Bab 50
Kembali ke Bab
01
Al-Adab Al-Mufrad # 50/1205
حَدَّثَنَا قَبِيصَةُ، وَأَبُو نُعَيْمٍ، قَالاَ: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ، عَنْ رِبْعِيِّ بْنِ حِرَاشٍ، عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم إِذَا أَرَادَ أَنْ يَنَامَ قَالَ: بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوتُ وَأَحْيَا، وَإِذَا اسْتَيْقَظَ مِنْ مَنَامِهِ قَالَ: الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ.
Qabisah dan Abu Nu`aym meriwayatkan kepada kami, ia berkata: Sufyan meriwayatkan kepada kami, berdasarkan wewenang Abd al-Malik bin Umayr, berdasarkan wewenang Rabi’ ibn Harash, berdasarkan wewenang Hudhayfah, yang berkata: Ketika Nabi, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, ingin tidur, dia akan berkata: Dengan namamu, ya Tuhan, aku mati dan aku hidup. Dan ketika dia terbangun dari tidurnya, dia berkata: Puji. Kepunyaan Allah-lah yang menghidupkan kita kembali setelah Dia mematikan kita, dan milik-Nya lah kebangkitan.
02
Al-Adab Al-Mufrad # 50/1206
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا حَمَّادٌ، عَنْ ثَابِتٍ، عَنْ أَنَسٍ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ قَالَ: الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنَا وَسَقَانَا، وَكَفَانَا وَآوَانَا، كَمْ مَنْ لا كَافٍّ لَهُ وَلا مُؤْوِيَ.
Suleiman bin Harb menceritakan kepada kami, dia berkata: Hammad menceritakan kepada kami, atas wewenang Tsabit, atas wewenang Anas, yang mengatakan: Ketika Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, pergi tidur, dia akan berkata: Segala puji bagi Tuhan yang memberi kami makan, memberi kami minuman, mencukupi kebutuhan kami, dan memberi kami naungan. Berapa banyak orang yang tidak memiliki kecukupan dan tempat berlindung.
03
Al-Adab Al-Mufrad # 50/1207
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، وَيَحْيَى بْنُ مُوسَى، قَالاَ: حَدَّثَنَا شَبَابَةُ بْنُ سَوَّارٍ قَالَ: حَدَّثَنِي الْمُغِيرَةُ بْنُ مُسْلِمٍ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم لاَ يَنَامُ حَتَّى يَقْرَأَ: {الم تَنْزِيلُ} وَ: {تَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ}.
Abu Nu`aym dan Yahya bin Musa meriwayatkan kepada kami, mengatakan: Shababah bin Siwar meriwayatkan kepada kami, mengatakan: Al-Mughirah bin Muslim meriwayatkan kepada saya, berdasarkan otoritas Abu Al-Zubayr, Atas otoritas Jabir, yang mengatakan: Rasulullah, semoga doa dan damai sejahtera Allah besertanya, tidak akan tidur sampai dia membaca: {Wahyu Al-Laam} dan: {Berbahagialah Dia yang di tangannya ada Kerajaan}.
04
Al-Adab Al-Mufrad # 50/1208
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَحْبُوبٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ، قَالَ: حَدَّثَنَا عَاصِمٌ الأَحْوَلُ، عَنْ شُمَيْطٍ، أَوْ سُمَيْطٍ، عَنْ أَبِي الأَحْوَصِ قَالَ: قَالَ عَبْدُ اللهِ: النَّوْمُ عِنْدَ الذِّكْرِ مِنَ الشَّيْطَانِ، إِنْ شِئْتُمْ فَجَرِّبُوا، إِذَا أَخَذَ أَحَدُكُمْ مَضْجَعَهُ وَأَرَادَ أَنْ يَنَامَ فَلْيَذْكُرِ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ.
Muhammad bin Mahboub memberi tahu kami, dia berkata: Abdul Wahid memberi tahu kami, dia berkata: Asim Al-Ahwal memberi tahu kami, atas otoritas Shumayt, atau Sumayt, atas otoritas Abu Al-Ahwas. Beliau menjawab: Abdullah berkata: Tidur sambil mengingat itu berasal dari setan. Jika Anda mau, cobalah. Jika salah satu dari kalian mengambil tempat tidurnya dan menginginkannya Saat dia tidur, hendaklah dia mengingat Tuhan Yang Maha Esa.
05
Al-Adab Al-Mufrad # 50/1209
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ لَيْثٍ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم لاَ يَنَامُ حَتَّى يَقْرَأَ: تَبَارَكَ وَ {الم تَنْزِيلُ} السَّجْدَةِ.
