Jami at-Tirmidzi — Hadis #26961

Hadis #26961
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ، قَالَ أَنْبَأَنَا حُمَيْدٌ الطَّوِيلُ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَعْتَكِفُ فِي الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ فَلَمْ يَعْتَكِفْ عَامًا فَلَمَّا كَانَ فِي الْعَامِ الْمُقْبِلِ اعْتَكَفَ عِشْرِينَ ‏.‏ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ مِنْ حَدِيثِ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ‏.‏ وَاخْتَلَفَ أَهْلُ الْعِلْمِ فِي الْمُعْتَكِفِ إِذَا قَطَعَ اعْتِكَافَهُ قَبْلَ أَنْ يُتِمَّهُ عَلَى مَا نَوَى فَقَالَ بَعْضُ أَهْلِ الْعِلْمِ إِذَا نَقَضَ اعْتِكَافَهُ وَجَبَ عَلَيْهِ الْقَضَاءُ ‏.‏ وَاحْتَجُّوا بِالْحَدِيثِ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم خَرَجَ مِنِ اعْتِكَافِهِ فَاعْتَكَفَ عَشْرًا مِنْ شَوَّالٍ ‏.‏ وَهُوَ قَوْلُ مَالِكٍ ‏.‏ وَقَالَ بَعْضُهُمْ إِنْ لَمْ يَكُنْ عَلَيْهِ نَذْرُ اعْتِكَافٍ أَوْ شَيْءٌ أَوْجَبَهُ عَلَى نَفْسِهِ وَكَانَ مُتَطَوِّعًا فَخَرَجَ فَلَيْسَ عَلَيْهِ أَنْ يَقْضِيَ إِلاَّ أَنْ يُحِبَّ ذَلِكَ اخْتِيَارًا مِنْهُ وَلاَ يَجِبُ ذَلِكَ عَلَيْهِ ‏.‏ وَهُوَ قَوْلُ الشَّافِعِيِّ ‏.‏ قَالَ الشَّافِعِيُّ فَكُلُّ عَمَلٍ لَكَ أَنْ لاَ تَدْخُلَ فِيهِ فَإِذَا دَخَلْتَ فِيهِ فَخَرَجْتَ مِنْهُ فَلَيْسَ عَلَيْكَ أَنْ تَقْضِيَ إِلاَّ الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ ‏.‏ وَفِي الْبَابِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ‏.‏
Muhammad bin Bashar memberitahu kami, Ibnu Abi Adi memberitahu kami, katanya Humaid al-Taweel memberitahu kami, atas wewenang Anas bin Malik, dia berkata: Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, biasa mengasingkan diri. Selama sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, dia tidak mengasingkan diri selama setahun, tetapi tahun berikutnya dia mengasingkan diri selama dua puluh. kata Abu Issa. Ini adalah hadis yang hasan, shahih, dan aneh dari hadis Anas bin Malik. Para ahli berbeda pendapat mengenai orang yang itikafnya, jika dia membatalkan itikafnya sebelum Dia melaksanakannya sesuai niatnya, dan sebagian ahli ilmu mengatakan bahwa jika dia membatalkan itikafnya, maka dia harus mengqadha. Mereka menggunakan hadis tersebut sebagai bukti bahwa Nabi Muhammad SAW, Dia meninggalkan kesunyiannya dan mengasingkan diri pada sepuluh hari bulan Syawal. Demikian pendapat Malik. Sebagian dari mereka mengatakan bahwa jika dia tidak mempunyai nazar untuk berkhianat atau... Sesuatu yang dia wajibkan atas dirinya, dan itu sukarela, maka dia keluar, maka dia tidak perlu mengqadha kecuali dia menyukainya karena pilihannya sendiri, dan itu tidak wajib baginya. . Demikian pendapat Al-Syafi’i. Al-Syafi’i berkata, “Setiap amalan tidak boleh kamu masuki, namun jika kamu masuk ke dalamnya lalu keluar darinya, maka kamu hanya perlu mengqadhanya.” Haji dan Umroh. Dan atas wewenang Abu Hurairah.
Diriwayatkan oleh
Anas bin Malik (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 8/803
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 8: Puasa
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait