Jami at-Tirmidzi — Hadis #28290
Hadis #28290
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ، عَنْ حُسَيْنٍ الْمُعَلِّمِ، عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ، حَدَّثَنِي طَاوُسٌ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، وَابْنِ، عَبَّاسٍ يَرْفَعَانِ الْحَدِيثَ قَالَ
" لاَ يَحِلُّ لِلرَّجُلِ أَنْ يُعْطِيَ عَطِيَّةً ثُمَّ يَرْجِعَ فِيهَا إِلاَّ الْوَالِدَ فِيمَا يُعْطِي وَلَدَهُ وَمَثَلُ الَّذِي يُعْطِي الْعَطِيَّةَ ثُمَّ يَرْجِعُ فِيهَا كَمَثَلِ الْكَلْبِ أَكَلَ حَتَّى إِذَا شَبِعَ قَاءَ ثُمَّ عَادَ فِي قَيْئِهِ " . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ . قَالَ الشَّافِعِيُّ لاَ يَحِلُّ لِمَنْ وَهَبَ هِبَةً أَنْ يَرْجِعَ فِيهَا إِلاَّ الْوَالِدَ فَلَهُ أَنْ يَرْجِعَ فِيمَا أَعْطَى وَلَدَهُ . وَاحْتَجَّ بِهَذَا الْحَدِيثِ .
Muhammad bin Bashar meriwayatkan kepada kami, Ibnu Abi Adi meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Husain al-Mu’allim, atas wewenang Amr bin Shuaib, atas wewenang Amr bin Shuaib, Tawoos meriwayatkan kepada saya, atas wewenang Ibnu Umar, dan Ibnu Abbas mengemukakan hadits tersebut. Beliau bersabda: “Tidak boleh seorang laki-laki memberi hadiah lalu mengambilnya kembali, kecuali bapaknya dengan apa yang dia berikan kepada anaknya.” Perumpamaan seseorang yang memberi hadiah kemudian mengambilnya kembali, ibarat anjing yang makan sampai kenyang, lalu muntah, lalu kembali lagi ke muntahannya.” Abu Issa mengatakan hal ini. Sebuah hadits yang baik dan shahih. Al-Syafi’i berkata: Tidak boleh seseorang yang diberi hadiah mengambilnya kembali, kecuali bapaknya yang berhak mengambil kembali apa yang telah ia berikan kepada anaknya. Dia menggunakan hadis ini sebagai bukti.
Diriwayatkan oleh
Ibn 'Umar and Ibn 'Abbas narrated the Marfu Hadith
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 31/2132
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 31: Hibah