Jami at-Tirmidzi — Hadis #28185

Hadis #28185
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ، حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ، عَنْ أَبِي غَسَّانَ، مُحَمَّدِ بْنِ مُطَرِّفٍ عَنْ حَسَّانَ بْنِ عَطِيَّةَ، عَنْ أَبِي أُمَامَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏ "‏ الْحَيَاءُ وَالْعِيُّ شُعْبَتَانِ مِنَ الإِيمَانِ وَالْبَذَاءُ وَالْبَيَانُ شُعْبَتَانِ مِنَ النِّفَاقِ ‏"‏ ‏.‏ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ إِنَّمَا نَعْرِفُهُ مِنْ حَدِيثِ أَبِي غَسَّانَ مُحَمَّدِ بْنِ مُطَرِّفٍ ‏.‏ قَالَ وَالْعِيُّ قِلَّةُ الْكَلاَمِ وَالْبَذَاءُ هُوَ الْفُحْشُ فِي الْكَلاَمِ وَالْبَيَانُ هُوَ كَثْرَةُ الْكَلاَمِ مِثْلُ هَؤُلاَءِ الْخُطَبَاءِ الَّذِينَ يَخْطُبُونَ فَيُوَسِّعُونَ فِي الْكَلاَمِ وَيَتَفَصَّحُونَ فِيهِ مِنْ مَدْحِ النَّاسِ فِيمَا لاَ يُرْضِي اللَّهَ ‏.‏
Ahmad bin Mani’ menceritakan kepada kami, Yazid bin Harun menceritakan kepada kami, atas wewenang Abu Ghassan, Muhammad bin Mutrif, atas wewenang Hassan bin Atiya, atas wewenang Abu Umamah, Atas wewenang Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda: “Kesahajaan dan rasa malu adalah dua cabang keimanan, dan kecabulan dan kefasihan adalah dua cabang kemunafikan.” Dia berkata Abu Issa, ini hadis yang bagus sekaligus aneh. Kita hanya mengetahuinya dari hadis Abu Ghassan Muhammad bin Mutarrif. Dia berkata: “Kutukannya adalah kurangnya ucapan dan kecabulan.” Itu adalah ucapan yang tidak senonoh, dan retorika adalah ucapan yang berlebihan, seperti para pengkhotbah yang berkhotbah dan memperluas pidatonya. Dan mereka berlebihan dalam memuji manusia atas hal-hal yang tidak diridhai Allah.
Diriwayatkan oleh
Abu 'Umamah (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 27/2027
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 27: Kebaikan dan Silaturahmi
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya
Topik: #Mother

Hadis Terkait