50 Hadis
01
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1051
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ صَالِحٍ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي اللَّيْثُ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي عُقَيْلٌ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنِي أَنَسٌ، أَنَّهُ كَانَ ابْنَ عَشْرِ سِنِينَ مَقْدَمَ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم الْمَدِينَةَ، فَكُنَّ أُمَّهَاتِي يُوَطِّوَنَّنِي عَلَى خِدْمَتِهِ، فَخَدَمْتُهُ عَشْرَ سِنِينَ، وَتُوُفِّيَ وَأَنَا ابْنُ عِشْرِينَ، فَكُنْتُ أَعْلَمَ النَّاسِ بِشَأْنِ الْحِجَابِ، فَكَانَ أَوَّلُ مَا نَزَلَ مَا ابْتَنَى رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم بِزَيْنَبَ بِنْتِ جَحْشٍ، أَصْبَحَ بِهَا عَرُوسًا، فَدَعَى الْقَوْمَ فَأَصَابُوا مِنَ الطَّعَامِ، ثُمَّ خَرَجُوا، وَبَقِيَ رَهْطٌ عِنْدَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم، فَأَطَالُوا الْمُكْثَ، فَقَامَ فَخَرَجَ وَخَرَجْتُ لِكَيْ يَخْرُجُوا، فَمَشَى فَمَشَيْتُ مَعَهُ، حَتَّى جَاءَ عَتَبَةَ حُجْرَةِ عَائِشَةَ، ثُمَّ ظَنَّ أَنَّهُمْ خَرَجُوا، فَرَجَعَ وَرَجَعْتُ مَعَهُ حَتَّى دَخَلَ عَلَى زَيْنَبَ، فَإِذَا هُمْ جُلُوسٌ، فَرَجَعَ وَرَجَعْتُ حَتَّى بَلَغَ عَتَبَةَ حُجْرَةِ عَائِشَةَ، وَظَنَّ أَنَّهُمْ خَرَجُوا، فَرَجَعَ وَرَجَعْتُ مَعَهُ، فَإِذَا هُمْ قَدْ خَرَجُوا، فَضَرَبَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم بَيْنِي وَبَيْنَهُ السِّتْرَ، وَأَنْزَلَ الْحِجَابَ‏.‏
Abdullah bin Shalih menceritakan kepada kami, dia berkata: Al-Layth memberitahuku, dia berkata: Uqail memberitahuku, atas wewenang Ibnu Shihab, dia berkata: Anas memberitahuku bahwa dia adalah Ibnu Sepuluh tahun kemudian, Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, datang ke Madinah, dan ibuku selalu mendorongku untuk mengabdi padanya, jadi aku mengabdi padanya selama sepuluh tahun, dan dia meninggal. Ketika saya berumur dua puluh tahun, saya adalah orang yang paling berpengetahuan tentang hijab. Hal pertama yang terungkap adalah ketika Rasulullah SAW mengadopsi Zainab binti Jahsh. Dia menjadi mempelainya, maka dia memanggil orang-orang, dan mereka memiliki cukup makanan, lalu mereka pergi, dan sekelompok tetap bersama Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, sehingga mereka tinggal untuk waktu yang lama. Dia tinggal, lalu dia bangkit dan pergi dan aku pergi agar mereka pergi, maka dia berjalan dan aku berjalan bersamanya, sampai dia sampai di ambang pintu kamar Aisyah, lalu dia mengira mereka sudah pergi. Maka dia kembali, dan aku kembali bersamanya hingga dia masuk ke kamar Zainab, ketika mereka sedang duduk. Dia kembali dan aku kembali hingga dia mencapai ambang pintu kamar Aisha, dan dia mengira mereka telah pergi. Maka dia kembali dan aku kembali bersamanya, dan lihatlah, mereka telah pergi, maka Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, memasangkan kerudung antara aku dan dia, dan menurunkan kerudung tersebut.
02
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1052
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عَبْدِ اللهِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ، عَنْ صَالِحِ بْنِ كَيْسَانَ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ ثَعْلَبَةَ بْنِ أَبِي مَالِكٍ الْقُرَظِيِّ، أَنَّهُ رَكِبَ إِلَى عَبْدِ اللهِ بْنِ سُوَيْدٍ، أَخِي بَنِي حَارِثَةَ بْنِ الْحَارِثِ، يَسْأَلُهُ عَنِ الْعَوْرَاتِ الثَّلاَثِ، وَكَانَ يَعْمَلُ بِهِنَّ، فَقَالَ‏:‏ مَا تُرِيدُ‏؟‏ فَقُلْتُ‏:‏ أُرِيدُ أَنْ أَعْمَلَ بِهِنَّ، فَقَالَ‏:‏ إِذَا وَضَعْتُ ثِيَابِي مِنَ الظَّهِيرَةِ لَمْ يَدْخُلْ عَلَيَّ أَحَدٌ مِنْ أَهْلِي بَلَغَ الْحُلُمَ إِلاَّ بِإِذْنِي، إِلاَّ أَنْ أَدْعُوَهُ، فَذَلِكَ إِذْنُهُ‏.‏ وَلاَ إِذَا طَلَعَ الْفَجْرُ وَتَحَرَّكَ النَّاسُ حَتَّى تُصَلَّى الصَّلاَةُ‏.‏ وَلاَ إِذَا صَلَّيْتُ الْعِشَاءَ وَوَضَعْتُ ثِيَابِي حَتَّى أَنَامَ‏.‏
Abdul Aziz bin Abdullah menceritakan kepada kami, dia berkata: Ibrahim bin Saad menceritakan kepada kami, atas wewenang Salih bin Kaysan, atas wewenang Ibnu Shihab, atas wewenang Tha’labah bin Abu Malik Al-Qurazi berkata bahwa dia pergi menemui Abdullah bin Suwayd, saudara laki-laki Bani Haritha bin Al-Harits, menanyakan kepadanya tentang tiga aurat, dan dia Dia berkata: Apa yang kamu inginkan? Saya berkata: Saya ingin bekerja dengan mereka. Dia berkata: Ketika saya mengenakan pakaian saya di siang hari, tidak ada seorang pun yang akan datang kepada saya. Keluargaku bermimpi kecuali dengan izinku, kecuali aku memanggilnya maka itu izinnya. Dan tidak ketika fajar tiba dan orang-orang beraktivitas sampai kamu shalat. Doa. Bahkan jika aku salat magrib dan mengenakan pakaianku sampai aku tertidur.
03
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1053
حَدَّثَنَا الْحُمَيْدِيُّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ مِسْعَرٍ، عَنْ مُوسَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ، عَنْ مُجَاهِدٍ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ‏:‏ كُنْتُ آكُلُ مَعَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم حَيْسًا، فَمَرَّ عُمَرُ، فَدَعَاهُ فَأَكَلَ، فَأَصَابَتْ يَدُهُ إِصْبَعِي، فَقَالَ‏:‏ حَسِّ، لَوْ أُطَاعُ فَيَكُنَّ مَا رَأَتْكُنَّ عَيْنٌ‏.‏ فَنَزَلَ الْحِجَابُ‏.‏
Al-Humaidi menceritakan kepada kami, beliau berkata: Sufyan menceritakan kepada kami, atas wewenang Mas’ar, atas wewenang Musa bin Abi Katsir, atas wewenang Mujahid, atas wewenang Aisyah, radhiyallahu 'anhu. Dia berkata: Saya sedang makan bersama Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan Umar lewat, jadi dia mengundangnya dan dia makan, dan tangannya memukul jari saya, dan dia berkata: Dia merasakan, jika dia menurut. Demikianlah keadaanmu seperti yang belum pernah dilihat mata siapa pun. Kemudian tabir itu diturunkan.
04
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1054
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبِي أُوَيْسٍ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي خَارِجَةُ بْنُ الْحَارِثِ بْنِ رَافِعِ بْنِ مَكِيثٍ الْجُهَنِيُّ، عَنْ سَالِمِ بْنِ سَرْجٍ مَوْلَى أُمِّ صَبِيَّةَ بِنْتِ قَيْسٍ وَهِيَ خَوْلَةُ، وَهِيَ جَدَّةُ خَارِجَةَ بْنِ الْحَارِثِ، أَنَّهُ سَمِعَهَا تَقُولُ‏:‏ اخْتَلَفَتْ يَدِي وَيَدُ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم فِي إِنَاءٍ وَاحِدٍ‏.‏
Ismail bin Abi Uwais meriwayatkan kepada kami, ia berkata: Kharijah bin Al-Harits bin Rafi’ bin Mukaith Al-Juhani meriwayatkan kepadaku, atas wewenang Salim bin Sarraj, Mawla Ummu Sabiya binti Qays, dia adalah seorang bibi, dan dia adalah nenek dari Kharijah bin al-Harits. Dia mendengarnya berkata: Tanganku dan tangan Rasulullah SAW adalah berbeda. Dia mengirimkannya dalam satu kapal...
