Jami at-Tirmidzi — Hadis #26876
Hadis #26876
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، حَدَّثَنَا عَبْثَرُ بْنُ الْقَاسِمِ، عَنْ أَشْعَثَ، عَنْ مُحَمَّدٍ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ
" مَنْ مَاتَ وَعَلَيْهِ صِيَامُ شَهْرٍ فَلْيُطْعِمْ عَنْهُ مَكَانَ كُلِّ يَوْمٍ مِسْكِينًا " . قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ ابْنِ عُمَرَ لاَ نَعْرِفُهُ مَرْفُوعًا إِلاَّ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ وَالصَّحِيحُ عَنِ ابْنِ عُمَرَ مَوْقُوفٌ قَوْلُهُ . وَاخْتَلَفَ أَهْلُ الْعِلْمِ فِي هَذَا الْبَابِ فَقَالَ بَعْضُهُمْ يُصَامُ عَنِ الْمَيِّتِ . وَبِهِ يَقُولُ أَحْمَدُ وَإِسْحَاقُ قَالاَ إِذَا كَانَ عَلَى الْمَيِّتِ نَذْرُ صِيَامٍ يَصُومُ عَنْهُ وَإِذَا كَانَ عَلَيْهِ قَضَاءُ رَمَضَانَ أَطْعَمَ عَنْهُ . وَقَالَ مَالِكٌ وَسُفْيَانُ وَالشَّافِعِيُّ لاَ يَصُومُ أَحَدٌ عَنْ أَحَدٍ . قَالَ وَأَشْعَثُ هُوَ ابْنُ سَوَّارٍ . وَمُحَمَّدٌ هُوَ عِنْدِي ابْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى .
Qutaibah meriwayatkan kepada kami, Abther bin Al-Qasim meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Asy'ath, atas wewenang Muhammad, atas wewenang Nafi', atas wewenang Ibnu Umar, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, yang bersabda: “Barangsiapa meninggal maka ia harus berpuasa selama sebulan, dan hendaknya dia memberi makan kepada orang miskin setiap hari. Kecuali dari sudut pandang ini, dan hadits shahih dari Ibnu Umar adalah shahih. Para ahli berbeda pendapat mengenai hal ini, dan sebagian dari mereka berkata: Orang mati. Dan inilah yang dikatakan Ahmad dan Ishaq. Mereka berkata, “Jika orang yang meninggal itu ada nazar puasanya, maka hendaknya dia berpuasa atas nama orang tersebut, dan jika dia harus mengqadha Ramadhan, maka dia akan memberinya makan. Atas wewenangnya. Malik, Sufyan dan Al-Syafi’i berkata, “Tidak ada seorangpun yang berpuasa atas nama siapapun.” Dia berkata, “Dan Asy’ath adalah Ibnu Sawwar. Dan Muhammad adalah orang yang kumiliki.” Ibnu Abd al-Rahman bin Abi Laila.
Diriwayatkan oleh
Abdullah bin Umar (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 8/718
Tingkat
Daif
Kategori
Bab 8: Puasa