاحْتَجَّ بِمَا رُوِيَ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم أَنَّهُ قَالَ
" أَوْتِرُوا يَا أَهْلَ الْقُرْآنِ " . قَالَ إِنَّمَا عَنَى بِهِ قِيَامَ اللَّيْلِ يَقُولُ إِنَّمَا قِيَامُ اللَّيْلِ عَلَى أَصْحَابِ الْقُرْآنِ .
Hanad meriwayatkan kepada kami, Abu Muawiyah meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Al-Amash, atas wewenang Amr bin Murrah, atas wewenang Yahya bin Al-Jazzar, atas wewenang Ummu Salamah, dia berkata: Nabi Muhammad SAW, dia mengerjakan shalat witir sebanyak tiga belas rakaat, namun ketika dia sudah tua dan lemah, dia mengerjakan shalat witir dengan tujuh rakaat. Dia berkata, dan dalam bab tentang otoritas Aisha. kata Abu Issa. Hadits Ummu Salamah adalah hadits yang baik. Diriwayatkan dari Rasulullah SAW, bahwa shalat witir dilakukan dengan tiga belas, sebelas, sembilan, tujuh, dan lima. Dan tiga dan satu. Ishaq bin Ibrahim mengatakan maksud dari yang diriwayatkan adalah bahwa Nabi Muhammad SAW biasa shalat Witir dengan tiga belas orang. Dia berkata: Maksudnya, beliau biasa shalat malam tiga belas rakaat dengan shalat Witir, sehingga shalat malam itu dimasukkan ke dalam shalat Witir. Beliau meriwayatkan sebuah hadis mengenai hal itu. Atas wewenang Aisyah, dan dia menggunakan sebagai bukti apa yang diriwayatkan atas wewenang Nabi Muhammad SAW, bahwa dia berkata, “Wahai ahli Al-Qur’an, kerjakanlah Al-Qur’an.” Sholat malam berbunyi, “Sholat malam hanya untuk para sahabat Al-Qur’an.”
Diriwayatkan oleh
Umm Salamah (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 3/458
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 3: Witir