Sunan Ad-Darimi — Hadis #55532
Hadis #55532
أَخْبَرَنَا نُعَيْمُ بْنُ حَمَّادٍ ، عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ مُحَمَّدٍ ، عَنْ الْعَلَاءِ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قِيلَ لَهُ : مَا الْغِيبَةُ؟.
قَالَ : " ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ ".
قِيلَ : وَإِنْ كَانَ فِي أَخِي مَا أَقُولُ؟.
قَالَ :" فَإِنْ كَانَ فِيهِ، فَقَدْ اغْتَبْتَهُ، وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِيهِ، فَقَدْ بَهَتَّهُ "
Nu'aym bin Hammad menceritakan kepada kami, atas wewenang Abdul Aziz bin Muhammad, atas wewenang Al-Ala', atas wewenang bapaknya, atas wewenang Abu Hurairah, atas wewenang Nabi Muhammad saw. Beliau mengakui bahwa telah dikatakan kepadanya: Apa itu ghibah? Beliau menjawab, “Dia menyebut saudaramu dengan cara yang tidak disukainya.” Dikatakan: Apa yang harus aku katakan tentang saudaraku? Beliau bersabda, “Jika ada di dalamnya, maka itu ada.” Kamu memfitnahnya, dan jika dia tidak ada di sana, maka kamu memfitnahnya.”
Sumber
Sunan Ad-Darimi # 20/2631
Kategori
Bab 20: Bab 20