Bab 36
Kembali ke Bab
01
Al-Adab Al-Mufrad # 36/856
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ مُحَمَّدٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا أَيُّوبُ بْنُ ثَابِتٍ، عَنْ خَالِدٍ هُوَ ابْنُ كَيْسَانَ قَالَ: كُنْتُ عِنْدَ ابْنِ عُمَرَ، فَوَقَفَ عَلَيْهِ إِيَاسُ بْنُ خَيْثَمَةَ قَالَ: أَلاَ أُنْشِدُكَ مِنْ شِعْرِي يَا ابْنَ الْفَارُوقِ؟ قَالَ: بَلَى، وَلَكِنْ لاَ تُنْشِدْنِي إِلاَّ حَسَنًا. فَأَنْشَدَهُ حَتَّى إِذَا بَلَغَ شَيْئًا كَرِهَهُ ابْنُ عُمَرَ، قَالَ لَهُ: أَمْسِكْ.
Abdullah bin Muhammad menceritakan kepada kami, dia berkata: Abu Amer menceritakan kepada kami, dia berkata: Ayoub bin Thabit menceritakan kepada kami, atas wewenang Khalid, yaitu Ibnu Kaysan, yang berkata: Aku bersama Ibnu Omar, lalu Iyas bin Khaythamah berdiri di hadapannya dan berkata: Maukah aku membacakan sebagian puisiku untukmu wahai Ibnu Al-Farouq? Dia berkata: Ya, tapi tidak. Engkau hanya membacakan kepadaku hal-hal yang baik. Maka dia membacanya hingga ketika dia mencapai sesuatu yang tidak disukai Ibnu Umar, dia berkata kepadanya: Tunggu sebentar.
02
Al-Adab Al-Mufrad # 36/857
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ مَرْزُوقٍ، قَالَ: أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ، عَنْ قَتَادَةَ، سَمِعَ مُطَرِّفًا قَالَ: صَحِبْتُ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ مِنَ الْكُوفَةِ إِلَى الْبَصْرَةِ، فَقَلَّ مَنْزِلٌ يَنْزِلُهُ إِلاَّ وَهُوَ يُنْشِدُنِي شِعْرًا، وَقَالَ: إِنَّ فِي الْمَعَارِيضِ لَمَنْدُوحَةٌ عَنِ الْكَذِبِ.
Amr bin Marzuq menceritakan kepada kami, dia berkata: Syu’bah menceritakan kepada kami, atas wewenang Qatada, dia mendengar Mutarrif berkata: Aku menemani Imran bin Husain dari Kufah ke Basra. Jarang sekali ada tempat yang ia datangi kecuali ketika ia sedang membacakan puisi kepadaku, dan ia berkata: “Sungguh, ada tempat yang menjauhi kebohongan.”
03
Al-Adab Al-Mufrad # 36/858
حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ، قَالَ: أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ، عَنِ الزُّهْرِيِّ قَالَ: أَخْبَرَنِي أَبُو بَكْرِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، أَنَّ مَرْوَانَ بْنَ الْحَكَمِ أَخْبَرَهُ، أَنَّ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ الأَسْوَدِ بْنِ عَبْدِ يَغُوثَ أَخْبَرَهُ، أَنَّ أُبَيَّ بْنَ كَعْبٍ أَخْبَرَهُ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ: إِنَّ مِنَ الشِّعْرِ حِكْمَةً.
Abu Al-Yaman memberitahukan kami, dia berkata: Shuaib memberitahu kami, atas wewenang Al-Zuhri, dia berkata: Abu Bakar bin Abdul Rahman memberitahuku bahwa Marwan bin Al-Hakam memberitahunya bahwa Abd al-Rahman ibn al-Aswad ibn Abd Yaghuth memberitahunya bahwa Ubayy ibn Ka`b memberitahunya bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian Dia berkata: Ada hikmah dalam puisi
04
Al-Adab Al-Mufrad # 36/859
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ مُحَمَّدٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا أَبُو هَمَّامٍ مُحَمَّدُ بْنُ الزِّبْرِقَانِ، قَالَ: حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ عُبَيْدٍ، عَنِ الْحَسَنِ، عَنِ الأَسْوَدِ بْنِ سَرِيعٍ: قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللهِ، إِنِّي مَدَحْتُ رَبِّي عَزَّ وَجَلَّ بِمَحَامِدَ، قَالَ: أَمَا إِنَّ رَبَّكَ يُحِبُّ الْحَمْدَ، وَلَمْ يَزِدْهُ عَلَى ذَلِكَ.