Abu Nu`aym memberi tahu kami, dia berkata: Sufyan memberi tahu kami, atas otoritas Laith, atas otoritas Abu al-Zubayr, atas otoritas Jabir, yang mengatakan: Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, tidak akan tidur sampai dia membaca: Terpujilah Dia dan {wahyu} sujud.
06
Al-Adab Al-Mufrad # 50/1210
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلاَمٍ، قَالَ: أَخْبَرَنَا عَبْدَةُ، عَنْ عُبَيْدِ اللهِ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: إِذَا أَوَى أَحَدُكُمْ إِلَى فِرَاشِهِ، فَلْيَحِلَّ دَاخِلَةَ إِزَارِهِ، فَلْيَنْفُضْ بِهَا فِرَاشَهُ، فَإِنَّهُ لاَ يَدْرِي مَا خَلَّفَ فِي فِرَاشِهِ، وَلْيَضْطَجِعْ عَلَى شِقِّهِ الأَيْمَنِ، وَلْيَقُلْ: بِاسْمِكَ وَضَعْتُ جَنْبِي، فَإِنِ احْتَبَسَتْ نَفْسِي فَارْحَمْهَا، وَإِنْ أَرْسَلْتَهَا فَاحْفَظْهَا بِمَا تَحْفَظُ بِهِ الصَّالِحِينَ، أَوْ قَالَ: عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ.
Muhammad bin Salam menceritakan kepada kami, beliau berkata: Abdah menceritakan kepada kami, atas wewenang Ubayd Allah, atas wewenang Sa’id bin Abi Sa’id al-Maqbari, atas wewenang bapaknya, atas wewenang Abu Hurairah. Beliau bersabda: Rasulullah SAW bersabda: Apabila salah satu dari kalian pergi tidur, biarkan dia melepaskan bagian dalam pakaiannya, dan bersihkan tempat tidurnya dengan itu. Karena dia tidak tahu apa yang tertinggal di tempat tidurnya, maka biarlah dia berbaring miring ke kanan dan berkata: Dengan namamu aku berbaring di sisiku, karena jika Engkau menjaga jiwaku Maka kasihanilah dia, dan jika Engkau menyuruhnya pergi, lindungi dia dengan cara yang sama Anda melindungi orang-orang yang bertakwa, atau dia berkata: Hamba-Mu yang saleh.
07
Al-Adab Al-Mufrad # 50/1211
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ سَعِيدٍ، أَبُو سَعِيدٍ الأَشَجُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ سَعِيدِ بْنِ خَازِمٍ أَبُو بَكْرٍ النَّخَعِيُّ، قَالَ: أَخْبَرَنَا الْعَلاَءُ بْنُ الْمُسَيَّبِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ نَامَ عَلَى شِقِّهِ الأَيْمَنِ، ثُمَّ قَالَ: اللَّهُمَّ وَجَّهْتُ وَجْهِي إِلَيْكَ، وَأَسْلَمْتُ نَفْسِي إِلَيْكَ، وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ، رَهْبَةً وَرَغْبَةً إِلَيْكَ، لاَ مَنْجَا وَلاَ مَلْجَأَ مِنْكَ إِلاَّ إِلَيْكَ، آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ، وَنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ، قَالَ: فَمَنْ قَالَهُنَّ فِي لَيْلَةٍ ثُمَّ مَاتَ مَاتَ عَلَى الْفِطْرَةِ.
Abdullah bin Saeed, Abu Saeed Al-Ashjaj memberitahu kami, dia berkata: Abdullah bin Saeed bin Khazim Abu Bakr Al-Nakhi memberitahu kami, dia berkata: Dia memberitahu kami Al-Alaa bin Al-Musayyab, atas otoritas ayahnya, atas otoritas Al-Baraa bin Aazib, yang berkata: Ketika Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, pergi tidur, dia akan tidur terus Ia menyayat pinggang kanannya, lalu ia berkata: Ya Allah, aku telah menghadapkan wajahku kepada-Mu, dan aku telah menyerahkan diriku kepada-Mu, dan aku telah membelakangi-Mu, karena rasa takut dan nafsu kepada-Mu, tidak ada jalan keluar dan tidak ada perlindungan dari-Mu kecuali pada-Mu. Aku beriman kepada kitab yang kamu turunkan dan kepada nabi yang kamu utus. Beliau bertanya: Lalu siapakah yang mengucapkannya dalam satu malam? Kemudian dia meninggal, dia meninggal di Fitrah
08
Al-Adab Al-Mufrad # 50/1212
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ، قَالَ: حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ، قَالَ: حَدَّثَنَا سُهَيْلُ بْنُ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ: اللَّهُمَّ رَبَّ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ، وَرَبَّ كُلِّ شَيْءٍ، فَالِقَ الْحَبِّ وَالنَّوَى، مُنْزِلَ التَّوْرَاةِ وَالإِنْجِيلِ وَالْقُرْآنِ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ كُلِّ ذِي شَرٍّ أَنْتَ آخِذٌ بِنَاصِيَتِهِ، أَنْتَ الأَوَّلُ فَلَيْسَ قَبْلَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ الْآخِرُ فَلَيْسَ بَعْدَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ الظَّاهِرُ فَلَيْسَ فَوْقَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ الْبَاطِنُ فَلَيْسَ دُونَكَ شَيْءٌ، اقْضِ عَنِّي الدَّيْنَ، وَأَغْنِنِي مِنَ الْفَقْرِ.