05
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1055
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْمُنْذِرِ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي مَعْنٌ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي هِشَامُ بْنُ سَعْدٍ، عَنْ نَافِعٍ، أَنَّ عَبْدَ اللهِ بْنَ عُمَرَ قَالَ‏:‏ إِذَا دَخَلَ الْبَيْتَ غَيْرَ الْمَسْكُونِ فَلْيَقُلِ‏:‏ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِينَ‏.‏
Ibrahim bin Al-Mundhir meriwayatkan kepada kami, mengatakan: Ma'an meriwayatkan kepadaku, mengatakan: Hisyam bin Sa'd meriwayatkan kepadaku, berdasarkan wewenang Nafi', bahwa Abdullah bin Umar berkata: Jika dia memasuki rumah yang tidak berpenghuni, hendaklah dia berkata: Salam sejahtera bagi kami dan atas hamba-hamba Allah yang shalih.
06
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1056
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ الْحُسَيْنِ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي أَبِي، عَنْ يَزِيدَ النَّحْوِيِّ، عَنْ عِكْرِمَةَ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ‏:‏ ‏{‏لاَ تَدْخُلُوا بُيُوتًا غَيْرَ بُيُوتِكُمْ حَتَّى تَسْتَأْنِسُوا وَتُسَلِّمُوا عَلَى أَهْلِهَا‏}‏، وَاسْتَثْنَى مِنْ ذَلِكَ، فَقَالَ‏:‏ ‏{‏لَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَنْ تَدْخُلُوا بُيُوتًا غَيْرَ مَسْكُونَةٍ فِيهَا مَتَاعٌ لَكُمْ وَاللهُ يَعْلَمُ مَا تُبْدُونَ وَمَا تَكْتُمُونَ‏}‏‏.‏
Ishaq menceritakan kepada kami, dia berkata: Ali bin Al-Hussein menceritakan kepada kami, dia berkata: Ayahku memberitahuku, berdasarkan otoritas Yazid ahli tata bahasa, berdasarkan otoritas Ikrimah, berdasarkan otoritas Ibnu Abbas, dia berkata: {Jangan memasuki rumah selain milikmu sampai kamu menjaga perdamaian dan menyapa penghuninya}, dan dia membuat pengecualian terhadap hal itu, dan berkata: {Tidak boleh Merupakan dosa bagimu jika kamu memasuki rumah tak berpenghuni yang berisi harta bendamu, dan Allah mengetahui apa yang kamu ungkapkan dan apa yang kamu sembunyikan.
07
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1057
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ الْيَمَانِ، عَنْ شَيْبَانَ، عَنْ لَيْثٍ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ‏:‏ ‏{‏لِيَسْتَأْذِنْكُمُ الَّذِينَ مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ‏}‏، قَالَ‏:‏ هِيَ لِلرِّجَالِ دُونَ النِّسَاءِ‏.‏
Utsman bin Muhammad menceritakan kepada kami, beliau berkata: Yahya bin Al-Yaman memberitahukan kami, atas wewenang Syayban, atas wewenang Laith, atas wewenang Nafi’, atas wewenang Ibnu Umar: {Hendaklah mereka yang dimiliki oleh tangan kananmu meminta izin}. Beliau menjawab: Ini untuk laki-laki, bukan untuk perempuan.
08
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1058
حَدَّثَنَا مَطَرُ بْنُ الْفَضْلِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ، عَنْ هِشَامٍ الدَّسْتُوَائِيِّ، عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَنَّهُ كَانَ إِذَا بَلَغَ بَعْضُ وَلَدِهِ الْحُلُمَ عَزَلَهُ، فَلَمْ يَدْخُلْ عَلَيْهِ إِلا بِإِذْنٍ‏.‏
Matar bin Al-Fadl menceritakan kepada kami, dia berkata: Yazid bin Harun menceritakan kepada kami, atas wewenang Hisham Al-Dastawai, atas wewenang Yahya bin Abi Katsir, atas wewenang Nafi', Atas wewenang Ibnu Umar, bahwa ketika salah satu putranya mencapai pubertas, dia akan mengurungnya dan tidak akan memasukinya kecuali dengan izin.
09
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1059
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ عَلْقَمَةَ قَالَ‏:‏ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى عَبْدِ اللهِ قَالَ‏:‏ أَسْتَأْذِنُ عَلَى أُمِّي‏؟‏ فَقَالَ‏:‏ مَا عَلَى كُلِّ أَحْيَانِهَا تُحِبُّ أَنْ تَرَاهَا‏.‏
Muhammad bin Yusuf meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Sufyan meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Al-Amash, atas wewenang Ibrahim, atas wewenang Alqamah, yang mengatakan: Seorang laki-laki datang kepada Abdullah dan berkata: Bolehkah aku meminta izin untuk datang kepada ibuku? Dia berkata: Mengapa kamu ingin melihatnya sesekali?
10
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1060
حَدَّثَنَا آدَمُ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ مُسْلِمَ بْنَ نَذِيرٍ يَقُولُ‏:‏ سَأَلَ رَجُلٌ حُذَيْفَةَ فَقَالَ‏:‏ أَسْتَأْذِنُ عَلَى أُمِّي‏؟‏ فَقَالَ‏:‏ إِنْ لَمْ تَسْتَأْذِنْ عَلَيْهَا رَأَيْتَ مَا تَكْرَهُ‏.‏
Adam menceritakan kepada kami, dia berkata: Syu`bah menceritakan kepada kami, atas wewenang Abu Ishaq, dia berkata: Saya mendengar Muslim bin Nazir berkata: Seorang laki-laki bertanya kepada Hudhayfah dan dia berkata: Apakah saya harus meminta izin untuk mengunjungi ibu saya? Beliau bersabda: Jika kamu tidak meminta izin untuk menjenguknya, niscaya kamu akan melihat apa yang tidak disukainya.
11
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1061
حَدَّثَنَا فَرْوَةُ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا الْقَاسِمُ بْنُ مَالِكٍ، عَنْ لَيْثٍ، عَنْ عُبَيْدِ اللهِ، عَنْ مُوسَى بْنِ طَلْحَةَ قَالَ‏:‏ دَخَلْتُ مَعَ أَبِي عَلَى أُمِّي، فَدَخَلَ فَاتَّبَعْتُهُ، فَالْتَفَتَ فَدَفَعَ فِي صَدْرِي حَتَّى أَقْعَدَنِي عَلَى اسْتِي، قَالَ‏:‏ أَتَدْخُلُ بِغَيْرِ إِذْنٍ‏؟‏‏.‏
Farwa menceritakan kepada kami, dia berkata: Al-Qasim bin Malik menceritakan kepada kami, atas wewenang Laith, atas wewenang Ubayd Allah, atas wewenang Musa bin Talha, yang mengatakan: Aku masuk bersama ayahku untuk menjenguk ibuku. Jadi dia masuk dan aku mengikutinya. Dia berbalik dan mendorong dadaku hingga membuatku duduk telentang. Dia berkata: Apakah kamu masuk tanpa izin?
12
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1062
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبَانَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ، عَنْ أَشْعَثَ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ قَالَ‏:‏ يَسْتَأْذِنُ الرَّجُلُ عَلَى وَلَدِهِ، وَأُمِّهِ، وَإِنْ كَانَتْ عَجُوزًا، وَأَخِيهِ، وَأُخْتِهِ، وَأَبِيهِ‏.‏
Ismail bin Aban meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Ali bin Mushar meriwayatkan kepada kami, berdasarkan otoritas Asy'ath, berdasarkan otoritas Abu Al-Zubayr, berdasarkan otoritas Jabir, yang mengatakan: Seseorang meminta izin kepada putranya, ibunya, meskipun dia sudah tua, saudara laki-lakinya, saudara perempuannya, dan ayahnya.
