Jami at-Tirmidzi — Hadis #26552
Hadis #26552
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ، حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ، عَنْ هِشَامِ بْنِ حَسَّانَ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم سَجَدَهُمَا بَعْدَ السَّلاَمِ . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ . وَقَدْ رَوَاهُ أَيُّوبُ وَغَيْرُ وَاحِدٍ عَنِ ابْنِ سِيرِينَ . وَحَدِيثُ ابْنِ مَسْعُودٍ حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ . وَالْعَمَلُ عَلَى هَذَا عِنْدَ بَعْضِ أَهْلِ الْعِلْمِ قَالُوا إِذَا صَلَّى الرَّجُلُ الظُّهْرَ خَمْسًا فَصَلاَتُهُ جَائِزَةٌ وَسَجَدَ سَجْدَتَىِ السَّهْوِ وَإِنْ لَمْ يَجْلِسْ فِي الرَّابِعَةِ . وَهُوَ قَوْلُ الشَّافِعِيِّ وَأَحْمَدَ وَإِسْحَاقَ . وَقَالَ بَعْضُهُمْ إِذَا صَلَّى الظُّهْرَ خَمْسًا وَلَمْ يَقْعُدْ فِي الرَّابِعَةِ مِقْدَارَ التَّشَهُّدِ فَسَدَتْ صَلاَتُهُ . وَهُوَ قَوْلُ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ وَبَعْضِ أَهْلِ الْكُوفَةِ .
Ahmad bin Mani’ menceritakan kepada kami, Husyaim menceritakan kepada kami, atas wewenang Hisyam bin Hassan, atas wewenang Muhammad bin Sirin, atas wewenang Abu Hurairah, bahwa Nabi Muhammad SAW bersujud kepada mereka setelah memberi salam kepada mereka. Abu Issa berkata: Ini adalah hadis yang hasan dan shahih. Diriwayatkan oleh Ayoub dan lebih dari satu orang atas wewenang Ibnu Sirin. Dan sebuah hadis Ibnu Masoud adalah hadis yang hasan dan shahih. Hal ini ditindaklanjuti menurut sebagian orang yang berilmu. Mereka berkata, “Jika seseorang shalat zuhur lima waktu, maka shalatnya diperbolehkan, dan dia sujud dua kali dalam keadaan lupa, meskipun dia tidak duduk pada sujud keempat. Demikianlah pendapat Syafi’i, Ahmad, dan Ishaq. Ada pula yang mengatakan jika dia shalat Dia shalat zuhur kelima dan tidak duduk pada shalat keempat sejumlah tashahhud, sehingga shalatnya batal. Demikian pandangan Sufyan al-Thawri dan sebagian masyarakat Kufah.
Diriwayatkan oleh
Abu Hurairah (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 2/394
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 2: Shalat