Musa bin Ismail meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Wahib meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Suhail bin Abi Shalih meriwayatkan kepada kami, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Abu Hurairah, dia berkata: Itu adalah Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda ketika dia pergi tidur: Ya Tuhan, Tuhan langit dan bumi, dan Tuhan segala sesuatu, ciptakan cinta. Demi inti wahyu Taurat, Injil, dan Al-Qur’an, aku berlindung kepada-Mu dari segala keburukan yang Kau genggam. Anda adalah yang pertama, dan tidak ada apa pun sebelum Anda. Dan kamu adalah yang terakhir, maka tidak ada apa pun setelah kamu, dan kamu adalah yang tampak, maka tidak ada apa pun di atas kamu, dan kamu adalah yang tersembunyi, maka tidak ada apa pun di bawah kamu. Lunasi hutangku. Dan memperkaya saya dari kemiskinan
09
Al-Adab Al-Mufrad # 50/1214
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، قَالَ: حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ، عَنْ حَجَّاجٍ الصَّوَّافِ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ قَالَ: إِذَا دَخَلَ الرَّجُلُ بَيْتَهُ أَوْ أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ ابْتَدَرَهُ مَلَكٌ وَشَيْطَانٌ، فَقَالَ الْمَلَكُ: اخْتِمْ بِخَيْرٍ، وَقَالَ الشَّيْطَانُ: اخْتِمْ بِشَرٍّ، فَإِنْ حَمِدَ اللَّهَ وَذَكَرَهُ أَطْرَدَهُ، وَبَاتَ يَكْلَؤُهُ، فَإِذَا اسْتَيْقَظَ ابْتَدَرَهُ مَلَكٌ وَشَيْطَانٌ فَقَالاَ مِثْلَهُ، فَإِنْ ذَكَرَ اللَّهَ وَقَالَ: الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي رَدَّ إِلَيَّ نَفْسِي بَعْدَ مَوْتِهَا وَلَمْ يُمِتْهَا فِي مَنَامِهَا، الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي {يُمْسِكُ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ أَنْ تَزُولاَ، وَلَئِنْ زَالَتَا إِنْ أَمْسَكَهُمَا مِنْ أَحَدٍ مِنْ بَعْدِهِ إِنَّهُ كَانَ حَلِيمًا غَفُورًا}، الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي {يُمْسِكُ السَّمَاءَ أَنْ تَقَعَ عَلَى الأَرْضِ إِلاَّ بِإِذْنِهِ} إِلَى {لَرَءُوفٌ رَحِيمٌ}، فَإِنْ مَاتَ مَاتَ شَهِيدًا، وَإِنْ قَامَ فَصَلَّى صَلَّى فِي فَضَائِلَ.
Muhammad ibn al-Muthanna memberi tahu kami, dia berkata: Ibnu Abi Adiy memberi tahu kami, berdasarkan otoritas Hajjaj al-Sawaf, berdasarkan otoritas Abu al-Zubayr, berdasarkan otoritas Jabir, yang mengatakan: Jika seseorang memasuki Seorang raja dan setan datang ke rumahnya atau pergi tidur, dan raja berkata: Akhiri dengan baik, dan Setan berkata: Akhiri dengan baik. Jika dia memuji Tuhan dan mengingatnya, dia akan mengusirnya dan menghabiskan malam dengan melahapnya. Ketika dia terbangun, malaikat dan setan mendatanginya dan mengatakan hal yang sama, maka jika dia mengingat Tuhan Dan dia berkata: Segala puji bagi Tuhan yang mengembalikan jiwaku kepadaku setelah kematiannya dan tidak membunuhnya dalam tidurnya. Segala puji bagi Allah yang “menguasai langit dan bumi”. Bahwa berhentilah hal-hal itu, dan jika hal-hal itu berhenti meskipun Dia menahannya dari siapa pun setelahnya, sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Pengampun. Segala puji bagi Allah yang “menahan langit agar tidak jatuh ke bumi kecuali dengan izin-Nya} sampai {Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang}, maka jika ia mati, ia mati syahid, dan jika ia berdiri dan shalat, ia shalat dengan keutamaan.