Abdullah bin Muhammad menceritakan kepada kami, dia berkata: Abu Hammam Muhammad bin al-Zarqan menceritakan kepada kami, dia berkata: Yunus bin Ubaid menceritakan kepada kami, atas wewenang Al-Hasan, atas wewenang Al-Aswad bin Saree: Aku berkata: Ya Rasulullah, aku memuji Tuhanku, Yang Maha Kuasa dan Maha Agung, melalui Muhammad. Dia berkata: Sesungguhnya Tuhanmu menyukai pujian, padahal Dia tidak Dia menambahkan itu...
05
Al-Adab Al-Mufrad # 36/860
حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَفْصٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا أَبِي، قَالَ: حَدَّثَنَا الأَعْمَشُ قَالَ: سَمِعْتُ أَبَا صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: لَأَنْ يَمْتَلِئَ جَوْفُ رَجُلٍ قَيْحًا حَتَّى يَرِيَهُ، خَيْرٌ مِنْ أَنْ يَمْتَلِئَ شِعْرًا.
Umar bin Hafs menceritakan kepada kami, dia berkata: Ayahku menceritakan kepada kami, dia berkata: Al-Amash menceritakan kepada kami, dia berkata: Aku mendengar Abu Shalih, atas wewenang Abu Hurairah, dia berkata: Rasulullah bersabda: Ya Allah, semoga Allah SWT sholawat dan salam padanya: Perut laki-laki berisi nanah hingga ia melihatnya, lebih baik daripada diisi dengan rambut.
06
Al-Adab Al-Mufrad # 36/861
حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ سُلَيْمَانَ، قَالَ: حَدَّثَنَا مُبَارَكٌ، عَنِ الْحَسَنِ، عَنِ الأَسْوَدِ بْنِ سَرِيعٍ قَالَ: كُنْتُ شَاعِرًا، فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم فَقُلْتُ: أَلاَ أُنْشِدُكَ مَحَامِدَ حَمِدْتُ بِهَا رَبِّي؟ قَالَ: إِنَّ رَبَّكَ يُحِبُّ الْمَحَامِدَ، وَلَمْ يَزِدْنِي عَلَيْهِ.
Saeed bin Sulaiman memberi tahu kami, dia berkata: Mubarak memberi tahu kami, atas otoritas Al-Hasan, atas otoritas Al-Aswad bin Saree', yang berkata: Saya adalah seorang penyair, jadi saya datang kepada Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. Maka aku berkata: Masakan aku tidak membacakan kepadamu Muhammad yang dengannya aku memuji Tuhanku? Dia berkata: Sesungguhnya Tuhanmu mencintai Muhammad, dan Dia tidak memberiku tambahan apapun padanya.
07
Al-Adab Al-Mufrad # 36/862
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلامٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدَةُ، قَالَ: أَخْبَرَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتِ: اسْتَأْذَنَ حَسَّانُ بْنُ ثَابِتٍ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم فِي هِجَاءِ الْمُشْرِكِينَ، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: فَكَيْفَ بِنِسْبَتِي؟ فَقَالَ: لَأَسُلَّنَّكَ مِنْهُمْ كَمَا تُسَلُّ الشَّعْرَةُ مِنَ الْعَجِينِ.
Muhammad bin Salam menceritakan kepada kami, dia berkata: Abdah menceritakan kepada kami, dia berkata: Hisyam bin Urwa menceritakan kepada kami, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Aisha, semoga Tuhan meridhoi dia. Atas wewenangnya, dia berkata: Hassan bin Tsabit bertanya kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, izin untuk menyerang kaum musyrik, dan Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, berkata: Jadi bagaimana caranya? Sedangkan aku? Beliau bersabda: Aku akan memisahkan kamu dari mereka seperti terbebasnya sehelai rambut dari adonan.
