Sunan Ad-Darimi — Hadis #53722

Hadis #53722
أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ ، عَنْ جَعْفَرِ بْنِ الْحَارِثِ ، عَنْ مَنْصُورٍ ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ ، قَالَ : كَانَ يُقَالُ :" الْمُسْتَحَاضَةُ لَا تُجَامَعُ، وَلَا تَصُومُ، وَلَا تَمَسُّ الْمُصْحَفَ، إِنَّمَا رُخِّصَ لَهَا فِي الصَّلَاةِ "، قَالَ يَزِيدُ : " يُجَامِعُهَا زَوْجُهَا، وَيَحِلُّ لَهَا مَا يَحِلُّ لِلطَّاهِرِ "
Yazid bin Harun memberitahukan kepada kami, atas wewenang Ja`far bin al-Harits, atas wewenang Mansour, atas wewenang Ibrahim, yang mengatakan: Dahulu dikatakan: “Seorang wanita yang sedang haid tidak boleh melakukan hubungan seksual, dan tidak boleh berpuasa dan tidak menyentuh Al-Qur’an, tetapi dia diperbolehkan untuk shalat.” Yazid berkata: “Suaminya boleh menyetubuhinya, dan dibolehkan baginya apa yang diperbolehkan bagi laki-laki yang suci.”
Sumber
Sunan Ad-Darimi # 1/821
Kategori
Bab 1: Bab 1
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait