Jami at-Tirmidzi — Hadis #27239

Hadis #27239
حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلاَنَ، حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ الزُّبَيْرِيُّ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ عُمَارَةَ بْنِ عُمَيْرٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ، قَالَ خَرَجْنَا مَعَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَنَحْنُ شَبَابٌ لاَ نَقْدِرُ عَلَى شَيْءٍ فَقَالَ ‏ "‏ يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ عَلَيْكُمْ بِالْبَاءَةِ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ فَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّ الصَّوْمَ لَهُ وِجَاءٌ ‏"‏ ‏.‏ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ ‏.‏ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ الْخَلاَّلُ، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ، حَدَّثَنَا الأَعْمَشُ، عَنْ عُمَارَةَ، نَحْوَهُ ‏.‏ قَالَ أَبُو عِيسَى وَقَدْ رَوَى غَيْرُ، وَاحِدٍ، عَنِ الأَعْمَشِ، بِهَذَا الإِسْنَادِ مِثْلَ هَذَا ‏.‏ وَرَوَى أَبُو مُعَاوِيَةَ، وَالْمُحَارِبِيُّ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ عَلْقَمَةَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم نَحْوَهُ ‏.‏ قَالَ أَبُو عِيسَى كِلاَهُمَا صَحِيحٌ ‏.‏
Mahmoud bin Ghaylan meriwayatkan kepada kami, Abu Ahmad Al-Zubayri meriwayatkan kepada kami, Sufyan meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Al-A’mash, atas wewenang Amara bin Umair, atas wewenang Abdul Rahman Ibn Yazid, atas wewenang Abdullah Ibn Masoud, dia berkata: Kami pergi bersama Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, ketika kami masih muda dan tidak mampu melakukan apa pun. Dia berkata, “Oh Hai anak-anak muda, hendaklah kamu menjauhi pantangan, karena pantangan itu merendahkan pandangan dan menjaga kesucian. Barangsiapa di antara kamu yang tidak mampu menahan diri, maka wajiblah berpuasa, karena puasa itu ada pahalanya.” Abu Issa berkata, “Ini adalah hadis yang baik dan shahih. Al-Hasan bin Ali Al-Khallal meriwayatkan kepada kami. Abdullah bin Numayr, Al-A’mash menceritakan kepada kami, tentang otoritas Amara, dan sejenisnya. Abu Issa berkata, dan dia meriwayatkan lebih dari satu, berdasarkan otoritas Al-A’mash, dengan rantai transmisi seperti ini Abu Muawiyah dan Al-Muharbi meriwayatkan berdasarkan otoritas Al-A’mash, berdasarkan otoritas Ibrahim, berdasarkan otoritas Alqamah, berdasarkan otoritas Abdullah, berdasarkan otoritas Nabi Muhammad SAW, dan sejenisnya. Abu Issa mengatakan keduanya asli.
Diriwayatkan oleh
Ibnu Mas'ud (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 11/1081
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 11: Pernikahan
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait