Sunan Ad-Darimi — Hadis #56197
Hadis #56197
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ ، حَدَّثَنَا بَشِيرٌ هُوَ ابْنُ الْمُهَاجِرِ ، حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بُرَيْدَةَ ، عَنْ أَبِيهِ ، قَالَ : كُنْتُ جَالِسًا عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَمِعْتُهُ يَقُولُ :" تَعَلَّمُوا سُورَةَ الْبَقَرَةِ ، فَإِنَّ أَخْذَهَا بَرَكَةٌ، وَتَرْكَهَا حَسْرَةٌ، وَلَا يَسْتَطِيعُهَا الْبَطَلَةُ، ثُمَّ سَكَتَ سَاعَةً، ثُمَّ قَالَ : تَعَلَّمُوا سُورَةَ الْبَقَرَةِ ، وَآلِ عِمْرَانَ ، فَإِنَّهُمَا الزَّهْرَاوَانِ، وَإِنَّهُمَا تُظِلَّانِ صَاحِبَهُمَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ كَأَنَّهُمَا غَمَامَتَانِ أَوْ : غَيَايَتَانِ، أَوْ : فِرْقَانِ مِنْ طَيْرٍ صَوَافَّ ، وَإِنَّ الْقُرْآنَ يَلْقَى صَاحِبَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حِينَ يَنْشَقُّ عَنْهُ الْقَبْرُ كَالرَّجُلِ الشَّاحِبِ، فَيَقُولُ لَهُ : هَلْ تَعْرِفُنِي؟ فَيَقُولُ : مَا أَعْرِفُكَ، فَيَقُولُ : أَنَا صَاحِبُكَ الْقُرْآنُ الَّذِي أَظْمَأْتُكَ فِي الْهَوَاجِرِ، وَأَسْهَرْتُ لَيْلَكَ، وَإِنَّ كُلَّ تَاجِرٍ مِنْ وَرَاءِ تِجَارَتِهِ، وَإِنَّكَ الْيَوْمَ مِنْ وَرَاءِ كُلِّ تِجَارَةٍ، فَيُعْطَى الْمُلْكَ بِيَمِينِهِ، وَالْخُلْدَ بِشِمَالِهِ، وَيُوضَعُ عَلَى رَأْسِهِ تَاجُ الْوَقَارِ، وَيُكْسَى وَالِدَاهُ حُلَّتَيْنِ لَا يُقَوَّمُ لَهُمَا الدُّنْيَا، فَيَقُولَانِ : بِمَ كُسِينَا هَذَا؟ وَيُقَالُ لَهُمَا : بِأَخْذِ وَلَدِكُمَا الْقُرْآنَ، ثُمَّ يُقَالُ لَهُ : اقْرَأْ وَاصْعَدْ فِي دَرَجِ الْجَنَّةِ وَغُرَفِهَا، فَهُوَ فِي صُعُودٍ مَا دَامَ يَقْرَأُ هَذًّا كَانَ، أَوْ تَرْتِيلًا "
Abu Nu`aym menceritakan kepada kami, Bashir, Ibnu al-Muhajir, menceritakan kepada kami, Abdullah bin Buraidah menceritakan kepadaku, atas otoritas ayahnya, dia berkata: Aku sedang duduk di hadapan Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan aku mendengar dia berkata: “Belajarlah Surat Al-Baqarah, karena mengambilnya adalah berkah, dan meninggalkannya adalah penyesalan, dan dia tidak bisa melakukannya.” Sang pahlawan, kemudian dia terdiam selama satu jam, lalu dia berkata: Pelajarilah Surah Al-Baqarah dan Al Imran, karena keduanya adalah dua bunga yang akan menaungi temannya di hari kiamat. Kebangkitan ibarat dua awan, atau dua awan, atau dua kawanan burung yang sedang terbang, dan Al-Qur’an akan bertemu dengan pendampingnya di Hari Kebangkitan. Ketika kubur terbuka baginya seperti orang pucat, dan dia berkata kepadanya: Tahukah kamu aku? Dia akan berkata: Aku tidak mengenalmu. Dia akan berkata: Saya adalah sahabatmu, Al-Qur'an. Aku telah membuatmu haus di cuaca panas dan membuatmu terjaga di malam hari, dan setiap pedagang ada di belakangnya. dagangannya, dan hari ini kamulah yang berada di belakang setiap jual belinya, maka dia akan diberikan Kerajaan ada di tangan kanannya, keabadian ada di tangan kirinya, dan mahkota keagungan diletakkan di atas kepalanya, dan kedua orangtuanya mengenakan dua pakaian yang tidak ada gunanya bagi dunia, maka mereka berkata: Dengan apa kami menutupinya? Dikatakan kepada mereka: Dengan menyuruh anakmu mengambil Al-Qur'an, maka akan dikatakan kepadanya: Bacalah dan naiki tangga-tangga surga dan ruangan-ruangannya, karena dia berada di dalamnya. Dia naik selama dia membaca ini, apakah itu bacaan atau bacaan.
Sumber
Sunan Ad-Darimi # 23/3296
Kategori
Bab 23: Bab 23