Al-Adab Al-Mufrad — Hadis #47239
Hadis #47239
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ خَالِدٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ، عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحِيمِ، عَنْ زَيْدِ بْنِ أَبِي أُنَيْسَةَ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْهَضْهَاضِ الدَّوْسِيِّ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: جَاءَ مَاعِزُ بْنُ مَالِكٍ الأَسْلَمِيُّ، فَرَجَمَهُ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم عِنْدَ الرَّابِعَةِ، فَمَرَّ بِهِ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم وَمَعَهُ نَفَرٌ مِنْ أَصْحَابِهِ، فَقَالَ رَجُلاَنِ مِنْهُمْ: إِنَّ هَذَا الْخَائِنَ أَتَى النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم مِرَارًا، كُلُّ ذَلِكَ يَرُدُّهُ، حَتَّى قُتِلَ كَمَا يُقْتَلُ الْكَلْبُ، فَسَكَتَ عَنْهُمُ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم حَتَّى مَرَّ بِجِيفَةِ حِمَارٍ شَائِلَةٌ رِجْلُهُ، فَقَالَ: كُلاَ مِنْ هَذَا، قَالاَ: مِنْ جِيفَةِ حِمَارٍ يَا رَسُولَ اللهِ؟ قَالَ: فَالَّذِي نِلْتُمَا مِنْ عِرْضِ أَخِيكُمَا آنِفًا أَكْثَرُ، وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ فَإِنَّهُ فِي نَهْرٍ مِنْ أَنْهَارِ الْجَنَّةِ يَتَغَمَّسُ.
Amr bin Khaled menceritakan kepada kami, dia berkata: Muhammad bin Salamah menceritakan kepada kami, atas wewenang Abu Abdul Rahim, atas wewenang Zayd bin Abi Unaisa, atas wewenang Abu Al-Zubayr, atas wewenang Abd al-Rahman bin al-Hadhadh al-Dawsi, atas wewenang Abu Hurairah, yang mengatakan: Ma'iz bin Malik al-Aslami datang dan Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, melempari dia dengan batu. Dia menyapanya pada jam keempat, dan Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, melewati dia, dan bersamanya sekelompok sahabatnya. Dua dari mereka berkata: Pengkhianat ini datang kepada Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. Berulang kali, dia merasa jijik dengan semua ini, sampai dia dibunuh seperti seekor anjing dibunuh, dan Nabi, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, tetap diam tentang mereka sampai dia lewat. Dengan bangkai keledai, dengan kaki terentang. Dia berkata: Keduanya. Mereka bertanya: Dari bangkai keledai ya Rasulullah? Dia berkata: Apa yang kalian berdua terima? Saudaramu yang di atas lebih utama, dan demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangannya, dia dibenamkan ke dalam salah satu sungai surga.
Sumber
Al-Adab Al-Mufrad # 31/737
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 31: Bab 31