13
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1063
Ata
حَدَّثَنَا الْحُمَيْدِيُّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَمْرٌو، وَابْنُ جُرَيْجٍ، عَنْ عَطَاءٍ قَالَ‏:‏ سَأَلْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ فَقُلْتُ‏:‏ أَسْتَأْذِنُ عَلَى أُخْتِي‏؟‏ فَقَالَ‏:‏ نَعَمْ، فَأَعَدْتُ فَقُلْتُ‏:‏ أُخْتَانِ فِي حِجْرِي، وَأَنَا أُمَوِّنُهُمَا وَأُنْفِقُ عَلَيْهِمَا، أَسْتَأْذِنُ عَلَيْهِمَا‏؟‏ قَالَ‏:‏ نَعَمْ، أَتُحِبُّ أَنْ تَرَاهُمَا عُرْيَانَتَيْنِ‏؟‏ ثُمَّ قَرَأَ‏:‏ ‏{‏يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِيَسْتَأْذِنْكُمُ الَّذِينَ مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ‏}‏ إِلَى ‏{‏ثَلاَثُ عَوْرَاتٍ لَكُمْ‏}‏، قَالَ‏:‏ فَلَمْ يُؤْمَرْ هَؤُلاَءِ بِالإِذْنِ إِلاَّ فِي هَذِهِ الْعَوْرَاتِ الثَّلاَثِ، قَالَ‏:‏ ‏{‏وَإِذَا بَلَغَ الأَطْفَالُ مِنْكُمُ الْحُلُمَ فَلْيَسْتَأْذِنُوا كَمَا اسْتَأْذَنَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ‏}‏
Al-Humaidi menceritakan kepada kami, dia berkata: Sufyan menceritakan kepada kami, dia berkata: Amr menceritakan kepada kami, dan Ibnu Juraij menceritakan kepada kami, berdasarkan wewenang Ata’, yang mengatakan: Saya bertanya kepada Ibnu Abbas, dan saya berkata: Apakah saya harus meminta izin kepada saudara perempuan saya? Dia berkata: Ya, maka aku kembali dan berkata: Dua saudara perempuan ada di pangkuanku, dan aku menghidupi mereka dan menafkahi mereka. Saya meminta izin. Tentang mereka? Dia berkata: Ya, apakah kamu ingin melihat mereka telanjang? Kemudian beliau membacakan: {Wahai orang-orang yang beriman! Biarlah mereka yang bersumpah kepada-Mu} sampai {tiga kesalahan untukmu}. Beliau bersabda: Maka orang-orang ini tidak diperintahkan untuk memberikan izin kecuali pada tiga kesalahan tersebut. Dia berkata: {Dan apabila anak-anak di antara kamu sudah dewasa, hendaklah mereka meminta izin sebagaimana orang-orang sebelum mereka meminta izin.}
14
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1064
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْثَرٌ، عَنْ أَشْعَثَ، عَنْ كُرْدُوسٍ، عَنْ عَبْدِ اللهِ قَالَ‏:‏ يَسْتَأْذِنُ الرَّجُلُ عَلَى أَبِيهِ، وَأُمِّهِ، وَأَخِيهِ، وَأُخْتِهِ‏.‏
Qutaibah meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Abtar meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Asy'ath, atas wewenang Kurdi, atas wewenang Abdullah, yang mengatakan: Seorang laki-laki meminta izin untuk mengunjungi ayah dan ibunya. Dan saudara laki-lakinya, dan saudara perempuannya...
15
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1065
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلاَمٍ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا مَخْلَدٌ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنِي عَطَاءٌ، عَنْ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ، أَنَّ أَبَا مُوسَى الأَشْعَرِيَّ اسْتَأْذَنَ عَلَى عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ، فَلَمْ يُؤَذَنْ لَهُ، وَكَأَنَّهُ كَانَ مَشْغُولاً، فَرَجَعَ أَبُو مُوسَى، فَفَرَغَ عُمَرُ فَقَالَ‏:‏ أَلَمْ أَسْمَعْ صَوْتَ عَبْدِ اللهِ بْنِ قَيْسٍ‏؟‏ إِيذَنُوا لَهُ، قِيلَ‏:‏ قَدْ رَجَعَ، فَدَعَاهُ، فَقَالَ‏:‏ كُنَّا نُؤْمَرُ بِذَلِكَ، فَقَالَ‏:‏ تَأْتِينِي عَلَى ذَلِكَ بِالْبَيِّنَةِ، فَانْطَلَقَ إِلَى مَجْلِسِ الأَنْصَارِ فَسَأَلَهُمْ، فَقَالُوا‏:‏ لاَ يَشْهَدُ لَكَ عَلَى هَذَا إِلاَّ أَصْغَرُنَا‏:‏ أَبُو سَعِيدٍ الْخُدْرِيُّ فَذَهَبَ بِأَبِي سَعِيدٍ، فَقَالَ عُمَرُ‏:‏ أَخَفِيَ عَلَيَّ مِنْ أَمْرِ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم‏؟‏ أَلْهَانِي الصَّفْقُ بِالأَسْوَاقِ، يَعْنِي الْخُرُوجَ إِلَى التِّجَارَةِ‏.‏
Muhammad bin Salam menceritakan kepada kami, dia berkata: Mukhlid menceritakan kepada kami, dia berkata: Ibnu Jurayj menceritakan kepada kami, dia berkata: Ata' menceritakan kepadaku, atas wewenang Ubaid bin Umair, Bahwa Abu Musa Al-Ash'ari meminta izin untuk datang kepada Umar bin Al-Khattab, namun dia tidak diperbolehkan masuk, seolah-olah sedang sibuk, maka Abu Musa kembali, dan Umar telah selesai. Beliau bertanya: Apakah aku tidak mendengar suara Abdullah bin Qais? Mereka memberinya izin, lalu dikatakan: Dia telah kembali, maka mereka memanggilnya, dan dia berkata: Kami diperintahkan untuk melakukan itu, lalu dia berkata: Bawakan saya buktinya. Jadi dia pergi ke dewan Ansar dan bertanya kepada mereka. Mereka berkata: Tidak ada seorang pun yang akan bersaksi kepadamu tentang hal ini kecuali yang bungsu di antara kami: Abu Saeed Al-Khudri pergi bersama Abu Saeed, dan Omar berkata: Apakah urusan Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, tersembunyi dariku? Perhatianku teralihkan oleh keributan di pasar, artinya pergi keluar. Untuk berdagang...
16
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1066
حَدَّثَنَا بَيَانُ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا يَزِيدُ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ أَبِي سُلَيْمَانَ، عَنْ عَطَاءٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ فِيمَنْ يَسْتَأْذِنُ قَبْلَ أَنْ يُسَلِّمَ قَالَ‏:‏ لاَ يُؤْذَنُ لَهُ حَتَّى يَبْدَأَ بِالسَّلامِ‏.‏
Bayan meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Yazid meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Abd al-Malik bin Abi Suleiman meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Ata', atas wewenang Abu Hurairah, tentang seseorang yang meminta izin. Sebelum dia memberi salam, dia berkata: Dia tidak akan diizinkan sampai dia mulai memberi salam.
17
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1067
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُوسَى، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ، أَنَّ ابْنَ جُرَيْجٍ أَخْبَرَهُمْ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ عَطَاءً، قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ‏:‏ إِذَا دَخَلَ وَلَمْ يَقُلِ‏:‏ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ، فَقُلْ‏:‏ لاَ، حَتَّى يَأْتِيَ بِالْمِفْتَاحِ‏:‏ السَّلامِ‏.‏
Ibrahim bin Musa menceritakan kepada kami, dia berkata: Hisyam menceritakan kepada kami, bahwa Ibnu Jurayj menceritakan kepada mereka, dia berkata: Saya mendengar Ata', dia berkata: Saya mendengar Abu Hurairah Dia berkata: Jika dia masuk dan tidak mengatakan: Assalamu'alaikum, maka katakan: Tidak, sampai dia membawa kuncinya: damai.
18
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1068
حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو الزِّنَادِ، عَنِ الأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ لَوْ اطَّلَعَ رَجُلٌ فِي بَيْتِكَ، فَخَذَفْتَهُ بِحَصَاةٍ فَفَقَأْتَ عَيْنَهُ، مَا كَانَ عَلَيْكَ جُنَاحٌ‏.‏
Abu al-Yaman menceritakan kepada kami, dia berkata: Shuaib menceritakan kepada kami, dia berkata: Abu al-Zinad menceritakan kepada kami, atas otoritas al-Araj, atas otoritas Abu Hurairah, atas otoritas Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dia berkata: Jika seseorang masuk ke rumahmu dan kamu memukulnya dengan kerikil dan mencungkil matanya, kamu tidak akan disalahkan.
19
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1069
حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ عَبْدِ اللهِ، عَنْ أَنَسٍ قَالَ‏:‏ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم قَائِمًا يُصَلِّي، فَاطَّلَعَ رَجُلٌ فِي بَيْتِهِ، فَأَخَذَ سَهْمًا مِنْ كِنَانَتِهِ، فَسَدَّدَ نَحْوَ عَيْنَيْهِ‏.‏
Hajjaj memberi tahu kami, dia berkata: Hammad memberi tahu kami, dia berkata: Ishaq bin Abdullah memberi tahu kami, berdasarkan otoritas Anas, yang mengatakan: Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, sedang berdiri dan berdoa. Ada seorang pria di rumahnya. Dia mengambil anak panah dari tabungnya dan mengarahkannya ke matanya.