10
Al-Adab Al-Mufrad # 50/1215
حَدَّثَنَا قَبِيصَةُ بْنُ عُقْبَةَ، قَالَ: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم إِذَا أَرَادَ أَنْ يَنَامَ وَضَعَ يَدَهُ تَحْتَ خَدِّهِ الأَيْمَنِ، وَيَقُولُ: اللَّهُمَّ قِنِي عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ.
Qabisa bin Uqba menceritakan kepada kami, dia berkata: Sufyan menceritakan kepada kami, atas wewenang Abu Ishaq, atas wewenang Al-Bara', dia berkata: Setiap kali Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, ingin tidur Dia meletakkan tangannya di bawah pipi kanannya dan berkata: Ya Tuhan, lindungi aku dari siksa-Mu di hari Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu.
11
Al-Adab Al-Mufrad # 50/1216
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عَطَاءٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرٍو، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: خَلَّتَانِ لاَ يُحْصِيهِمَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ إِلاَّ دَخَلَ الْجَنَّةَ، وَهُمَا يَسِيرٌ، وَمَنْ يَعْمَلُ بِهِمَا قَلِيلٌ، قِيلَ: وَمَا هُمَا يَا رَسُولَ اللهِ؟ قَالَ: يُكَبِّرُ أَحَدُكُمْ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلاَةٍ عَشْرًا، وَيَحْمَدُ عَشْرًا، وَيُسَبِّحُ عَشْرًا، فَذَلِكَ خَمْسُونَ وَمِئَةٌ عَلَى اللِّسَانِ، وَأَلْفٌ وَخَمْسُمِئَةٍ فِي الْمِيزَانِ، فَرَأَيْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَعُدُّهُنَّ بِيَدِهِ. وَإِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ سَبَّحَهُ وَحَمِدَهُ وَكَبَّرَهُ، فَتِلْكَ مِئَةٌ عَلَى اللِّسَانِ، وَأَلْفٌ فِي الْمِيزَانِ، فَأَيُّكُمْ يَعْمَلُ فِي الْيَوْمِ وَاللَّيْلَةِ أَلْفَيْنِ وَخَمْسَمِئَةِ سَيِّئَةٍ؟ قِيلَ: يَا رَسُولَ اللهِ، كَيْفَ لاَ يُحْصِيهِمَا؟ قَالَ: يَأْتِي أَحَدَكُمُ الشَّيْطَانُ فِي صَلاَتِهِ، فَيُذَكِّرُهُ حَاجَةَ كَذَا وَكَذَا، فَلا يَذْكُرُهُ.
Abu Nu’aym menceritakan kepada kami, dia berkata: Sufyan menceritakan kepada kami, atas wewenang Ata’, atas wewenang bapaknya, atas wewenang Abdullah bin Amr, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, yang bersabda: Dua kali, tidak seorang laki-laki muslim yang menghitungnya kecuali dia masuk surga, dan itu mudah, dan siapa yang mengamalkannya sedikit. Ditanyakan: Apakah itu wahai Rasulullah? Dia berkata: Di akhir setiap shalat, salah satu dari Anda mengucapkan “Allahu Akbar” sepuluh kali, dan “Terima kasih” sepuluh kali, dan “Allahu Akbar” sepuluh kali. Yaitu seratus lima puluh di lidah, dan seribu lima ratus di perkataan. timbangan, jadi aku melihat Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, menghitungnya dengan tangannya. Dan ketika dia pergi tidur, dia memuliakan Dia, memuji Dia, dan memuliakan Dia, sehingga jumlahnya seratus Di lidah dan dalam timbangan seribu, siapakah di antara kamu yang mengerjakan dua ribu lima ratus keburukan siang dan malam? Dikatakan: Wahai Rasulullah, bagaimana tidak? Apakah dia menghitungnya? Beliau bersabda: Setan mendatangi salah seorang di antara kalian saat shalat dan mengingatkannya akan kebutuhan ini dan itu, namun dia tidak mengingatnya.
