Jami at-Tirmidzi — Hadis #28284
Hadis #28284
حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عُمَرَ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ دِينَارٍ، سَمِعَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم نَهَى عَنْ بَيْعِ الْوَلاَءِ وَعَنْ هِبَتِهِ . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ لاَ نَعْرِفُهُ إِلاَّ مِنْ حَدِيثِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم أَنَّهُ نَهَى عَنْ بَيْعِ الْوَلاَءِ وَعَنْ هِبَتِهِ وَقَدْ رَوَاهُ شُعْبَةُ وَسُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ وَمَالِكُ بْنُ أَنَسٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ . وَيُرْوَى عَنْ شُعْبَةَ قَالَ لَوَدِدْتُ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ دِينَارٍ حِينَ حَدَّثَ بِهَذَا الْحَدِيثِ أَذِنَ لِي حَتَّى كُنْتُ أَقُومُ إِلَيْهِ فَأُقَبِّلُ رَأْسَهُ . وَرَوَى يَحْيَى بْنُ سُلَيْمٍ هَذَا الْحَدِيثَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَهُوَ وَهَمٌ وَهِمَ فِيهِ يَحْيَى بْنُ سُلَيْمٍ وَالصَّحِيحُ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم . هَكَذَا رَوَاهُ غَيْرُ وَاحِدٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ . قَالَ أَبُو عِيسَى وَتَفَرَّدَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ دِينَارٍ بِهَذَا الْحَدِيثِ .
Ibnu Abi Umar menceritakan kepada kami, Sufyan bin Uyaynah menceritakan kepada kami, Abdullah bin Dinar menceritakan kepada kami, Abdullah bin Omar mendengar bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, melarang Tentang menjual kesetiaan dan memberikannya. Abu Issa berkata: Ini adalah hadis yang hasan dan shahih. Kita tidak mengetahuinya kecuali dari hadis Abdullah bin Sebuah dinar atas wewenang Ibnu Umar, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, yang diharamkannya menjual kesetiaan dan menghibahkannya. Diriwayatkan oleh Syu’bah, Sufyan al-Thawri dan Malik Ibn Anas atas wewenang Abdullah Ibn Dinar. Diriwayatkan dari Syu'bah bahwa dia berkata, “Saya berharap Abdullah bin Dinar meriwayatkan hadits ini.” Dia memberiku izin agar aku bisa menghampirinya dan mencium kepalanya. Yahya bin Sulaim meriwayatkan hadits ini atas wewenang Ubayd Allah bin Umar, atas wewenang Nafi', atas wewenang Ibnu Umar, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dan itu adalah khayalan, dan mereka ada di dalamnya, Yahya bin Sulaim, dan yang shahih adalah atas wewenang Ubayd Allah bin Umar, atas wewenang Abdullah bin Dinar atas wewenang Ibnu Umar, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Hal ini diriwayatkan oleh lebih dari satu orang dari riwayat Ubayd Allah bin Umar. Kata Abu Issa, dan Abdullah bin A dinar menurut hadits ini.
Diriwayatkan oleh
Abdullah bin Umar (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 31/2126
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 31: Hibah