Jami at-Tirmidzi — Hadis #27581
Hadis #27581
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى الْقُطَعِيُّ الْبَصْرِيُّ، حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ عُمَرَ، حَدَّثَنَا هَمَّامٌ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنِ الْحَسَنِ الْبَصْرِيِّ، عَنْ عَلِيٍّ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ " رُفِعَ الْقَلَمُ عَنْ ثَلاَثَةٍ عَنِ النَّائِمِ حَتَّى يَسْتَيْقِظَ وَعَنِ الصَّبِيِّ حَتَّى يَشِبَّ وَعَنِ الْمَعْتُوهِ حَتَّى يَعْقِلَ " . قَالَ وَفِي الْبَابِ عَنْ عَائِشَةَ . قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ عَلِيٍّ حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ وَقَدْ رُوِيَ مِنْ غَيْرِ وَجْهٍ عَنْ عَلِيٍّ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم . وَذَكَرَ بَعْضُهُمْ " وَعَنِ الْغُلاَمِ حَتَّى يَحْتَلِمَ " . وَلاَ نَعْرِفُ لِلْحَسَنِ سَمَاعًا عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ . وَقَدْ رُوِيَ هَذَا الْحَدِيثُ عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ أَبِي ظَبْيَانَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم نَحْوَ هَذَا الْحَدِيثِ . وَرَوَاهُ الأَعْمَشُ عَنْ أَبِي ظَبْيَانَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ عَلِيٍّ مَوْقُوفًا وَلَمْ يَرْفَعْهُ . وَالْعَمَلُ عَلَى هَذَا الْحَدِيثِ عِنْدَ أَهْلِ الْعِلْمِ . قَالَ أَبُو عِيسَى قَدْ كَانَ الْحَسَنُ فِي زَمَانِ عَلِيٍّ وَقَدْ أَدْرَكَهُ وَلَكِنَّا لاَ نَعْرِفُ لَهُ سَمَاعًا مِنْهُ وَأَبُو ظَبْيَانَ اسْمُهُ حُصَيْنُ بْنُ جُنْدَبٍ .
Muhammad ibn Yahya al-Quti’ al-Basri meriwayatkan kepada kami, Bishr ibn Umar meriwayatkan kepada kami, Hammam meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Qatada, atas wewenang al-Hasan al-Basri, atas wewenang Ali, Rasulullah SAW, bersabda: “Pena diangkat dari tiga orang: dari seorang tidur hingga ia bangun, dari seorang anak laki-laki hingga ia menjadi tua, dan dari Bodoh sampai dia mengerti.” Katanya, pada bab tentang kewibawaan Aisyah. Abu Issa berkata: Hadits Ali adalah hadits yang baik dan ganjil dari sudut pandang ini, dan telah diriwayatkan lebih dari satu cara, atas otoritas Ali, atas otoritas Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. Ada pula yang menyebutkan “dan atas kuasa seorang anak laki-laki sampai ia mengalami mimpi basah”. Kita tidak tahu apa itu Al-Hasan. Mendengar wewenang Ali bin Abi Thalib. Hadits ini diriwayatkan atas wewenang Ata’ bin Al-Sa’ib, atas wewenang Abu Dhabyan, atas wewenang Ali bin Abi Thalib, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, meriwayatkan hal serupa dengan hadits ini. Al-A’mash meriwayatkannya atas wewenang Abu Dhabyan, atas wewenang Ibnu Abbas, atas wewenang Ali, dan dia tidak meriwayatkannya. Hadits ini diamalkan menurut para ahli ilmu. Abu Issa berkata: Al-Hasan berada di zaman Ali dan dia bergabung dengannya, tapi kami tidak tahu namanya. Mendengar kabarnya dan Abu Dhabyan, namanya adalah Husain bin Jundub.
Diriwayatkan oleh
Ali bin Abi Thalib (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 17/1423
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 17: Hudud