12
Al-Adab Al-Mufrad # 50/1217
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْمُنْذِرِ، قَالَ: حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ عِيَاضٍ، عَنْ عُبَيْدِ اللهِ قَالَ: حَدَّثَنِي سَعِيدٌ الْمَقْبُرِيُّ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم: إِذَا أَوَى أَحَدُكُمْ إِلَى فِرَاشِهِ فَلْيَأْخُذْ دَاخِلَةَ إِزَارِهِ، فَلْيَنْفُضْ بِهَا فِرَاشَهُ وَلْيُسَمِّ اللَّهَ، فَإِنَّهُ لاَ يَعْلَمُ مَا خَلَّفَهُ بَعْدَهُ عَلَى فِرَاشِهِ، فَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَضْطَجِعَ فَلْيَضْطَجِعْ عَلَى شِقِّهِ الأَيْمَنِ وَلْيَقُلْ: سُبْحَانَكَ رَبِّي، بِكَ وَضَعْتُ جَنْبِي، وَبِكَ أَرْفَعُهُ، إِنْ أَمْسَكْتَ نَفْسِي فَاغْفِرْ لَهَا، وَإِنْ أَرْسَلْتَهَا فَاحْفَظْهَا بِمَا تَحْفَظُ بِهِ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ.
Ibrahim bin Al-Mundhir meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Anas bin Iyaad meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Ubayd Allah, dia berkata: Saeed Al-Maqbari meriwayatkan kepadaku, atas wewenang ayahnya, atas wewenang ayahku Hurairah berkata: Nabi Muhammad SAW bersabda: Jika salah satu dari kalian pergi tidur, hendaklah dia mengambil bagian dalam pakaiannya dan melepaskannya. tempat tidurnya dan biarlah dia menyebut nama Tuhan, karena dia tidak tahu apa yang tertinggal di tempat tidurnya, maka jika dia ingin berbaring, biarlah dia berbaring miring ke kanan. Dan hendaklah dia berkata: Maha Suci Engkau, ya Tuhanku. Oleh-Mu aku meletakkan sisiku, dan oleh-Mu aku meninggikannya. Jika aku menahan jiwaku, maafkan, dan jika aku mengirimkannya, lindungi dengan apa Anda melindungi hamba-hamba Anda yang saleh dengan itu.
13
Al-Adab Al-Mufrad # 50/1218
حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ فَضَالَةَ، قَالَ: حَدَّثَنَا هِشَامٌ الدَّسْتُوَائِيُّ، عَنْ يَحْيَى هُوَ ابْنُ أَبِي كَثِيرٍ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ قَالَ: حَدَّثَنِي رَبِيعَةُ بْنُ كَعْبٍ قَالَ: كُنْتُ أَبِيتُ عِنْدَ بَابِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَأُعْطِيهِ وَضُوءَهُ، قَالَ: فَأَسْمَعُهُ الْهَوِيَّ مِنَ اللَّيْلِ يَقُولُ: سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ، وَأَسْمَعُهُ الْهَوِيَّ مِنَ اللَّيْلِ يَقُولُ: الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.
Muadh bin Fadalah menceritakan kepada kami, dia berkata: Hisham al-Dastawai menceritakan kepada kami, atas wewenang Yahya, dia adalah putra Abi Katsir, atas wewenang Abu Salamah, dia berkata: dia menceritakan kepadaku Rabi'ah bin Ka'b berkata: Aku biasa bermalam di depan pintu Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan memberinya wudhu. Dia berkata: Kemudian angin membuat dia mendengarnya pada malam hari. Beliau bersabda: Allah mendengar orang-orang yang memuji-Nya, dan langit malam membuat mereka mendengarnya berkata: Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
14
Al-Adab Al-Mufrad # 50/1219
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ إِشْكَابَ، قَالَ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ، عَنْ لَيْثٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ عَطَاءٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: مَنْ نَامَ وَبِيَدِهِ غَمَرٌ قَبْلَ أَنْ يَغْسِلَهُ، فَأَصَابَهُ شَيْءٌ، فَلا يَلُومَنَّ إِلا نَفْسَهُ.
Ahmad bin Ishkaab menceritakan kepada kami, dia berkata: Muhammad bin Fudayl menceritakan kepada kami, atas wewenang Laith, atas wewenang Muhammad bin Amr bin Ata, atas wewenang Ibnu Abbas, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda: Barangsiapa tidur dengan air di tangannya sebelum mencucinya, dan sesuatu menimpanya, maka tidak ada yang bisa disalahkan kecuali dirinya sendiri.
15
Al-Adab Al-Mufrad # 50/1220
حَدَّثَنَا مُوسَى، قَالَ: حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ، عَنْ سُهَيْلٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: مَنْ بَاتَ وَبِيَدِهِ غَمَرٌ، فَأَصَابَهُ شَيْءٌ، فَلا يَلُومَنَّ إِلا نَفْسَهُ.