20
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1070
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ صَالِحٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي ابْنُ شِهَابٍ، أَنَّ سَهْلَ بْنَ سَعْدٍ أَخْبَرَهُ، أَنَّ رَجُلاً اطَّلَعَ مِنْ جُحْرٍ فِي بَابِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم، وَمَعَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم مِدْرًى يَحُكُّ بِهِ رَأْسَهُ، فَلَمَّا رَآهُ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ لَوْ أَعْلَمُ أَنَّكَ تَنْتَظِرُنِي لَطَعَنْتُ بِهِ فِي عَيْنِكَ‏.‏
Abdullah bin Shalih menceritakan kepada kami, dia berkata: Al-Layth menceritakan kepada kami, dia berkata: Ibnu Shihab memberitahuku, bahwa Sahl bin Saad menceritakan kepadanya, bahwa seorang laki-laki keluar dari Sebuah lubang di pintu Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan bersama Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, ada sebuah lubang yang dengannya dia menggaruk kepalanya. Ketika Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, melihatnya Dia berkata: Seandainya aku tahu kamu sedang menungguku, niscaya aku akan menusuk matamu dengan itu.
21
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1071
وَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم‏:‏ إِنَّمَا جُعِلَ الإِذْنُ مِنْ أَجْلِ الْبَصَرِ‏.‏
Nabi Muhammad SAW bersabda: Telinga diciptakan untuk melihat.
22
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1072
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلاَمٍ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا الْفَزَارِيُّ، عَنْ حُمَيْدٍ، عَنْ أَنَسٍ قَالَ‏:‏ اطَّلَعَ رَجُلٌ مِنْ خَلَلٍ فِي حُجْرَةِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم، فَسَدَّدَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم بِمِشْقَصٍ، فَأَخْرَجَ الرَّجُلُ رَأْسَهُ‏.‏
Muhammad bin Salam menceritakan kepada kami, dia berkata: Al-Fazari menceritakan kepada kami, atas otoritas Humayd, atas otoritas Anas, yang mengatakan: Seorang pria keluar dari lubang di kamar Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan dia memblokirnya. Utusan Tuhan, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, di Mishqas, maka pria itu mengeluarkan kepalanya.
23
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1073
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ صَالِحٍ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي اللَّيْثُ، عَنْ خَالِدِ بْنِ يَزِيدَ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي هِلاَلٍ، عَنْ مَرْوَانَ بْنِ عُثْمَانَ، أَنَّ عُبَيْدَ بْنَ عُمَيْرٍ أَخْبَرَهُ، عَنْ أَبِي مُوسَى قَالَ‏:‏ اسْتَأْذَنْتُ عَلَى عُمَرَ، فَلَمْ يُؤْذَنْ لِي ثَلاَثًا، فَأَدْبَرْتُ، فَأَرْسَلَ إِلَيَّ فَقَالَ‏:‏ يَا عَبْدَ اللهِ، اشْتَدَّ عَلَيْكَ أَنْ تُحْتَبَسَ عَلَى بَابِي‏؟‏ اعْلَمْ أَنَّ النَّاسَ كَذَلِكَ يَشْتَدُّ عَلَيْهِمْ أَنْ يُحْتَبَسُوا عَلَى بَابِكَ، فَقُلْتُ‏:‏ بَلِ اسْتَأْذَنْتُ عَلَيْكَ ثَلاَثًا، فَلَمْ يُؤْذَنْ لِي، فَرَجَعْتُ، فَقَالَ‏:‏ مِمَّنْ سَمِعْتَ هَذَا‏؟‏ فَقُلْتُ‏:‏ سَمِعْتُهُ مِنَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم، فَقَالَ‏:‏ أَسَمِعْتَ مِنَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم مَا لَمْ نَسْمَعْ‏؟‏ لَئِنْ لَمْ تَأْتِنِي عَلَى هَذَا بِبَيِّنَةٍ لَأَجْعَلَنَّكَ نَكَالاً، فَخَرَجْتُ حَتَّى أَتَيْتُ نَفَرًا مِنَ الأَنْصَارِ جُلُوسًا فِي الْمَسْجِدِ فَسَأَلْتُهُمْ، فَقَالُوا‏:‏ أَوَيَشُكُّ فِي هَذَا أَحَدٌ‏؟‏ فَأَخْبَرْتُهُمْ مَا قَالَ عُمَرُ، فَقَالُوا‏:‏ لاَ يَقُومُ مَعَكَ إِلاَّ أَصْغَرُنَا، فَقَامَ مَعِي أَبُو سَعِيدٍ الْخُدْرِيُّ، أَوْ أَبُو مَسْعُودٍ، إِلَى عُمَرَ، فَقَالَ‏:‏ خَرَجْنَا مَعَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَهُوَ يُرِيدُ سَعْدَ بْنَ عُبَادَةَ، حَتَّى أَتَاهُ فَسَلَّمَ، فَلَمْ يُؤْذَنْ لَهُ، ثُمَّ سَلَّمَ الثَّانِيَةَ، ثُمَّ الثَّالِثَةَ، فَلَمْ يُؤْذَنْ لَهُ، فَقَالَ‏:‏ قَضَيْنَا مَا عَلَيْنَا، ثُمَّ رَجَعَ، فَأَدْرَكَهُ سَعْدٌ فَقَالَ‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، وَالَّذِي بَعَثَكَ بِالْحَقِّ مَا سَلَّمْتَ مِنْ مَرَّةٍ إِلاَّ وَأَنَا أَسْمَعُ، وَأَرُدُّ عَلَيْكَ، وَلَكِنْ أَحْبَبْتُ أَنْ تُكْثِرَ مِنَ السَّلاَمِ عَلَيَّ وَعَلَى أَهْلِ بَيْتِي، فَقَالَ أَبُو مُوسَى‏:‏ وَاللَّهِ إِنْ كُنْتُ لَأَمِينًا عَلَى حَدِيثِ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم، فَقَالَ‏:‏ أَجَلْ، وَلَكِنْ أَحْبَبْتُ أَنْ أَسْتَثْبِتَ‏.‏
Abdullah bin Saleh meriwayatkan kepada kami, ia berkata: Al-Layth meriwayatkan kepadaku, atas wewenang Khalid bin Yazid, atas wewenang Saeed bin Abi Hilal, atas wewenang Marwan bin Utsman, bahwa Ubaid bin Umair memberitahunya, atas wewenang Abu Musa, yang mengatakan: Aku meminta izin untuk datang kepada Umar, tetapi dia tidak diizinkan menemuiku sebanyak tiga kali, maka aku berbalik, dan dia memanggilku dan berkata: Oh Abdullah, sulitkah bagimu ditahan di depan pintuku? Ketahuilah bahwa sulit juga bagi orang untuk ditahan di depan pintu Anda, jadi saya berkata: Ya. Aku telah meminta izin untuk datang kepadamu sebanyak tiga kali, namun aku tidak diberi izin, lalu aku kembali, dan dia berkata: Dari siapa kamu mendengar hal ini? Saya berkata: Saya mendengarnya dari Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. Dia berkata: Pernahkah Anda mendengar dari Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, sesuatu yang belum kami dengar? Jika Anda tidak membawakan saya buktinya, saya akan menjatuhkan hukuman kepada Anda. Jadi aku pergi sampai aku datang. Sekelompok Ansar sedang duduk di masjid, lalu saya bertanya kepada mereka dan mereka berkata: Apakah ada yang meragukan hal ini? Jadi aku menceritakan kepada mereka apa yang dikatakan Omar. Mereka berkata: Hanya yang termuda di antara kami yang akan berdiri bersamamu. Jadi Abu Sa`id al-Khudri, atau Abu Masoud, berdiri bersamaku di hadapan Omar, dan dia berkata: Kami pergi bersama Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Dia menginginkan Saad bin Ubadah, hingga dia mendatanginya dan memberi salam, namun izin tidak diberikan kepadanya. Lalu dia mengucapkan salam kedua, lalu ketiga, namun dia tidak diberi izin. Dia dipanggil untuk shalat, dan dia berkata: Kami telah melunasi hutang kami. Kemudian dia kembali, dan Sa’d menyusulnya dan berkata: Ya Rasulullah, demi Dzat yang mengutus kamu dengan kebenaran, kamu belum pernah menyampaikan satu kali pun. Kecuali saya mendengarkan dan menanggapi Anda, tetapi saya ingin Anda menyampaikan kedamaian kepada saya dan keluarga saya, maka Abu Musa berkata: Demi Tuhan, jika saya dapat dipercaya dalam hadits Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dia berkata: Ya, tapi saya ingin membenarkannya.
