Jami at-Tirmidzi — Hadis #26467
Hadis #26467
حَدَّثَنَا عَبْدَةُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْخُزَاعِيُّ الْبَصْرِيُّ، حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ، حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ وَاقِدٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَقْرَأُ فِي الْعِشَاءِ الآخِرَةِ بِالشَّمْسِ وَضُحَاهَا وَنَحْوِهَا مِنَ السُّوَرِ . قَالَ وَفِي الْبَابِ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ وَأَنَسٍ . قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ بُرَيْدَةَ حَدِيثٌ حَسَنٌ . وَقَدْ رُوِيَ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم أَنَّهُ قَرَأَ فِي الْعِشَاءِ الآخِرَةِ بِالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ . وَرُوِيَ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ أَنَّهُ كَانَ يَقْرَأُ فِي الْعِشَاءِ بِسُوَرٍ مِنْ أَوْسَاطِ الْمُفَصَّلِ نَحْوِ سُورَةِ الْمُنَافِقِينَ وَأَشْبَاهِهَا . وَرُوِيَ عَنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَالتَّابِعِينَ أَنَّهُمْ قَرَءُوا بِأَكْثَرَ مِنْ هَذَا وَأَقَلَّ فَكَأَنَّ الأَمْرَ عِنْدَهُمْ وَاسِعٌ فِي هَذَا . وَأَحْسَنُ شَيْءٍ فِي ذَلِكَ مَا رُوِيَ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم أَنَّهُ قَرَأَ بِالشَّمْسِ وَضُحَاهَا وَالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ .
Abdah bin Abdullah Al-Khuza’i Al-Basri meriwayatkan kepada kami, Zaid bin Al-Hubab meriwayatkan kepada kami, Husain bin Waqid meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Abdullah bin Buraidah, atas wewenang ayahnya, beliau berkata, “Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, biasa membacakan matahari di sore dan sore hari dan surat-surat serupa.” Dia berkata, “Dan masuk Bab tentang kekuasaan Al-Baraa bin Aazib dan Anas. Abu Issa mengatakan hadits Buraydah merupakan hadits hasan. Diriwayatkan atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bahwa dia membaca Perjamuan Terakhir dengan buah ara dan zaitun. Diriwayatkan dari Utsman bin Affan bahwa beliau biasa membacakan surah di tengah-tengah makan malam. Al-Mufassal itu seperti Surat Al-Munafiqeen dan sejenisnya. Diriwayatkan atas wewenang para Sahabat Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dan para Pengikut, bahwa mereka membaca lebih dari ini. Dan lebih sedikit lagi, seolah-olah masalah ini menurut pandangan mereka luas. Dan sebaik-baiknya dalam hal ini adalah apa yang diriwayatkan atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, yang dia bacakan. Demi matahari dan sinar mataharinya yang cemerlang, dan demi buah ara dan zaitun.
Diriwayatkan oleh
Abdullah bin Buraidah (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 2/309
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 2: Shalat