Sunan Ad-Darimi — Hadis #53764
Hadis #53764
أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى ، عَنْ إِسْرَائِيلَ ، عَنْ أَبِي إِسْحَاق ، عَنْ الْحَارِثِ ، عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ :" إِذَا تَطَهَّرَتْ الْمَرْأَةُ مِنْ الْمَحِيضِ، ثُمَّ رَأَتْ بَعْدَ الطُّهْرِ مَا يَرِيبُهَا، فَإِنَّمَا هِيَ رَكْضَةٌ مِنْ الشَّيْطَانِ فِي الرَّحِمِ، فَإِذَا رَأَتْ مِثْلَ الرُّعَافِ، أَوْ قَطْرَةِ الدَّمِ، أَوْ غُسَالَةِ اللَّحْمِ، تَوَضَّأَتْ وُضُوءَهَا لِلصَّلَاةِ، ثُمَّ تُصَلِّي فَإِنْ كَانَ دَمًا عَبِيطًا الَّذِي لَا خَفَاءَ بِهِ، فَلْتَدَعْ الصَّلَاةَ "، قَالَ أَبُو مُحَمَّد : سَمِعْتُ يَزِيدَ بْنَ هَارُونَ، يَقُولُ : " إِذَا كَانَ أَيَّامُ الْمَرْأَةِ سَبْعَةً، فَرَأَتْ الطُّهْرَ بَيَاضًا، فَتَزَوَّجَتْ ثُمَّ رَأَتْ الدَّمَ مَا بَيْنَهَا وَبَيْنَ الْعَشْرِ، فَالنِّكَاحُ جَائِزٌ صَحِيحٌ، فَإِنْ رَأَتْ الطُّهْرَ دُونَ السَّبْعِ، فَتَزَوَّجَتْ ثُمَّ رَأَتْ الدَّمَ، فَلَا يَجُوزُ، وَهُوَ حَيْضٌ " ، وسُئِلَ عَبْد اللَّهِ : تَقُولُ بِهِ؟، قَالَ : نَعَمْ
Ubayd Allah bin Musa memberitahukan kepada kita, atas wewenang Israel, atas wewenang Abu Ishaq, atas wewenang Al-Harits, atas wewenang Ali radhiyallahu 'anhu, yang bersabda: "Jika kamu bersuci, seorang wanita telah mendapat haid, maka setelah suci dia melihat sesuatu yang mencurigakan pada dirinya, karena itu hanya serangan setan di dalam rahim, jadi jika dia melihat sesuatu seperti mimisan, Atau Setetes darah, atau sepotong daging, dia berwudhu, lalu dia shalat, tetapi jika itu darah kotor yang tidak ada rahasianya, maka dia harus meninggalkan shalat.” Abu Muhammad berkata: Saya mendengar Yazid bin Harun berkata: “Ketika haid wanita itu tujuh hari, dan dia melihat putihnya masa kesuciannya, dia menikah, lalu Jika dia melihat pertumpahan darah antara dia dan suaminya, maka pernikahan itu sah dan boleh. Jika dia merasa suci tetapi belum berumur tujuh hari, lalu menikah lalu melihat darah, maka hal itu tidak boleh. Itu adalah menstruasi.” Abdullah ditanya: Apa pendapatmu tentang hal itu? Dia berkata: Ya.
Sumber
Sunan Ad-Darimi # 1/863
Kategori
Bab 1: Bab 1