Musa menceritakan kepada kami, beliau berkata: Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami, atas wewenang Suhail, atas wewenang bapaknya, atas wewenang Abu Hurairah, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, yang bersabda: Barangsiapa yang bermalam dengan tangannya ia terbenam, maka sesuatu terjadi padanya, dan ia tidak dapat menyalahkan siapa pun selain dirinya sendiri.
16
Al-Adab Al-Mufrad # 50/1221
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ: حَدَّثَنِي مَالِكٌ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ الْمَكِّيِّ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ: أَغْلِقُوا الأَبْوَابَ، وَأَوْكُوا السِّقَاءَ، وَأَكْفِئُوا الإِنَاءَ، وَخَمِّرُوا الإِنَاءَ، وَأَطْفِئُوا الْمِصْبَاحَ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لاَ يَفْتَحُ غَلَقًا، وَلاَ يَحُلُّ وِكَاءً، وَلاَ يَكْشِفُ إِنَاءً، وَإِنَّ الْفُوَيْسِقَةَ تُضْرِمُ عَلَى النَّاسِ بَيْتَهُمْ.
Ismail menceritakan kepada kami, dia berkata: Malik memberitahuku, atas wewenang Abu al-Zubayr al-Makki, atas wewenang Jabir bin Abdullah, bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda: Tutup pintu, ikat kantong air, tutupi bejana, tutupi bejana, dan matikan lampu, karena Setan tidak membukanya. Itu tertutup, tidak membuka cangkir, tidak membuka wadah, dan apsintus membakar rumah-rumah penduduk.
17
Al-Adab Al-Mufrad # 50/1222
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ مُحَمَّدٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ طَلْحَةَ، قَالَ: حَدَّثَنَا أَسْبَاطٌ، عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ، عَنْ عِكْرِمَةَ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: جَاءَتْ فَأْرَةٌ فَأَخَذَتْ تَجُرُّ الْفَتِيلَةَ، فَذَهَبَتِ الْجَارِيَةُ تَزْجُرُهَا، فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم: دَعِيهَا، فَجَاءَتْ بِهَا فَأَلْقَتْهَا عَلَى الْخُمْرَةِ الَّتِي كَانَ قَاعِدًا عَلَيْهَا، فَاحْتَرَقَ مِنْهَا مِثْلُ مَوْضِعِ دِرْهَمٍ، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: إِذَا نِمْتُمْ فَأَطْفِئُوا سُرُجَكُمْ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَدُلُّ مِثْلَ هَذِهِ عَلَى مِثْلِ هَذَا فَتَحْرِقُكُمْ.
Abdullah bin Muhammad meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Amr bin Thalhah meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Asbat meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Samak bin Harb, atas wewenang Ikrimah, atas wewenang Ibnu Abbas berkata: Seekor tikus datang dan mulai menyeret sumbu, maka pelayan itu pergi untuk menegurnya, maka Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, berkata: Tinggalkan dia. Maka dia membawanya dan melemparkannya ke rak anggur tempat dia duduk, dan sebagiannya terbakar seperti tempat satu dirham. Kemudian Rasulullah SAW bersabda: Saat kamu tidur, matikan lampumu, karena Setan menunjukkan hal seperti ini dan dia akan membakarmu.
18
Al-Adab Al-Mufrad # 50/1223
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ، قَالَ: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي زِيَادٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي نُعْمٍ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ قَالَ: اسْتَيْقَظَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ذَاتَ لَيْلَةٍ، فَإِذَا فَأْرَةٌ قَدْ أَخَذَتِ الْفَتِيلَةَ، فَصَعِدَتْ بِهَا إِلَى السَّقْفِ لِتَحْرِقَ عَلَيْهِمُ الْبَيْتَ، فَلَعَنَهَا النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم وَأَحَلَّ قَتْلَهَا لِلْمُحْرِمِ.
Ahmad bin Yunus menceritakan kepada kami, beliau berkata: Abu Bakar menceritakan kepada kami, atas wewenang Yazid bin Abi Ziyad, atas wewenang Abd al-Rahman bin Abi Na’am, atas wewenang Abu Sa’id. Dia berkata: Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, terbangun pada suatu malam dan melihat seekor tikus telah mengambil sumbu dan naik ke atap untuk membakarnya. Nabi Muhammad SAW melaknatnya dan membolehkan orang yang sedang ihram membunuhnya.
19
Al-Adab Al-Mufrad # 50/1224
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ سَالِمٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: لاَ تَتْرُكُوا النَّارَ فِي بُيُوتِكُمْ حِينَ تَنَامُونَ.