08
Al-Adab Al-Mufrad # 36/863
وَعَنْ هِشَامٍ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ: ذَهَبْتُ أَسُبُّ حَسَّانَ عِنْدَ عَائِشَةَ، فَقَالَتْ: لاَ تَسُبَّهُ، فَإِنَّهُ كَانَ يُنَافِحُ عَنْ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم.
Atas wewenang Hisham, atas wewenang ayahnya, dia berkata: Aku pergi untuk mengutuk Hassan di hadapan Aisha, dan dia berkata: Jangan mengutuk dia, karena dia membela Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. Dan salam sejahtera baginya...
09
Al-Adab Al-Mufrad # 36/864
حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ زِيَادٍ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ أَبِي بَكْرٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الأَسْوَدِ، عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: مِنَ الشِّعْرِ حِكْمَةٌ.
Abu Asim menceritakan kepada kita, atas wewenang Ibnu Jurayj, atas wewenang Ziyad, atas wewenang Al-Zuhri, atas wewenang Abu Bakar, atas wewenang Abd al-Rahman ibn al-Aswad, atas wewenang Ubayy ibn Kaab, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, yang mengatakan: Dari puisi ada hikmah.
10
Al-Adab Al-Mufrad # 36/865
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلامٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ زِيَادِ بْنِ أَنْعُمٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ رَافِعٍ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: الشِّعْرُ بِمَنْزِلَةِ الْكَلاَمِ، حَسَنُهُ كَحَسَنِ الْكَلامِ، وَقَبِيحُهُ كَقَبِيحِ الْكَلامِ.
Muhammad bin Salam menceritakan kepada kami, beliau berkata: Ismail bin Ayyash menceritakan kepada kami, atas wewenang Abd al-Rahman bin Ziyad bin Anam, atas wewenang Abd al-Rahman bin Rafi’, atas wewenang Abdullah bin Amr, yang berkata: Rasulullah SAW bersabda: Puisi itu seperti ucapan, kebaikannya seperti ucapan yang baik, dan keburukannya seperti ucapan. Kata-kata jelek sekali
11
Al-Adab Al-Mufrad # 36/866
حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ تَلِيدٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ قَالَ: أَخْبَرَنِي جَابِرُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ، وَغَيْرُهُ، عَنْ عُقَيْلٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ عُرْوَةَ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا، أَنَّهَا كَانَتْ تَقُولُ: الشِّعْرُ مِنْهُ حَسَنٌ وَمِنْهُ قَبِيحٌ، خُذْ بِالْحَسَنِ وَدَعِ الْقَبِيحَ، وَلَقَدْ رَوَيْتُ مِنْ شِعْرِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ أَشْعَارًا، مِنْهَا الْقَصِيدَةُ فِيهَا أَرْبَعُونَ بَيْتًا، وَدُونَ ذَلِكَ.
Saeed bin Talid menceritakan kepada kami, dia berkata: Ibnu Wahb menceritakan kepada kami, dia berkata: Jabir bin Ismail dan yang lainnya memberitahuku, atas wewenang Aqil, atas wewenang Ibnu Shihab, Atas wewenang Urwa, atas wewenang Aisha, semoga Tuhan meridhoi dia, bahwa dia biasa berkata: Ada puisi yang baik dan ada yang buruk. Ambil yang baik dan tinggalkan yang buruk. Saya telah meriwayatkan beberapa puisi dari puisi Ka’b bin Malik, termasuk puisi yang barisnya empat puluh, dan kurang dari itu.
12
Al-Adab Al-Mufrad # 36/867
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ، قَالَ: حَدَّثَنَا شَرِيكٌ، عَنِ الْمِقْدَامِ بْنِ شُرَيْحٍ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ: قُلْتُ لِعَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا: أَكَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَتَمَثَّلُ بِشَيْءٍ مِنَ الشِّعْرِ؟ فَقَالَتْ: كَانَ يَتَمَثَّلُ بِشَيْءٍ مِنْ شِعْرِ عَبْدِ اللهِ بْنِ رَوَاحَةَ: وَيَأْتِيكَ بِالأَخْبَارِ مَنْ لَمْ تُزَوِّدِ.
