Sunan Ad-Darimi — Hadis #55237
Hadis #55237
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُبَارَكِ ، حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ يَحْيَى ، قَالَ : هُوَ الصَّدَفِيُّ ، قَالَ : حَدَّثَنَا صَفْوَانُ بْنُ عَمْرٍو ، عَنْ أَبِي الْمُثَنَّى الْأُمْلُوكِيِّ ، عَنْ عُتْبَةَ بْنِ عَبْدٍ السُّلَمِيِّ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" الْقَتْلَى ثَلَاثَةٌ : مُؤْمِنٌ جَاهَدَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، إِذَا لَقِيَ الْعَدُوَّ، قَاتَلَ حَتَّى يُقْتَلَ ".
قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيهِ : " فَذَلِكَ الشَّهِيدُ الْمُمْتَحَنُ فِي خَيْمَةِ اللَّهِ، تَحْتَ عَرْشِهِ، لَا يَفْضُلُهُ النَّبِيُّونَ إِلَّا بِدَرَجَةِ النُّبُوَّةِ وَمُؤْمِنٌ خَلَطَ عَمَلًا صَالِحًا وَآخَرَ سَيِّئًا، جَاهَدَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، إِذَا لَقِيَ الْعَدُوَّ قَاتَلَ حَتَّى يُقْتَلَ ".
قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيهِ : " مَصْمَصَةٌ مَحَتْ ذُنُوبَهُ وَخَطَايَاهُ، إِنَّ السَّيْفَ مَحَّاءٌ لِلْخَطَايَا، وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شَاءَ.
وَمُنَافِقٌ جَاهَدَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ، فَإِذَا لَقِيَ الْعَدُوَّ قَاتَلَ حَتَّى يُقْتَلَ، فَذَاكَ فِي النَّارِ، إِنَّ السَّيْفَ لَا يَمْحُو النِّفَاقَ ".
قَالَ عَبْد اللَّهِ : يُقَالُ لِلثَّوْبِ إِذَا غُسِلَ : مُصْمِصَ
Muhammad bin Al-Mubarak memberitahu kami, Muawiyah bin Yahya memberitahu kami, dia berkata: Dia adalah Al-Sadafi, dia berkata: Safwan bin Amr memberitahu kami, atas wewenang Abu Al-Muthanna Al-Amluki, atas wewenang Utba bin Abd Al-Sulami, berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, mengatakan: “Yang mati ada tiga: Seorang mukmin yang berjihad. Dengan nyawanya dan hartanya di jalan Allah, ketika dia bertemu musuh, dia berperang sampai dia terbunuh.” Nabi Muhammad SAW bersabda tentang dia: “Itulah orang syahid yang diuji di dalam kemah Allah, di bawah singgasana-Nya. Para nabi tidak meridhoi-Nya kecuali sebatas kenabian dan mukmin yang mencampurkan amal kebaikan yang satu dengan amal yang lain. Dia berjuang dengan nyawa dan hartanya di jalan Allah. Ketika bertemu musuh, dia bertarung hingga terbunuh. Nabi Muhammad SAW bersabda tentang hal itu: “Musmasah.” Dosa dan pelanggarannya dihapuskan. Sesungguhnya pedang menghapus dosa, dan dia dimasukkan ke surga melalui pintu surga mana saja yang dia kehendaki. Dan orang munafik yang berusaha Dengan hidup dan kekayaannya. Jika bertemu musuh, dia akan bertarung hingga terbunuh. Itu di Neraka. Sesungguhnya pedang tidak menghapuskan kemunafikan. Abdullah berkata: Dikatakan tentang pakaian ketika dicuci: diplester
Sumber
Sunan Ad-Darimi # 16/2336
Kategori
Bab 16: Bab 16