Sunan Ad-Darimi — Hadis #55533
Hadis #55533
أَخْبَرَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ ، حَدَّثَنَا جَرِيرٌ ، عَنْ إِدْرِيسَ الْأَوْدِيِّ ، عَنْ أَبِي إِسْحَاق ، عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ : أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ يَرْفَعُ الْحَدِيثَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ :" إِنَّ شَرَّ الرَّوَايَا رَوَايَا الْكَذِبِ، وَلَا يَصْلُحُ مِنْ الْكَذِبِ جِدٌّ وَلَا هَزْلٌ.
وَلَا يَعِدُ الرَّجُلُ ابْنَهُ ثُمَّ لَا يُنْجِزُ لَهُ : إِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى الْبِرِّ، وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ، وَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الْفُجُورِ، وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ، وَإِنَّهُ يُقَالُ لِلصَّادِقِ : صَدَقَ وَبَرَّ، وَيُقَالُ لِلْكَاذِبِ : كَذَبَ وَفَجَرَ.
وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَصْدُقُ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ صِدِّيقًا، وَيَكْذِبُ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا ".
وَإِنَّهُ قَالَ : " لَنَا هَلْ أُنَبِّئُكُمْ مَا الْعَضْهُ؟ وَإِنَّ الْعَضْهَ : هِيَ النَّمِيمَةُ الَّتِي تُفْسِدُ بَيْنَ النَّاسِ "
Utsman bin Muhammad menceritakan kepada kami, Jarir menceritakan kepada kami, atas wewenang Idris Al-Awdi, atas wewenang Abu Ishaq, atas wewenang Abu Al-Ahwas: bahwa Abdullah mengangkat hadits kepada Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, mengatakan: “Riwayat yang paling buruk adalah narasi kebohongan, dan keseriusan atau lelucon tidak pantas untuk berbohong. Seseorang berjanji kepada anaknya lalu tidak menepatinya: Sesungguhnya kejujuran itu membawa kepada kebenaran, dan kebenaran itu membawa ke surga, dan kebohongan itu mendatangkan kemaksiatan. Dan maksiat itu masuk Neraka, dan dikatakan kepada orang yang jujur: Dia adalah orang yang jujur dan bertakwa, dan dikatakan kepada pendusta: Dia berdusta dan maksiat. Dan pria itu Dia akan mengatakan kebenaran sampai dia dicatat sebagai orang yang jujur di sisi Allah, dan dia akan berbohong sampai dia dicatat sebagai pembohong di sisi Allah.” Dan dia berkata: “Bolehkah saya beritahukan kepadamu apa itu gigitan?” “Dan yang menggigit adalah gosip yang menyebabkan korupsi antar manusia.”
Sumber
Sunan Ad-Darimi # 20/2632
Kategori
Bab 20: Bab 20