Muhammad ibn al-Sabbah meriwayatkan kepada kami, mengatakan: Sharik meriwayatkan kepada kami, atas otoritas Al-Miqdam ibn Shurayh, atas otoritas ayahnya, yang berkata: Aku berkata kepada Aisha, semoga Tuhan meridhoi dia: Apakah Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, meniru beberapa puisi? Dia berkata: Dia meniru beberapa puisi Abdullah bin Rawaha : Dan dia membawakan kepadamu berita yang tidak kamu kabarkan darinya.
13
Al-Adab Al-Mufrad # 36/868
حَدَّثَنَا مُوسَى، قَالَ: حَدَّثَنَا مُبَارَكٌ، قَالَ: حَدَّثَنَا الْحَسَنُ، أَنَّ الأَسْوَدَ بْنَ سَرِيعٍ حَدَّثَهُ قَالَ: كُنْتُ شَاعِرًا فَقُلْتُ: يَا رَسُولَ اللهِ، امْتَدَحْتُ رَبِّي، فَقَالَ: أَمَا إِنَّ رَبَّكَ يُحِبُّ الْحَمْدَ، وَمَا اسْتَزَادَنِي عَلَى ذَلِكَ.
Musa menceritakan kepada kami, dia berkata: Mubarak menceritakan kepada kami, dia berkata: Al-Hasan menceritakan kepada kami, bahwa Al-Aswad ibn Saree’ menceritakan kepadanya, dia berkata: Aku seorang penyair, maka aku berkata: Ya Rasulullah, aku memuji Tuhanku, dan Dia berkata: Sesungguhnya Tuhanmu menyukai pujian, dan Dia tidak memberiku lebih dari itu.
14
Al-Adab Al-Mufrad # 36/869
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَعْلَى قَالَ: سَمِعْتُ عَمْرَو بْنَ الشَّرِيدِ، عَنِ الشَّرِيدِ قَالَ: اسْتَنْشَدَنِي النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم شِعْرَ أُمَيَّةَ بْنِ أَبِي الصَّلْتِ، وَأَنْشَدْتُهُ، فَأَخَذَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ: هِيهِ، هِيهِ حَتَّى أَنْشَدْتُهُ مِئَةَ قَافِيَةٍ، فَقَالَ: إِنْ كَادَ لَيُسْلِمُ.
Abu Nu'aym menceritakan kepada kami, dia berkata: Abdullah bin Abdul Rahman bin Ya'la menceritakan kepada kami, dia berkata: Saya mendengar Amr bin Al-Sharid, atas otoritas Al-Sharid, dia berkata: Nabi, semoga doa dan salam Allah besertanya, meminta saya untuk membacakan puisi Umayyah bin Abi al-Salt, dan saya membacanya. Kemudian Nabi Muhammad SAW mulai bersabda: Heh, heh. Sampai aku membacakan seratus pantun kepadanya, dan dia berkata: Dia akan menjadi seorang Muslim.
15
Al-Adab Al-Mufrad # 36/870
حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللهِ بْنُ مُوسَى، قَالَ: أَخْبَرَنَا حَنْظَلَةُ، عَنْ سَالِمٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: لأَنْ يَمْتَلِئَ جَوْفُ أَحَدِكُمْ قَيْحًا خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَمْتَلِئَ شِعْرًا.
Ubayd Allah bin Musa menceritakan kepada kami, dia berkata: Hanzalah menceritakan kepada kami, atas wewenang Salim, atas wewenang Ibnu Umar, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, yang bersabda: Untuk mengisi perut salah satu dari kalian Lebih baik dia bernanah dari pada dipenuhi rambut.
16
Al-Adab Al-Mufrad # 36/871
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ، قَالَ: أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ الْحُسَيْنِ قَالَ: حَدَّثَنِي أَبِي، عَنْ يَزِيدَ النَّحْوِيِّ، عَنْ عِكْرِمَةَ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ: {وَالشُّعَرَاءُ يَتَّبِعُهُمُ الْغَاوُونَ} إِلَى قَوْلِهِ: {وَأَنَّهُمْ يَقُولُونَ مَا لاَ يَفْعَلُونَ}، فَنَسَخَ مِنْ ذَلِكَ وَاسْتَثْنَى فَقَالَ: {إِلاَّ الَّذِينَ آمَنُوا} إِلَى قَوْلِهِ: {يَنْقَلِبُونَ}.
