Jami at-Tirmidzi — Hadis #27276
Hadis #27276
حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عُمَرَ، وَإِسْحَاقُ بْنُ مَنْصُورٍ، قَالاَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ عُرْوَةَ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ جَاءَتِ امْرَأَةُ رِفَاعَةَ الْقُرَظِيِّ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَقَالَتْ إِنِّي كُنْتُ عِنْدَ رِفَاعَةَ فَطَلَّقَنِي فَبَتَّ طَلاَقِي فَتَزَوَّجْتُ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ الزُّبَيْرِ وَمَا مَعَهُ إِلاَّ مِثْلُ هُدْبَةِ الثَّوْبِ . فَقَالَ
" أَتُرِيدِينَ أَنْ تَرْجِعِي إِلَى رِفَاعَةَ لاَ حَتَّى تَذُوقِي عُسَيْلَتَهُ وَيَذُوقَ عُسَيْلَتَكِ " . قَالَ وَفِي الْبَابِ عَنِ ابْنِ عُمَرَ وَأَنَسٍ وَالرُّمَيْصَاءِ أَوِ الْغُمَيْصَاءِ وَأَبِي هُرَيْرَةَ . قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ عَائِشَةَ حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ . وَالْعَمَلُ عَلَى هَذَا عِنْدَ عَامَّةِ أَهْلِ الْعِلْمِ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَغَيْرِهِمْ أَنَّ الرَّجُلَ إِذَا طَلَّقَ امْرَأَتَهُ ثَلاَثًا فَتَزَوَّجَتْ زَوْجًا غَيْرَهُ فَطَلَّقَهَا قَبْلَ أَنْ يَدْخُلَ بِهَا أَنَّهَا لاَ تَحِلُّ لِلزَّوْجِ الأَوَّلِ إِذَا لَمْ يَكُنْ جَامَعَ الزَّوْجُ الآخَرُ .
Ibnu Abi Umar dan Ishaq bin Mansour menceritakan kepada kami, mereka berkata, Sufyan bin Uyaynah menceritakan kepada kami, atas wewenang Al-Zuhri, atas wewenang Urwa, atas wewenang Aisyah, katanya Istri Rifa'ah al-Qurazi mendatangi Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dan berkata, “Aku bersama Rifa'ah dan dia menceraikanku, maka dia menyatakan perceraianku dan aku menikah.” Abd al-Rahman ibn al-Zubayr, dan dia hanya mempunyai sebagian dari ujung pakaiannya. Dia berkata, “Apakah Anda ingin kembali ke kemewahan dan bahkan tidak mencicipinya?” “Manisnya dan dia akan mencicipi manisanmu.” Katanya, dan atas wewenang Ibnu Omar, Anas, Al-Rumaysa atau Al-Ghumaysa, dan Abu Hurairah. Yesus Hadits Aisyah merupakan hadits yang hasan dan shahih. Hal ini menurut sebagian besar ulama di kalangan sahabat Nabi Muhammad SAW, dan lain-lain, bahwa jika seorang laki-laki menceraikan isterinya sebanyak tiga kali dan isterinya menikah dengan suami lain, maka ia menceraikan isterinya sebelum melakukan persetubuhan dengannya. Dia tidak diperbolehkan menjadi suami pertama jika dia tidak melakukannya Suami yang lain boleh bersetubuh dengan suami yang lain
Diriwayatkan oleh
Aisyah (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 11/1118
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 11: Pernikahan