24
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1074
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنْ أَبِي الأَحْوَصِ، عَنْ عَبْدِ اللهِ قَالَ‏:‏ إِذَا دُعِيَ الرَّجُلُ فَقَدْ أُذِنَ لَهُ‏.‏
Suleiman bin Harb meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Syu'bah meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Abu Ishaq, atas wewenang Abu Al-Ahwas, atas wewenang Abdullah, yang mengatakan: Jika seseorang dipanggil, Dia diberi izin...
25
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1075
حَدَّثَنَا عَيَّاشُ بْنُ الْوَلِيدِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ الأَعْلَى، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ أَبِي رَافِعٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ إِذَا دُعِيَ أَحَدُكُمْ فَجَاءَ مَعَ الرَّسُولِ، فَهُوَ إِذْنُهُ‏.‏
Ayyash bin al-Walid meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Abd al-Ala meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Saeed meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Qatada, atas wewenang Abu Rafi', atas wewenang Abu Hurairah, Atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dia berkata: Jika salah satu dari kalian dipanggil dan datang bersama Rasulullah, itu adalah izinnya.
26
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1076
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ، عَنْ حَبِيبٍ، وَهِشَامٍ، عَنْ مُحَمَّدٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ رَسُولُ الرَّجُلِ إِلَى الرَّجُلِ إِذْنُهُ‏.‏
Musa bin Ismail menceritakan kepada kami, dia berkata: Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami, atas wewenang Habib, dan Hisyam, atas wewenang Muhammad, atas wewenang Abu Hurairah, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Beliau menjawab: Utusan seorang laki-laki kepada laki-laki lain dengan izinnya.
27
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1077
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَاصِمٌ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ، عَنْ أَبِي الْعَلاَنِيَةِ قَالَ‏:‏ أَتَيْتُ أَبَا سَعِيدٍ الْخُدْرِيَّ فَسَلَّمْتُ فَلَمْ يُؤْذَنْ لِي، ثُمَّ سَلَّمْتُ فَلَمْ يُؤْذَنْ لِي، ثُمَّ سَلَّمْتُ الثَّالِثَةَ فَرَفَعْتُ صَوْتِي وَقُلْتُ‏:‏ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ يَا أَهْلَ الدَّارِ، فَلَمْ يُؤْذَنْ لِي، فَتَنَحَّيْتُ نَاحِيَةً فَقَعَدْتُ، فَخَرَجَ إِلَيَّ غُلاَمٌ فَقَالَ‏:‏ ادْخُلْ، فَدَخَلْتُ، فَقَالَ لِي أَبُو سَعِيدٍ‏:‏ أَمَا إِنَّكَ لَوْ زِدْتَ لَمْ يُؤْذَنْ لَكَ، فَسَأَلْتُهُ عَنِ الأَوْعِيَةِ، فَلَمْ أَسْأَلْهُ عَنْ شَيْءٍ إِلاَّ قَالَ‏:‏ حَرَامٌ، حَتَّى سَأَلْتُهُ عَنِ الْجَفِّ، فَقَالَ‏:‏ حَرَامٌ‏.‏ فَقَالَ مُحَمَّدٌ‏:‏ يُتَّخَذُ عَلَى رَأْسِهِ إِدَمٌ، فَيُوكَأُ‏.‏
Musa bin Ismail menceritakan kepada kami, dia berkata: Abdul Wahid menceritakan kepada kami, dia berkata: Asim menceritakan kepada kami, dia berkata: Muhammad menceritakan kepada kami, atas wewenang Abu Al-Alaniyah Dia berkata: Saya pergi menemui Abu Sa`id Al-Khudri dan saya memberi salam padanya, namun dia tidak diberi izin. Lalu saya ucapkan salam, namun dia tidak diberi izin. Lalu aku mengucapkan salam ketiga dan aku meninggikan suaraku. Aku berkata: Assalamualaikum, hai penghuni rumah. Saya tidak diberi izin, jadi saya menyingkir dan duduk. Kemudian seorang anak laki-laki keluar kepadaku dan berkata: Masuklah. Maka aku masuk dan dia berkata kepadaku. Abu Saeed: Seandainya kamu berkata lebih banyak, niscaya kamu tidak diijinkan melakukannya, maka aku bertanya kepadanya tentang bejana-bejana itu, dan dia tidak menanyakan apa pun kepadanya kecuali dia berkata: Diharamkan, sampai aku bertanya kepadanya tentang kulit kering, dan dia menjawab: Dilarang. Kemudian Muhammad berkata: Seekor domba harus diambil kepalanya dan dia akan dibedong.
28
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1078
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْيَحْصِبِيُّ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللهِ بْنُ بُسْرٍ، صَاحِبُ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم كَانَ إِذَا أَتَى بَابًا يُرِيدُ أَنْ يَسْتَأْذِنَ لَمْ يَسْتَقْبِلْهُ، جَاءَ يَمِينًا وَشِمَالاً، فَإِنْ أُذِنَ لَهُ وَإِلا انْصَرَفَ‏.‏
Muhammad bin Abdul-Aziz memberitahu kami, dia berkata: Baqiya memberitahu kami, dia berkata: Muhammad bin Abdul-Rahman Al-Yahsbi memberitahuku, dia berkata: Abdul memberitahuku. Allah ibn Busr, sahabat Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, mengatakan bahwa setiap kali Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, datang ke sebuah pintu dan ingin meminta izin, dia tidak akan melakukannya. Dia bertemu dengannya, dia datang ke kanan dan ke kiri, jika izin diberikan kepadanya, jika tidak, dia akan pergi.
29
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1079
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ صَالِحٍ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي ابْنُ شُرَيْحٍ عَبْدُ الرَّحْمَنِ، أَنَّهُ سَمِعَ وَاهِبَ بْنَ عَبْدِ اللهِ الْمَعَافِرِيَّ يَقُولُ‏:‏ حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مُعَاوِيَةَ بْنِ حُدَيْجٍ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ‏:‏ قَدِمْتُ عَلَى عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَاسْتَأْذَنْتُ عَلَيْهِ، فَقَالُوا لِي‏:‏ مَكَانَكَ حَتَّى يَخْرُجَ إِلَيْكَ، فَقَعَدْتُ قَرِيبًا مِنْ بَابِهِ، قَالَ‏:‏ فَخَرَجَ إِلَيَّ فَدَعَا بِمَاءٍ فَتَوَضَّأَ، ثُمَّ مَسَحَ عَلَى خُفَّيْهِ، فَقَالَ‏:‏ يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ، أَمِنَ الْبَوْلِ هَذَا‏؟‏ قَالَ‏:‏ مِنَ الْبَوْلِ، أَوْ مِنْ غَيْرِهِ‏.‏
Abdullah bin Saleh menceritakan kepada kami, beliau berkata: Ibnu Shurayh Abdul Rahman menceritakan kepadaku, bahwa dia mendengar Wahib bin Abdullah Al-Maafiri berkata: Abdul menceritakan kepadaku: Al-Rahman bin Muawiyah bin Hudayj, atas wewenang ayahnya, berkata: Aku datang kepada Umar bin Al-Khattab radhiyallahu 'anhu, dan aku meminta izin untuk datang kepadanya. Maka mereka berkata kepadaku: Di tempatmu sampai dia keluar kepadamu, maka aku duduk di dekat pintunya. Beliau menjawab: Kemudian beliau keluar menemui saya, lalu meminta air dan berwudhu, lalu mengusap kaus kakinya. Beliau bertanya: Wahai Amirul Mukminin, apakah air kencing ini aman? Beliau menjawab: Dari air kencing, atau dari sesuatu yang lain.
30
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1080
حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا الْمُطَّلِبُ بْنُ زِيَادٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَبْدِ اللهِ الأَصْبَهَانِيُّ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ مَالِكِ بْنِ الْمُنْتَصِرِ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ‏:‏ إِنَّ أَبْوَابَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم كَانَتْ تُقْرَعُ بِالأظَافِيرِ‏.‏
Malik bin Ismail menceritakan kepada kami, dia berkata: Al-Muttalib bin Ziyad menceritakan kepada kami, dia berkata: Abu Bakr bin Abdullah Al-Asbahani menceritakan kepada kami, atas wewenang Muhammad Ibn Malik Ibn Al-Muntasir, atas wewenang Anas Ibn Malik: Pintu-pintu Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, mengetuk dengan paku.