Abu Nu`aym menceritakan kepada kami, dia berkata: Ibnu Uyaynah menceritakan kepada kami, atas wewenang Al-Zuhri, atas wewenang Salem, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, yang bersabda: Jangan tinggalkan api di rumahmu ketika kamu tidur...
20
Al-Adab Al-Mufrad # 50/1225
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ يَزِيدَ، قَالَ: حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي أَيُّوبَ قَالَ: حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ عَبْدِ اللهِ بْنِ الْهَادِ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ: قَالَ عُمَرُ: إِنَّ النَّارَ عَدُوٌّ فَاحْذَرُوهَا. فَكَانَ ابْنُ عُمَرَ يَتْبَعُ نِيرَانَ أَهْلِهِ وَيُطْفِئُهَا قَبْلَ أَنْ يَبِيتَ.
Abdullah bin Yazid meriwayatkan kepada kami, ia berkata: Sa’id bin Abi Ayyub meriwayatkan kepada kami, ia berkata: Yazid bin Abdullah bin Al-Had meriwayatkan kepadaku, atas wewenang Nafi’, atas wewenang Ibnu Umar berkata: Umar berkata: Api adalah musuh, maka waspadalah terhadapnya. Ibnu Omar biasa mengikuti api keluarganya dan memadamkannya sebelum dia tidur.
21
Al-Adab Al-Mufrad # 50/1226
حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي مَرْيَمَ، قَالَ: أَخْبَرَنَا نَافِعُ بْنُ يَزِيدَ قَالَ: حَدَّثَنِي ابْنُ الْهَادِ قَالَ: حَدَّثَنِي نَافِعٌ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، سَمِعَ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ: لاَ تَتْرُكُوا النَّارَ فِي بُيُوتِكُمْ، فَإِنَّهَا عَدُوٌّ.
Ibnu Abi Maryam menceritakan kepada kami, dia berkata: Nafi’ bin Yazid menceritakan kepada kami, dia berkata: Ibn al-Haad memberitahuku, dia berkata: Nafi’ memberitahuku, atas wewenang Ibnu Umar, dia mendengar Nabi Muhammad SAW bersabda: Jangan tinggalkan api di rumahmu, karena itu adalah musuh.
22
Al-Adab Al-Mufrad # 50/1227
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلاءِ، قَالَ: حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ أُسَامَةَ، عَنْ بُرَيْدِ بْنِ عَبْدِ اللهِ، عَنْ أَبِي بُرْدَةَ، عَنْ أَبِي مُوسَى قَالَ: احْتَرَقَ بِالْمَدِينَةِ بَيْتٌ عَلَى أَهْلِهِ مِنَ اللَّيْلِ، فَحُدِّثَ بِذَلِكَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم، فَقَالَ: إِنَّ هَذِهِ النَّارَ عَدُوٌّ لَكُمْ، فَإِذَا نِمْتُمْ فَأَطْفِئُوهَا عَنْكُمْ.
Muhammad bin Al-Ala menceritakan kepada kami, dia berkata: Hammad bin Usama menceritakan kepada kami, atas wewenang Burayd bin Abdullah, atas wewenang Abu Burdah, atas wewenang Abu Musa, yang mengatakan: Dia dibakar. Di Madinah ada sebuah rumah untuk penduduknya pada malam hari, maka Nabi Muhammad SAW diberitahu tentang hal itu dan beliau bersabda: Api ini adalah musuhmu. Jika Anda tidur, matikan dari Anda.
23
Al-Adab Al-Mufrad # 50/1228
حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ الْحَكَمِ، قَالَ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَبِيعَةَ، عَنِ السَّائِبِ بْنِ عُمَرَ، عَنِ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، أَنَّهُ كَانَ إِذَا مَطَرَتِ السَّمَاءُ يَقُولُ: يَا جَارِيَةُ، أَخْرِجِي سَرْجِي، أَخْرِجِي ثِيَابِي، وَيَقُولُ: {وَنَزَّلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً مُبَارَكًا}.
Bishr ibn al-Hakam meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Muhammad ibn Rabi'ah meriwayatkan kepada kami, berdasarkan otoritas al-Sa'ib ibn Umar, berdasarkan otoritas Ibnu Abi Mulaykah, berdasarkan otoritas Ibnu Abbas, bahwa Kapan pun hujan turun, dia akan berkata: Wahai gadis, ambillah pelanaku, keluarkan pakaianku, dan Dia akan berkata: {Dan Kami turunkan air dari langit Diberkati
24
Al-Adab Al-Mufrad # 50/1229
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ أَبِي إِسْرَائِيلَ، قَالَ: حَدَّثَنَا النَّضْرُ بْنُ عَلْقَمَةَ أَبُو الْمُغِيرَةِ، عَنْ دَاوُدَ بْنِ عَلِيٍّ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم أَمَرَ بِتَعْلِيقِ السَّوْطِ فِي الْبَيْتِ.