Ishaq menceritakan kepada kami, dia berkata: Ali bin Al-Hussein menceritakan kepada kami, dia berkata: Ayahku menceritakan kepadaku, berdasarkan otoritas Yazid ahli tata bahasa, berdasarkan otoritas Ikrimah, berdasarkan otoritas Ibnu Abbas: {Dan para penyair diikuti oleh orang-orang sesat} hingga firman-Nya: {Dan mereka mengatakan apa yang tidak mereka lakukan}, maka dia membatalkannya dan membuat pengecualian. Dia berkata: {Kecuali orang-orang yang beriman} sampai firman-Nya: {Mereka berbalik}.
17
Al-Adab Al-Mufrad # 36/872
حَدَّثَنَا عَارِمٌ، قَالَ: حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنْ سِمَاكٍ، عَنْ عِكْرِمَةَ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، أَنَّ رَجُلاً، أَوْ أَعْرَابِيًّا، أَتَى النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم فَتَكَلَّمَ بِكَلاَمٍ بَيِّنٍ، فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم: إِنَّ مِنَ الْبَيَانِ سِحْرًا، وَإِنَّ مِنَ الشِّعْرِ حِكْمَةً.
'Arim memberi tahu kami, dia berkata: Abu Awanah memberi tahu kami, atas otoritas Simmak, atas otoritas Ikrimah, atas otoritas Ibnu Abbas, bahwa seseorang, atau seorang Badui, datang kepada Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Kemudian dia mengucapkan kata-kata yang jelas, dan Nabi Muhammad SAW bersabda: Sesungguhnya pernyataan itu sebagian bersifat magis, dan sebagian puisi adalah hikmah.
18
Al-Adab Al-Mufrad # 36/873
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْمُنْذِرِ قَالَ: حَدَّثَنِي مَعْنٌ قَالَ: حَدَّثَنِي عُمَرُ بْنُ سَلاَّمٍ، أَنَّ عَبْدَ الْمَلِكِ بْنَ مَرْوَانَ دَفَعَ وَلَدَهُ إِلَى الشَّعْبِيِّ يُؤَدِّبُهُمْ، فَقَالَ: عَلِّمْهُمُ الشِّعْرَ يَمْجُدُوا وَيُنْجِدُوا، وَأَطْعِمْهُمُ اللَّحْمَ تَشْتَدُّ قُلُوبُهُمْ، وَجُزَّ شُعُورَهُمْ تَشْتَدُّ رِقَابُهُمْ، وَجَالِسْ بِهِمْ عِلْيَةَ الرِّجَالِ يُنَاقِضُوهُمُ الْكَلامَ.
Ibrahim bin Al-Mundhir meriwayatkan kepada kami, ia berkata: Ma’an meriwayatkan kepadaku, ia berkata: Umar bin Salam meriwayatkan kepadaku, bahwa Abd al-Malik bin Marwan mendorong putranya ke Al-Sha`bi untuk mendisiplinkan mereka, dan dia berkata: Ajari mereka puisi agar mereka dimuliakan dan sejahtera, beri mereka makan daging agar hati mereka menjadi keras, dan potonglah rambut mereka. Leher mereka menjadi kaku, dan laki-laki duduk di atasnya dan berdebat dengan mereka dengan kata-kata.
19
Al-Adab Al-Mufrad # 36/874
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، قَالَ: حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ، عَنْ يُوسُفَ بْنِ مَاهَكَ، عَنْ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: إِنَّ أَعْظَمَ النَّاسِ جُرْمًا إِنْسَانٌ شَاعِرٌ يَهْجُو الْقَبِيلَةَ مِنْ أَسْرِهَا، وَرَجُلٌ انْتَفَى مِنْ أَبِيهِ.
Qutaibah meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Jarir meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Al-A'mash, atas wewenang Amr bin Murrah, atas wewenang Yusuf bin Mahak, atas wewenang Ubaid bin Umair, atas wewenang Aisyah Radhiyallahu 'anhu, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, yang bersabda: Kejahatan terbesar manusia adalah seorang penyair yang menyindir suku terhadap sukunya. penangkaran, dan seorang pria Dia diasingkan dari ayahnya...