Sunan Ad-Darimi — Hadis #55147
Hadis #55147
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ ، حَدَّثَنَا بَشِيرُ بْنُ الْمُهَاجِرِ ، حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بُرَيْدَةَ ، عَنْ أَبِيهِ ، قَالَ : كُنْتُ جَالِسًا عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَاءَهُ رَجُلٌ يُقَالُ لَهُ مَاعِزُ بْنُ مَالِكٍ، فَاعْتَرَفَ عِنْدَهُ بِالزِّنَا، فَرَدَّهُ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ، ثُمَّ جَاءَ الرَّابِعَةَ فَاعْتَرَفَ،" فَأَمَرَ بِهِ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَحُفِرَ لَهُ حُفْرَةٌ فَجُعِلَ فِيهَا إِلَى صَدْرِهِ، وَأَمَرَ النَّاسَ أَنْ يَرْجُمُوهُ "
Abu Nu`aym memberitahu kami, Bashir ibn al-Muhajir memberitahu kami, Abdullah ibn Buraydah memberitahuku, atas wewenang ayahnya, dia berkata: Aku sedang duduk bersama Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. Semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Kemudian seorang laki-laki bernama Ma’iz bin Malik mendatanginya dan mengaku kepadanya tentang perzinahan. Dia menegurnya tiga kali, lalu datang. Keempat, dia mengaku, “Kemudian Nabi Muhammad SAW memerintahkan agar sebuah lubang digali untuknya, lalu dia dimasukkan ke dalamnya setinggi dadanya, dan dia memerintahkan orang-orang untuk melemparinya dengan batu.”
Sumber
Sunan Ad-Darimi # 13/2246
Kategori
Bab 13: Bab 13