Ishaq bin Abi Israel menceritakan kepada kami, dia berkata: An-Nadhar bin Alqamah Abu Al-Mughirah menceritakan kepada kami, atas wewenang Dawud bin Ali, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Ibnu Abbas, bahwa Nabi Muhammad saw, memerintahkan agar cambuk digantung di rumah.
25
Al-Adab Al-Mufrad # 50/1230
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، قَالَ: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ، عَنِ ابْنِ عَجْلاَنَ، قَالَ: حَدَّثَنَا الْقَعْقَاعُ بْنُ حَكِيمٍ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: إِيَّاكُمْ وَالسَّمَرَ بَعْدَ هُدُوءِ اللَّيْلِ، فَإِنَّ أَحَدَكُمْ لاَ يَدْرِي مَا يَبُثُّ اللَّهُ مِنْ خَلْقِهِ، غَلِّقُوا الأَبْوَابَ، وَأَوْكُوا السِّقَاءَ، وَأَكْفِئُوا الإِنَاءَ، وَأَطْفِئُوا الْمَصَابِيحَ.
Musaddad meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Yahya bin Saeed meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Ibnu Ajlan, dia berkata: Al-Qaqa' bin Hakim meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Jabir bin Abdullah Dia berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda: Berhati-hatilah untuk bermalam setelah tenangnya malam, karena tidak ada di antara kalian yang mengetahui apa yang diturunkan Allah dari ciptaan-Nya. Tutup pintunya, tutup kantong airnya, tutup pancinya, dan matikan lampunya.
26
Al-Adab Al-Mufrad # 50/1231
حَدَّثَنَا عَارِمٌ، قَالَ: حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ، قَالَ: حَدَّثَنَا حَبِيبٌ الْمُعَلِّمُ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ، عَنْ جَابِرٍ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: كُفُوًا صِبْيَانَكُمْ حَتَّى تَذْهَبَ فَحْمَةُ، أَوْ فَوْرَةُ، الْعِشَاءِ، سَاعَةَ تَهَبُّ الشَّيَاطِينُ.
‘Arim menceritakan kepada kami, dia berkata: Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami, dia berkata: Habib al-Mu’allim menceritakan kepada kami, atas wewenang Ata’ bin Abi Rabah, atas wewenang Jabir, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Dan saw, beliau bersabda: Tahanlah anak-anakmu sampai waktu makan malam, atau waktu minum teh, selesai, pada saat itulah setan akan menyerang.
01
Al-Adab Al-Mufrad # 50/1213
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ زِيَادٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا الْعَلاَءُ بْنُ الْمُسَيَّبِ قَالَ: حَدَّثَنِي أَبِي، عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ نَامَ عَلَى شِقِّهِ الأَيْمَنِ، ثُمَّ قَالَ: اللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ نَفْسِي إِلَيْكَ، وَوَجَّهْتُ بِوَجْهِي إِلَيْكَ، وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ، وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ، رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ، لاَ مَنْجَا وَلاَ مَلْجَأَ مِنْكَ إِلاَّ إِلَيْكَ، آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ، وَنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ، قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: مَنْ قَالَهُنَّ ثُمَّ مَاتَ تَحْتَ لَيْلَتِهِ مَاتَ عَلَى الْفِطْرَةِ.
Musaddad meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Abd al-Wahid ibn Ziyad meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Al-Ala’ ibn al-Musayyab meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Ayahku meriwayatkan kepadaku, atas wewenang Al-Bara’ ibn Dia masih lajang dan berkata: Ketika Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, pergi tidur, dia akan tidur miring ke kanan, lalu dia akan berkata: Ya Tuhan, Saya telah menjadi Islam. Aku menghadapkan jiwaku kepada-Mu, aku menghadapkan wajahku kepada-Mu, aku mempercayakan urusanku kepada-Mu, dan aku memunggungi-Mu, karena nafsu dan rasa takut kepada-Mu, tanpa perlindungan dan perlindungan apa pun. Tidak ada tempat berlindung darimu kecuali pada dirimu sendiri. Aku beriman kepada kitab yang kamu turunkan dan kepada nabi yang kamu utus. Utusan Tuhan, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata: Lalu siapa yang mengatakannya? Dia meninggal di tengah malam. Dia meninggal di ambang berbuka puasa.