Bab 38
Kembali ke Bab
01
Al-Adab Al-Mufrad # 38/888
حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ مُحَمَّدٍ، قَالَ: أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللهِ، قَالَ: أَخْبَرَنَا سَعْدُ بْنُ سَعِيدٍ الأَنْصَارِيُّ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ رَجُلٍ مِنْ بَلِيٍّ قَالَ: أَتَيْتُ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم مَعَ أَبِي، فَنَاجَى أَبِي دُونِي، قَالَ: فَقُلْتُ لأَبِي: مَا قَالَ لَكَ؟ قَالَ: إِذَا أَرَدْتَ أَمْرًا فَعَلَيْكَ بِالتُّؤَدَةِ حَتَّى يُرِيَكَ اللَّهُ مِنْهُ الْمَخْرَجَ، أَوْ حَتَّى يَجْعَلَ اللَّهُ لَكَ مَخْرَجًا.
Bishr bin Muhammad memberitahu kami, dia berkata: Abdullah memberitahu kami, dia berkata: Saad bin Saeed Al-Ansari memberitahu kami, atas wewenang Al-Zuhri, atas wewenang seorang laki-laki dari Dia berkata: Aku datang kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dengan ayahku, dan ayahku berbicara kepadaku tanpa aku. Dia berkata: Maka aku berkata kepada ayahku: Apa yang dia katakan kepadamu? Dia berkata: Jika kamu mau Ada suatu hal, jadi kamu harus berhati-hati sampai Tuhan menunjukkan jalan keluarnya, atau sampai Tuhan memberi jalan keluar untukmu.
02
Al-Adab Al-Mufrad # 38/889
وَعَنِ الْحَسَنِ بْنِ عَمْرٍو الْفُقَيْمِيِّ، عَنْ مُنْذِرٍ الثَّوْرِيِّ، عَنْ مُحَمَّدِ ابْنِ الْحَنَفِيَّةِ قَالَ: لَيْسَ بِحَكِيمٍ مَنْ لاَ يُعَاشِرُ بِالْمَعْرُوفِ مَنْ لاَ يَجِدُ مِنْ مُعَاشَرَتِهِ بُدًّا، حَتَّى يَجْعَلَ اللَّهُ لَهُ فَرَجًا أَوْ مَخْرَجًا.
Berdasarkan riwayat Al-Hasan bin Amr Al-Fuqaimi, berdasarkan riwayat Mundhir Al-Thawri, berdasarkan riwayat Muhammad Ibnu Al-Hanafiyyah, beliau bersabda: Tidaklah bijaksana orang yang tidak bersikap baik terhadap orang yang tidak berbuat baik. Dia mencari jalan keluar dari pergaulan dengannya, sampai Allah memberinya keringanan atau jalan keluar.
03
Al-Adab Al-Mufrad # 38/890
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلامٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا الْفَزَارِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا قِنَانُ بْنُ عَبْدِ اللهِ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْسَجَةَ، عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: مَنْ مَنَحَ مَنِيحَةً أَوْ هَدَّى زُقَاقًا، أَوْ قَالَ: طَرِيقًا، كَانَ لَهُ عَدْلُ عِتَاقِ نَسَمَةٍ.
Muhammad bin Salam menceritakan kepada kami, dia berkata: Al-Fazari memberitahu kami, dia berkata: Qanan bin Abdullah menceritakan kepada kami, atas wewenang Abd al-Rahman bin Awsaja, atas wewenang Al-Baraa ibn Azib, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda: Barang siapa yang memberi hadiah cuma-cuma atau membimbing sebuah gang, atau dia berkata: sebuah jalan, maka ia mendapat pembenaran untuk emansipasi. Angin sepoi-sepoi...
04
Al-Adab Al-Mufrad # 38/891
حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ، قَالَ: أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ رَجَاءٍ، قَالَ: أَخْبَرَنَا عِكْرِمَةُ بْنُ عَمَّارٍ، عَنْ أَبِي زُمَيْلٍ، عَنْ مَالِكِ بْنِ مَرْثَدٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي ذَرٍّ، يَرْفَعْهُ، قَالَ: ثُمَّ قَالَ بَعْدَ ذَلِكَ: لاَ أَعْلَمُهُ إِلاَّ رَفَعَهُ، قَالَ: إِفْرَاغُكَ مِنْ دَلْوِكَ فِي دَلْوِ أَخِيكَ صَدَقَةٌ، وَأَمْرُكَ بِالْمَعْرُوفِ وَنَهْيُكَ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ، وَتَبَسُّمُكَ فِي وَجْهِ أَخِيكَ صَدَقَةٌ، وَإِمَاطَتُكَ الْحَجَرَ وَالشَّوْكَ وَالْعَظْمَ عَنْ طَرِيقِ النَّاسِ لَكَ صَدَقَةٌ، وَهِدَايَتُكَ الرَّجُلَ فِي أَرْضِ الضَّالَّةِ صَدَقَةٌ.
Muhammad menceritakan kepada kami, dia berkata: Abdullah bin Raja menceritakan kepada kami, dia berkata: Ikrimah bin Ammar menceritakan kepada kami, atas wewenang Abu Zumail, atas wewenang Malik bin Marthad, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Abu Dzar, dia mengangkatnya, dia berkata: Kemudian dia berkata setelah itu: Saya tidak mengetahuinya kecuali dia yang membesarkannya. Dia berkata: Kosongkan embermu di Ember Saudaramu adalah sedekah, menyuruhmu mengerjakan shaleh dan melarang kemunkaran adalah sedekah, senyumanmu dihadapan saudaramu adalah sedekah, dan pengeluaranmu dari batu dan duri adalah sedekah. Syafaat manusia adalah sedekah bagimu, dan bimbinganmu terhadap seseorang di negeri yang hilang adalah sedekah.
