Jami at-Tirmidzi — Hadis #27444

Hadis #27444
حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ، يَحْيَى بْنُ خَلَفٍ أَخْبَرَنَا عُمَرُ بْنُ عَلِيٍّ الْمُقَدَّمِيُّ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَضَى أَنَّ الْخَرَاجَ بِالضَّمَانِ ‏.‏ قَالَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ مِنْ حَدِيثِ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ ‏.‏ قَالَ أَبُو عِيسَى اسْتَغْرَبَ مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ هَذَا الْحَدِيثَ مِنْ حَدِيثِ عُمَرَ بْنِ عَلِيٍّ ‏.‏ قُلْتُ تَرَاهُ تَدْلِيسًا قَالَ لاَ ‏.‏ قَالَ أَبُو عِيسَى وَقَدْ رَوَى مُسْلِمُ بْنُ خَالِدٍ الزَّنْجِيُّ هَذَا الْحَدِيثَ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ وَرَوَاهُ جَرِيرٌ عَنْ هِشَامٍ أَيْضًا ‏.‏ وَحَدِيثُ جَرِيرٍ يُقَالُ تَدْلِيسٌ دَلَّسَ فِيهِ جَرِيرٌ ‏.‏ لَمْ يَسْمَعْهُ مِنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ ‏.‏ وَتَفْسِيرُ الْخَرَاجِ بِالضَّمَانِ هُوَ الرَّجُلُ يَشْتَرِي الْعَبْدَ فَيَسْتَغِلُّهُ ثُمَّ يَجِدُ بِهِ عَيْبًا فَيَرُدُّهُ عَلَى الْبَائِعِ فَالْغَلَّةُ لِلْمُشْتَرِي لأَنَّ الْعَبْدَ لَوْ هَلَكَ هَلَكَ مِنْ مَالِ الْمُشْتَرِي ‏.‏ وَنَحْوُ هَذَا مِنَ الْمَسَائِلِ يَكُونُ فِيهِ الْخَرَاجُ بِالضَّمَانِ ‏.‏ قَالَ أَبُو عِيسَى اسْتَغْرَبَ مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَعِيلَ هَذَا الْحَدِيثَ مِنْ حَدِيثِ عُمَرَ بْنِ عَلِيٍّ قُلْتُ تَرَاهُ تَدْلِيسًا قَالَ لَا
Abu Salamah menceritakan kepada kami, Yahya bin Khalaf menceritakan kepada kami, Umar bin Ali Al-Muqaddami menceritakan kepada kami, atas wewenang Hisyam bin Urwa, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Aisyah, bahwa sholawat dan salam Nabi Muhammad SAW. Dia memutuskan bahwa pajak tunduk pada keamanan. Beliau menjawab: Ini adalah hadis yang hasan, shahih, dan ganjil dari hadis Hisyam bin Urwa. kata Abu Issa. Muhammad bin Ismail terkejut dengan hadits dari hadits Umar bin Ali ini. Saya berkata, “Apakah menurut Anda ini penipuan?” Dia berkata, “Tidak.” Abu Issa berkata, dan Muslim meriwayatkan Ibnu Khalid Al-Zanji Hadits ini berasal dari Hisham ibn Urwa, dan Jarir meriwayatkannya juga dari Hisyam. Hadits Jarir dikatakan penipuan, penipuan. Ini berisi Jarir. Dia tidak mendengarnya dari Hisyam bin Urwa. Penafsiran kharaj dengan jaminan adalah seseorang membeli seorang budak dan memanfaatkannya kemudian Dia menemukan cacat pada budak tersebut dan mengembalikannya kepada penjual. Uang itu menjadi milik pembeli, karena jika budak itu binasa, ia akan kehilangan sebagian uang pembeli. Dan masalah serupa. Di dalamnya, pajak dijamin. Abu Issa berkata: Muhammad bin Ismail menganggap hadits ini aneh dari hadits Umar bin Ali. Saya berkata, “Anda melihatnya sebagai penipuan.” Dia bilang tidak
Diriwayatkan oleh
Aisyah (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 14/1286
Tingkat
Hasan
Kategori
Bab 14: Jual Beli
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya
Topik: #Prayer #Mother

Hadis Terkait