31
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1081
حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ، وَأَفْهَمَنِي بَعْضَهُ عَنْهُ أَبُو حَفْصِ بْنُ عَلِيٍّ، قَالَ‏:‏ ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنَا قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ أَبِي سُفْيَانَ، أَنَّ عَمْرَو بْنَ عَبْدِ اللهِ بْنِ صَفْوَانَ أَخْبَرَهُ، أَنَّ كَلَدَةَ بْنَ حَنْبَلٍ أَخْبَرَهُ، أَنَّ صَفْوَانَ بْنَ أُمَيَّةَ بَعَثَهُ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فِي الْفَتْحِ بِلَبَنٍ وَجِدَايَةٍ وَضَغَابِيسَ، قَالَ أَبُو عَاصِمٍ‏:‏ يَعْنِي الْبَقْلَ، وَالنَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم بِأَعْلَى الْوَادِي، وَلَمْ أُسَلِّمْ وَلَمْ أَسْتَأْذِنْ، فَقَالَ‏:‏ ارْجِعْ، فَقُلِ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ، أَأَدْخُلُ‏؟‏، وَذَلِكَ بَعْدَ مَا أَسْلَمَ صَفْوَانُ‏.‏
Abu Asim menceritakan kepada kami, dan sebagiannya membuatku mengerti tentang wewenang Abu Hafs bin Ali. Dia berkata: Ibnu Jurayj memberitahu kami. Dia berkata: Amr bin Abi memberitahuku. Sufyan, bahwa Amr bin Abdullah bin Safwan memberitahunya, bahwa Kalada bin Hanbal memberitahunya, bahwa Safwan bin Umayyah mengutusnya kepada Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dalam penaklukan Laban, Jeddiyah, dan Dhahabis. Abu Asim berkata: Artinya ramuan itu, dan Nabi Muhammad SAW berada di puncak lembah. Saya tidak menyapa atau menyerah. Haruskah saya meminta izin? Dia berkata: Kembalilah dan ucapkan salam sejahtera. Bolehkah saya masuk? Itu setelah Safwan masuk Islam.
32
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1082
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْمُنْذِرِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ حَمْزَةَ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي كَثِيرُ بْنُ زَيْدٍ، عَنِ الْوَلِيدِ بْنِ رَبَاحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ إِذَا أَدْخَلَ الْبَصَرَ فَلاَ إِذْنَ لَهُ‏.‏
Ibrahim bin Al-Mundhir meriwayatkan kepada kami, mengatakan: Sufyan bin Hamzah meriwayatkan kepada kami, mengatakan: Katsir bin Zayd meriwayatkan kepada saya, atas wewenang Al-Walid bin Rabah, atas wewenang Abu Hurairah, bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, mengatakan: Jika penglihatan masuk, tidak ada izinnya.
33
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1083
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلاَمٍ قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنِي مَخْلَدُ بْنُ يَزِيدَ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنِي عَطَاءٌ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ‏:‏ إِذَا قَالَ‏:‏ أَأَدْخُلُ‏؟‏ وَلَمْ يُسَلِّمْ، فَقُلْ‏:‏ لاَ، حَتَّى تَأْتِيَ بِالْمِفْتَاحِ، قُلْتُ‏:‏ السَّلاَمُ‏؟‏ قَالَ‏:‏ نَعَمْ‏.‏
Muhammad bin Salam menceritakan kepada kami, dia berkata: Mukhlid bin Yazid memberitahuku, dia berkata: Ibnu Jurayj menceritakan kepada kami, dia berkata: Athaa memberitahuku, dia berkata: Aku mendengar Abu Hurairah berkata: Jika dia berkata: Bolehkah aku masuk? Dan dia tidak memberi salam, lalu berkata: Tidak, sampai kamu membawa kuncinya. Saya berkata: Salam? Dia berkata: Ya...
34
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1084
قَالَ‏:‏ وَأَخْبَرَنَا جَرِيرٌ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ رِبْعِيِّ بْنِ حِرَاشٍ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي رَجُلٌ مِنْ بَنِي عَامِرٍ جَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ‏:‏ أَأَلِجُ‏؟‏ فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم لِلْجَارِيَةِ‏:‏ اخْرُجِي فَقُولِي لَهُ‏:‏ قُلِ‏:‏ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ، أَأَدْخُلُ‏؟‏ فَإِنَّهُ لَمْ يُحْسِنِ الِاسْتِئْذَانَ، قَالَ‏:‏ فَسَمِعْتُهَا قَبْلَ أَنْ تَخْرُجَ إِلَيَّ الْجَارِيَةُ فَقُلْتُ‏:‏ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ، أَأَدْخُلُ‏؟‏ فَقَالَ‏:‏ وَعَلَيْكَ، ادْخُلْ، قَالَ‏:‏ فَدَخَلْتُ فَقُلْتُ‏:‏ بِأَيِّ شَيْءٍ جِئْتَ‏؟‏ فَقَالَ‏:‏ لَمْ آتِكُمْ إِلاَّ بِخَيْرٍ، أَتَيْتُكُمْ لِتَعْبُدُوا اللَّهَ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، وَتَدَعُوا عِبَادَةَ اللاَّتِ وَالْعُزَّى، وَتُصَلُّوا فِي اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ خَمْسَ صَلَوَاتٍ، وَتَصُومُوا فِي السَّنَةِ شَهْرًا، وَتَحُجُّوا هَذَا الْبَيْتَ، وَتَأْخُذُوا مِنْ مَالِ أَغْنِيَائِكُمْ فَتَرُدُّوهَا عَلَى فُقَرَائِكُمْ، قَالَ‏:‏ فَقُلْتُ لَهُ‏:‏ هَلْ مِنَ الْعِلْمِ شَيْءٌ لاَ تَعْلَمُهُ‏؟‏ قَالَ‏:‏ لَقَدْ عَلَّمَ اللَّهُ خَيْرًا، وَإِنَّ مِنَ الْعِلْمِ مَا لاَ يَعْلَمُهُ إِلاَّ اللَّهُ، الْخَمْسُ لاَ يَعْلَمُهُنَّ إِلاَّ اللَّهُ‏:‏ ‏{‏إِنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ، وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَ، وَيَعْلَمُ مَا فِي الأَرْحَامِ، وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَدًا، وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ‏}‏‏.‏
Dia berkata: Dan Jarir memberitahu kami, atas wewenang Mansour, atas wewenang Rab'i ibn Harash, yang berkata: Seorang laki-laki dari Bani Amir memberitahuku, yang datang kepada Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan berkata: Bolehkah saya masuk? Kemudian Nabi Muhammad SAW berkata kepada pembantunya: Keluarlah dan katakan kepadanya: Katakan: Salam sejahtera. Bolehkah saya masuk? Karena dia tidak melakukannya Adalah baik untuk meminta izin. Dia berkata: Aku mendengarnya sebelum pelayan itu keluar kepadaku, maka aku berkata: Assalamu'alaikum. Bolehkah saya masuk? Dia berkata: Dan kepadamu, Masuklah. Dia berkata: Lalu aku masuk dan bertanya: Dengan benda apakah aku datang? Dia berkata: Aku tidak datang kepadamu kecuali dengan kebaikan. Aku datang kepadamu untuk menyembah Tuhan saja. Menjadikan sekutu baginya, dan meninggalkan ibadah Al-Lat dan Al-Uzza, dan shalat lima waktu siang malam, dan berpuasa satu bulan dalam setahun, dan menunaikan haji ke Rumah ini, Dan Anda mengambil dari kekayaan orang kaya Anda dan mengembalikannya kepada orang miskin Anda. Dia berkata: Lalu aku berkata kepadanya: Apakah ada ilmu yang tidak kamu ketahui? Beliau bersabda: Allah mengetahui kebaikan, dan sesungguhnya ada ilmu yang tidak diketahui siapa pun selain Allah. Lima hal yang tidak diketahui oleh siapa pun kecuali Allah: {Sesungguhnya Allah mempunyai ilmu. Saatnya, dan Dia menurunkan hujan, dan Dia mengetahui apa yang ada di dalam rahim, dan tidak ada jiwa yang mengetahui apa yang diperolehnya besok, dan tidak ada jiwa yang mengetahui di negeri mana. kamu mati}
35
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1085
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ آدَمَ، عَنِ الْحَسَنِ بْنِ صَالِحٍ، عَنْ سَلَمَةَ بْنِ كُهَيْلٍ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ‏:‏ اسْتَأْذَنَ عُمَرُ عَلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ‏:‏ السَّلاَمُ عَلَى رَسُولِ اللهِ، السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ، أَيَدْخُلُ عُمَرُ‏؟‏‏.‏
Abdullah bin Abi Shaybah meriwayatkan kepada kami, ia berkata: Yahya bin Adam meriwayatkan kepadaku, atas wewenang Al-Hasan bin Shalih, atas wewenang Salamah bin Kuhayl, atas wewenang Sa'id bin Jubayr, atas wewenang Ibnu Abbas, bersabda: Umar meminta izin untuk datang kepada Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dan berkata: Salam sejahtera bagi Rasulullah, saw. Apakah dia akan masuk? Umar?
