Jami at-Tirmidzi — Hadis #26712

Hadis #26712
حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ بْنُ سُلَيْمَانَ، حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا اللُّؤْلُؤِيُّ، حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ الأَعْيَنُ، حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ الْمَدِينِيِّ، حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ، حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، بِهَذَا الْحَدِيثِ يَعْنِي حَدِيثَ مُعَاذٍ ‏.‏ وَحَدِيثُ مُعَاذٍ حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ تَفَرَّدَ بِهِ قُتَيْبَةُ لاَ نَعْرِفُ أَحَدًا رَوَاهُ عَنِ اللَّيْثِ غَيْرَهُ ‏.‏ وَحَدِيثُ اللَّيْثِ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ أَبِي الطُّفَيْلِ عَنْ مُعَاذٍ حَدِيثٌ غَرِيبٌ ‏.‏ وَالْمَعْرُوفُ عِنْدَ أَهْلِ الْعِلْمِ حَدِيثُ مُعَاذٍ مِنْ حَدِيثِ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ أَبِي الطُّفَيْلِ عَنْ مُعَاذٍ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم جَمَعَ فِي غَزْوَةِ تَبُوكَ بَيْنَ الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ وَبَيْنَ الْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ ‏.‏ رَوَاهُ قُرَّةُ بْنُ خَالِدٍ وَسُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ وَمَالِكٌ وَغَيْرُ وَاحِدٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ الْمَكِّيِّ ‏.‏ وَبِهَذَا الْحَدِيثِ يَقُولُ الشَّافِعِيُّ ‏.‏ وَأَحْمَدُ وَإِسْحَاقُ يَقُولاَنِ لاَ بَأْسَ أَنْ يَجْمَعَ بَيْنَ الصَّلاَتَيْنِ فِي السَّفَرِ فِي وَقْتِ إِحْدَاهُمَا ‏.‏
Abd al-Samad bin Sulaiman meriwayatkan kepada kami, Zakaria al-Lu’lui meriwayatkan kepada kami, Abu Bakar al-Ayn meriwayatkan kepada kami, Ali bin al-Madini meriwayatkan kepada kami, Ahmad meriwayatkan kepada kami Ibnu Hanbal, Qutaibah meriwayatkan kepada kami, dengan hadits ini berarti hadits Muadh. Dan hadits Muadh merupakan hadits baik dan aneh yang khas baginya. Qutaibah, kami tidak mengetahui siapa pun yang meriwayatkannya berdasarkan riwayat Al-Layth kecuali dia. Dan hadits Al-Layth dari Yazid bin Abi Habib, dari Abu Tufayl, dari Muadh, adalah hadis yang aneh. Yang diketahui oleh para ahli ilmu adalah hadits Muadz, dari hadits Abu al-Zubayr, atas wewenang Abu Tufayl, atas wewenang Muadh, bahwasanya Nabi Muhammad SAW, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, Dalam Perang Tabuk, beliau mengombinasikan antara siang dan sore, serta antara matahari terbenam dan petang. Diriwayatkan oleh Qurrah bin Khaled, Sufyan Al-Thawri, Malik dan lain-lain. Satu dari wewenang Abu Al-Zubayr Al-Makki. Dan dengan hadits ini Al-Syafi’i mengatakan. Dan Ahmad dan Ishaq mengatakan tidak ada salahnya menggabungkan diri Dua shalat saat bepergian pada waktu salah satunya.
Diriwayatkan oleh
[ Qutaibah
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 6/554
Tingkat
Isnaad Sahih
Kategori
Bab 6: Perjalanan
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait