Sunan Ad-Darimi — Hadis #53689
Hadis #53689
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ بَهْرَامَ ، عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ ، قَالَ : سُئِلَ ابْنُ عَبَّاسٍ عَنْ الْمَرْأَةِ تُسْتَحَاضُ؟، قَالَ :" تَنْتَظِرُ قَدْرَ مَا كَانَتْ تَحِيضُ، فَلْتُحَرِّمْ الصَّلَاةَ، ثُمَّ لِتَغْتَسِلْ، وَلْتُصَلِّ حَتَّى إِذَا كَانَ أَوَانُهَا الَّذِي تَحِيضُ فِيهِ، فَلْتُحَرِّمْ الصَّلَاةَ ثُمَّ لِتَغْتَسِلْ، فَإِنَّمَا ذَاكَ مِنْ الشَّيْطَانِ يُرِيدُ أَنْ يُكْفِرَ إِحْدَاهُنَّ "
Muhammad bin Yusuf menceritakan kepada kami, Abd al-Hamid bin Bahram menceritakan kepada kami, atas wewenang Shahr bin Hawshab, dia berkata: Ibnu Abbas ditanya tentang wanita itu. Haruskah dia menstruasi? Beliau bersabda: “Dia harus menunggu selama dia sedang haid, maka dia harus menunda shalat, kemudian dia harus mandi dan shalat sampai tiba waktunya haidnya. Maka biarlah dia mengharamkan shalat, lalu dia harus mandi, karena setanlah yang ingin menjadikan salah satu dari mereka menjadi kafir.”
Sumber
Sunan Ad-Darimi # 1/788
Kategori
Bab 1: Bab 1