36
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1086
حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ جَابِرًا يَقُولُ‏:‏ أَتَيْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم فِي دَيْنٍ كَانَ عَلَى أَبِي، فَدَقَقْتُ الْبَابَ، فَقَالَ‏:‏ مَنْ ذَا‏؟‏ فَقُلْتُ‏:‏ أَنَا، قَالَ‏:‏ أَنَا، أَنَا‏؟‏، كَأَنَّهُ كَرِهَهُ‏.‏
Abu Al-Walid menceritakan kepada kami, dia berkata: Syu'bah menceritakan kepada kami, atas wewenang Muhammad bin Al-Munkadir, yang berkata: Saya mendengar Jabir berkata: Saya datang kepada Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dalam agama yang ada pada ayahku, maka aku mengetuk pintu, dan dia berkata: Siapa ini? Aku berkata: Aku, dia berkata: Aku, aku?, seolah-olah dia membencinya.
37
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1087
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ الْحَسَنِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ بُرَيْدَةَ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ‏:‏ خَرَجَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم إِلَى الْمَسْجِدِ، وَأَبُو مُوسَى يَقْرَأُ، فَقَالَ‏:‏ مَنْ هَذَا‏؟‏ فَقُلْتُ‏:‏ أَنَا بُرَيْدَةُ، جُعِلْتُ فِدَاكَ، فَقَالَ‏:‏ قَدْ أُعْطِيَ هَذَا مِزْمَارًا مِنْ مَزَامِيرِ آلِ دَاوُدَ‏.‏
Ali bin Al-Hassan menceritakan kepada kami, dia berkata: Al-Hussein menceritakan kepada kami, dia berkata: Abdullah bin Buraidah menceritakan kepada kami, atas wewenang ayahnya, dia berkata: Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, pergi ke masjid, dan Abu Musa sedang membaca, maka dia berkata: Siapakah ini? Aku berkata: Aku Buraida, bolehkah aku dikorbankan untukmu. Dia berkata: Ini telah diberikan. Sebuah mazmur dari mazmur keluarga Daud.
38
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1088
حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ، عَنْ أَبِي جَعْفَرٍ الْفَرَّاءِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُدْعَانَ قَالَ‏:‏ كُنْتُ مَعَ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ، فَاسْتَأْذَنَ عَلَى أَهْلِ بَيْتٍ، فَقِيلَ‏:‏ ادْخُلْ بِسَلاَمٍ، فَأَبَى أَنْ يَدْخُلَ عَلَيْهِمْ‏.‏
Malik bin Ismail meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Israel meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Abu Ja`far al-Farra, atas wewenang Abd al-Rahman bin Jud'an, dia berkata: Saya bersama Abdullah bin Omar, lalu dia meminta izin untuk mengunjungi keluarga tersebut, dan dikatakan: Masuklah dengan damai, tetapi dia menolak untuk memasuki mereka.
39
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1089
حَدَّثَنَا أَيُّوبُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي أُوَيْسٍ، عَنْ سُلَيْمَانَ، عَنْ كَثِيرِ بْنِ زَيْدٍ، عَنِ الْوَلِيدِ بْنِ رَبَاحٍ، أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ‏:‏ قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم‏:‏ إِذَا دَخَلَ الْبَصَرُ فَلا إِذْنَ‏.‏
Ayoub bin Sulaiman menceritakan kepada kami, dia berkata: Abu Bakar bin Abi Uwais menceritakan kepadaku, atas wewenang Suleiman, atas wewenang Katsir bin Zayd, atas wewenang Al-Walid bin Rabah, Bahwa Abu Hurairah berkata: Rasulullah SAW, bersabda: Jika penglihatan masuk, maka tidak ada izin.
40
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1090
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنْ مُسْلِمِ بْنِ نَذِيرٍ قَالَ‏:‏ اسْتَأْذَنَ رَجُلٌ عَلَى حُذَيْفَةَ فَاطَّلَعَ وَقَالَ‏:‏ أَدْخُلُ‏؟‏ قَالَ حُذَيْفَةُ‏:‏ أَمَّا عَيْنُكَ فَقَدْ دَخَلَتْ، وَأَمَّا اسْتُكَ فَلَمْ تَدْخُلْ‏.‏
Muhammad bin Kathir meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Sufyan meriwayatkan kepada kami, berdasarkan wewenang Abu Ishaq, atas wewenang Muslim ibn Nazir, yang mengatakan: Seseorang meminta izin untuk pergi ke Hudhayfah. Maka dia keluar dan berkata: Bolehkah saya masuk? Hudzaifah berkata: Adapun matamu sudah masuk, sedangkan Istak belum masuk.
41
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1091
حَدَّثَنَا مُوسَى، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبَانُ بْنُ يَزِيدَ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي يَحْيَى، أَنَّ إِسْحَاقَ بْنَ عَبْدِ اللهِ حَدَّثَهُ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، أَنَّ أَعْرَابِيًّا أَتَى بَيْتَ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم فَأَلْقَمَ عَيْنَهُ خَصَاصَةَ الْبَابِ، فَأَخَذَ سَهْمًا أَوْ عُودًا مُحَدَّدًا، فَتَوَخَّى الأعْرَابِيَّ، لِيَفْقَأَ عَيْنَ الأعْرَابِيِّ، فَذَهَبَ، فَقَالَ‏:‏ أَمَا إِنَّكَ لَوْ ثَبَتَّ لَفَقَأْتُ عَيْنَكَ‏.‏
Musa menceritakan kepada kami, dia berkata: Aban bin Yazid menceritakan kepada kami, dia berkata: Yahya menceritakan kepadaku, bahwa Ishaq bin Abdullah menceritakan kepadanya, atas wewenang Anas bin Malik, Bahwa ada seorang Badui datang ke rumah Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dan dia melihat ke pegangan pintu, maka dia mengambil anak panah atau tongkat tertentu, maka dia berhati-hati terhadap orang Badui tersebut. Untuk mencungkil mata orang Badui itu, maka dia pergi dan berkata: Seandainya kamu tetap tabah, niscaya aku akan mencungkil matamu.
42
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1092
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ يَزِيدَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ دِينَارٍ، عَنْ عَمَّارِ بْنِ سَعْدٍ التُّجِيبِيِّ قَالَ‏:‏ قَالَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ‏:‏ مَنْ مَلَأَ عَيْنَيْهِ مِنْ قَاعَةِ بَيْتٍ، قَبْلَ أَنْ يُؤْذَنَ لَهُ، فَقَدْ فَسَقَ‏.‏
Abdullah bin Yazid menceritakan kepada kami, dia berkata: Syu’bah menceritakan kepada kami, atas wewenang Ata’ bin Dinar, atas wewenang Ammar bin Sa’d al-Tajibi, yang berkata: Umar bin berkata Al-Khattab, radhiyallahu 'anhu: Siapa pun yang memenuhi matanya dari aula rumah, sebelum izin diberikan kepadanya, maka dia telah berbuat dosa.
43
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1093
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ الْعَلاَءِ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللهِ بْنُ سَالِمٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْوَلِيدِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ شُرَيْحٍ، أَنَّ أَبَا حَيٍّ الْمُؤَذِّنَ حَدَّثَهُ، أَنَّ ثَوْبَانَ مَوْلَى رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم حَدَّثَهُ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ لاَ يَحِلُّ لِامْرِئٍ مُسْلِمٍ أَنْ يَنْظُرَ إِلَى جَوْفِ بَيْتٍ حَتَّى يَسْتَأْذِنَ، فَإِنْ فَعَلَ فَقَدْ دَخَلَ‏.‏ وَلاَ يَؤُمُّ قَوْمًا فَيَخُصُّ نَفْسَهُ بِدَعْوَةٍ دُونَهُمْ حَتَّى يَنْصَرِفَ‏.‏ وَلاَ يُصَلِّي وَهُوَ حَاقِنٌ حَتَّى يَتَخَفَّفَ‏.‏
Ishaq bin Al-Ala menceritakan kepada kami, dia berkata: Amr bin Al-Harits menceritakan kepadaku, dia berkata: Abdullah bin Salem memberitahuku, atas wewenang Muhammad bin Al-Walid, dia berkata: Yazid bin Shurayh menceritakan kepada kami, bahwa Abu Hayy al-Mu'adhdhin mengatakan kepadanya, bahwa Thuban, hamba Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, memberitahunya, bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: Tidak boleh seorang muslim melihat ke dalam rumah sampai ia mendapat izin. Jika dia melakukannya, maka dia telah masuk. Dia tidak seharusnya memimpin suatu bangsa sendirian. Dia harus berdoa untuk dirinya sendiri tanpa mereka sampai dia pergi. Hendaknya dia tidak shalat ketika dia kesusahan sampai dia buang air.
44
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1094
Abu Umama (RA)
حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا صَدَقَةُ بْنُ خَالِدٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو حَفْصٍ عُثْمَانُ بْنُ أَبِي الْعَاتِكَةِ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي سُلَيْمَانُ بْنُ حَبِيبٍ الْمُحَارِبِيُّ، أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا أُمَامَةَ قَالَ‏:‏ قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم‏:‏ ثَلاَثَةٌ كُلُّهُمْ ضَامِنٌ عَلَى اللهِ، إِنْ عَاشَ كُفِيَ، وَإِنْ مَاتَ دَخَلَ الْجَنَّةَ‏:‏ مَنْ دَخَلَ بَيْتَهُ بِسَلاَمٍ فَهُوَ ضَامِنٌ عَلَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ، وَمَنْ خَرَجَ إِلَى الْمَسْجِدِ فَهُوَ ضَامِنٌ عَلَى اللهِ، وَمَنْ خَرَجَ فِي سَبِيلِ اللهِ فَهُوَ ضَامِنٌ عَلَى اللهِ‏.‏
Hisham bin Ammar menceritakan kepada kami, dia berkata: Sadaqa bin Khalid memberitahu kami, dia berkata: Abu Hafs Otsman bin Abi Al-Atika memberitahu kami, dia berkata: dia memberitahuku Suleiman bin Habib Al-Muharribi, bahwa dia mendengar Abu Umamah berkata: Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata: Tiga di antaranya semuanya adalah penjamin Tuhan. Dia akan berumur panjang, dan jika dia meninggal, dia akan masuk surga: Siapa yang masuk rumahnya dengan damai, dia bertanggung jawab kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan siapa yang keluar ke masjid, dia bertanggung jawab kepada Tuhan, dan siapa yang keluar di jalan Tuhan, dia bertanggung jawab kepada Tuhan.
45
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1095
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُقَاتِلٍ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللهِ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ، أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرًا يَقُولُ‏:‏ إِذَا دَخَلْتَ عَلَى أَهْلِكَ فَسَلِّمْ عَلَيْهِمْ تَحِيَّةً مِنْ عِنْدِ اللهِ مُبَارَكَةً طَيْبَةً‏.‏
Muhammad bin Muqatil memberitahukan kami, dia berkata: Abdullah memberitahu kami, dia berkata: Ibnu Jurayj memberitahu kami, dia berkata: Abu al-Zubayr memberitahuku, bahwa dia mendengar Jabir Dia berkata: Ketika kamu memasuki keluargamu, sambutlah mereka dengan salam berkah dan ramah dari Allah.
46
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1096
حَدَّثَنَا خَلِيفَةُ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ، أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ‏:‏ إِذَا دَخَلَ الرَّجُلُ بَيْتَهُ، فَذَكَرَ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ عِنْدَ دُخُولِهِ، وَعِنْدَ طَعَامِهِ، قَالَ الشَّيْطَانُ‏:‏ لاَ مَبِيتَ لَكُمْ وَلاَ عَشَاءَ، وَإِذَا دَخَلَ فَلَمْ يَذْكُرِ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ‏:‏ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ، وَإِنْ لَمْ يَذْكُرِ اللَّهَ عِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ‏:‏ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ وَالْعَشَاءَ‏.‏
Khalifah memberi tahu kami, dia berkata: Abu Asim memberi tahu kami, dia berkata: Ibnu Jurayj memberi tahu kami, atas otoritas Abu al-Zubayr, atas otoritas Jabir, bahwa dia mendengar Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, katakan: Jika seseorang memasuki rumahnya dan menyebut Tuhan Yang Maha Kuasa ketika dia masuk dan memakan makanannya, Setan berkata: Tidak ada tempat bagimu untuk tinggal. Juga tidak makan malam. Dan ketika dia masuk dan tidak menyebut Tuhan ketika dia masuk, Setan berkata: Apakah kamu sudah bermalam? Dan jika dia tidak menyebut Tuhan ketika dia memakan makanannya, dia berkata: Setan: Kamu telah mencapai malam dan makan malam.
47
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1097
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَعْيَنُ الْخُوَارِزْمِيُّ قَالَ‏:‏ أَتَيْنَا أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ، وَهُوَ قَاعِدٌ فِي دِهْلِيزِهِ وَلَيْسَ مَعَهُ أَحَدٌ، فَسَلَّمَ عَلَيْهِ صَاحِبِي وَقَالَ‏:‏ أَدْخُلُ‏؟‏ فَقَالَ أَنَسٌ‏:‏ ادْخُلْ، هَذَا مَكَانٌ لاَ يَسْتَأْذِنُ فِيهِ أَحَدٌ، فَقَرَّبَ إِلَيْنَا طَعَامًا، فَأَكَلْنَا، فَجَاءَ بِعُسِّ نَبِيذٍ حُلْوٍ فَشَرِبَ، وَسَقَانَا‏.‏
Musa bin Ismail menceritakan kepada kami, dia berkata: Ayyan Al-Khawarizmi menceritakan kepada kami, dia berkata: Kami datang kepada Anas bin Malik, dan dia sedang duduk di serambinya dan tidak ada orang yang bersamanya, maka temanku memberi salam kepadanya dan berkata: Masuk? Maka Anas berkata: Masuklah, ini tempat yang tidak ada orang yang meminta izin, maka dia menghampiri kami. Kami makan, lalu dia membawakan anggur manis, minum, dan memberi kami minuman.
48
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1098
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنِ ابْنِ عَوْنٍ، عَنْ مُجَاهِدٍ قَالَ‏:‏ كَانَ ابْنُ عُمَرَ لاَ يَسْتَأْذِنُ عَلَى بُيُوتِ السُّوقِ‏.‏
Abu Nu`aym menceritakan kepada kami, dia berkata: Sufyan menceritakan kepada kami, atas wewenang Ibnu Aoun, atas wewenang Mujahid, yang mengatakan: Ibnu Umar tidak meminta izin pergi ke pasar.
49
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1099
حَدَّثَنَا أَبُو حَفْصِ بْنُ عَلِيٍّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا الضَّحَّاكُ بْنُ مَخْلَدٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ عَطَاءٍ قَالَ‏:‏ كَانَ ابْنُ عُمَرَ يَسْتَأْذِنُ فِي ظُلَّةِ الْبَزَّازِ‏.‏
Abu Hafs bin Ali menceritakan kepada kami, dia berkata: Al-Dahhak bin Mukhlid menceritakan kepada kami, atas wewenang Ibnu Jurayj, atas wewenang Ata’, yang mengatakan: Ibnu Umar biasa meminta izin kepada kanopi bajingan itu.
50
Al-Adab Al-Mufrad # 43/1100
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ الْمُبَارَكِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ الْعَلاَءِ الْخُزَاعِيُّ، عَنْ أَبِي عَبْدِ الْمَلِكِ، مَوْلَى أُمِّ مِسْكِينٍ بِنْتِ عَاصِمِ بْنِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ، قَالَ‏:‏ أَرْسَلَتْنِي مَوْلاَتِي إِلَى أَبِي هُرَيْرَةَ، فَجَاءَ مَعِي، فَلَمَّا قَامَ بِالْبَابِ فقَالَ‏:‏ أَنْدَرَايِيمْ‏؟‏ قَالَتْ‏:‏ أَنْدَرُونْ، فَقَالَتْ‏:‏ يَا أَبَا هُرَيْرَةَ إِنَّهُ يَأْتِينِي الزَّوْرُ بَعْدَ الْعَتَمَةِ فَأَتَحَدَّثُ‏؟‏ قَالَ‏:‏ تَحَدَّثِي مَا لَمْ تُوتِرِي، فَإِذَا أَوْتَرْتِ فَلاَ حَدِيثَ بَعْدَ الْوِتْرِ‏.‏
Abd al-Rahman ibn al-Mubarak meriwayatkan kepada kami, mengatakan: Abd al-Warith meriwayatkan kepada kami, mengatakan: Ali ibn al-Ala al-Khuza'i meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Abu Abd Raja, selir Ummu Miskin, putri Asim bin Omar bin Al-Khattab, berkata: Selirku mengirimku ke Abu Hurairah, dan dia ikut bersamaku, dan ketika Dia berdiri di depan pintu dan berkata: Andraim? Dia berkata: Andraun, dan dia berkata: Wahai Abu Hurairah, kepalsuan datang kepadaku setelah kegelapan. Jadi haruskah aku bicara? Beliau bersabda: Bicaralah selama kamu tidak melaksanakan shalat witir. Jika melaksanakan salat witir, maka tidak ada percakapan setelah salat witir.