05
Al-Adab Al-Mufrad # 38/892
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبِي أُوَيْسٍ قَالَ: حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي الزِّنَادِ، عَنْ عَمْرِو بْنِ أَبِي عَمْرٍو، عَنْ عِكْرِمَةَ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ: لَعَنَ اللَّهُ مَنْ كَمَّهَ أَعْمَى عَنِ السَّبِيلِ.
Ismail bin Abi Uwais meriwayatkan kepada kami, mengatakan: Abd al-Rahman bin Abi al-Zinad meriwayatkan kepadaku, atas wewenang Amr bin Abi Amr, atas wewenang Ikrimah, atas wewenang Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda: Semoga Tuhan melaknat orang yang menindasnya dan buta terhadap jalan.
06
Al-Adab Al-Mufrad # 38/893
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبَانَ، قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ بَهْرَامَ، قَالَ: حَدَّثَنَا شَهْرٌ قَالَ: حَدَّثَنِي ابْنُ عَبَّاسٍ قَالَ: بَيْنَمَا النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم بِفِنَاءِ بَيْتِهِ بِمَكَّةَ جَالِسٌ، إِذْ مَرَّ بِهِ عُثْمَانُ بْنُ مَظْعُونٍ، فَكَشَرَ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم، فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم: أَلاَ تَجْلِسُ؟ قَالَ: بَلَى، فَجَلَسَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم مُسْتَقْبِلَهُ، فَبَيْنَمَا هُوَ يُحَدِّثُهُ إِذْ شَخَصَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم بَصَرَهُ إِلَى السَّمَاءِ فَقَالَ: أَتَانِي رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم آنِفًا، وَأَنْتَ جَالِسٌ، قَالَ: فَمَا قَالَ لَكَ؟ قَالَ: {إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ} قَالَ عُثْمَانُ: وَذَلِكَ حِينَ اسْتَقَرَّ الإِيمَانُ فِي قَلْبِي وَأَحْبَبْتُ مُحَمَّدًا.
Ismail bin Aban menceritakan kepada kami, dia berkata: Abd al-Hamid bin Bahram memberitahu kami, dia berkata: Shahr memberitahu kami, dia berkata: Ibnu Abbas memberitahuku, dia berkata: Sementara Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, sedang duduk di halaman rumahnya di Mekah, ketika Utsman bin Mazun melewatinya, maka dia membungkuk kepada Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Kemudian Nabi Muhammad SAW berkata kepadanya: Maukah kamu duduk? Dia berkata: Ya, maka Nabi Muhammad SAW duduk menemuinya. Ketika dia sedang berbicara dengannya, Nabi, sallallahu alaihi wa sallam, mengidentifikasi Dia melihat ke langit dan berkata: Utusan Tuhan, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, baru saja datang kepadaku, dan kamu sedang duduk. Dia berkata: Lalu apa yang dia katakan? Untukmu? Beliau bersabda: {Sesungguhnya Allah memerintahkan keadilan dan kebaikan serta memberi kepada kerabat, dan mengharamkan kecabulan, kekejian, dan pelanggaran. Dia menegurmu Mungkin kamu akan mengingatnya.} Otsman berkata: Saat itulah keimanan menetap di hatiku dan aku mencintai Muhammad.
07
Al-Adab Al-Mufrad # 38/894
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ أَبِي الأَسْوَدِ، قَالَ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ الطَّنَافِسِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ، عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عُبَيْدِ اللهِ بْنِ أَنَسٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَدِّهِ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: مَنْ عَالَ جَارِيَتَيْنِ حَتَّى تُدْرِكَا، دَخَلْتُ أَنَا وَهُوَ فِي الْجَنَّةِ كَهَاتَيْنِ، وَأَشَارَ مُحَمَّدٌ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى.
Abdullah bin Abi Al-Aswad meriwayatkan kepada kami, ia berkata: Muhammad bin Ubaid Al-Tanafisi meriwayatkan kepada kami, ia berkata: Muhammad bin Abdul-Aziz meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Abu Bakar bin Ubaid Allah bin Anas, atas wewenang bapaknya, atas wewenang kakeknya, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, yang bersabda: Barang siapa yang memelihara dua orang budak perempuan sampai mereka sadar, Dia dan aku akan masuk surga seperti keduanya, dan Muhammad menunjuk dengan jari telunjuk dan jari tengahnya.
08
Al-Adab Al-Mufrad # 38/895
وَبَابَانِ يُعَجَّلاَنِ فِي الدُّنْيَا: الْبَغْيُ، وَقَطِيعَةُ الرَّحِمِ.
Ada dua pintu yang akan disegerakan di dunia ini: pelanggaran, dan putusnya tali silaturahmi.
09
Al-Adab Al-Mufrad # 38/896
حَدَّثَنَا شِهَابُ بْنُ مَعْمَرٍ الْعَوْقِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: إِنَّ الْكَرِيمَ ابْنَ الْكَرِيمِ ابْنِ الْكَرِيمِ ابْنِ الْكَرِيمِ يُوسُفُ بْنُ يَعْقُوبَ بْنِ إِسْحَاقَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ.
Shihab bin Muammar Al-Awqi menceritakan kepada kami, dia berkata: Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami, atas wewenang Muhammad bin Amr, atas wewenang Abu Salamah, atas wewenang Abu Hurairah, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda: Putra dermawan dari putra dermawan putra dermawan adalah Yusuf bin Yaqoub bin Ishaq bin Ibrahim...
10
Al-Adab Al-Mufrad # 38/897
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عَبْدِ اللهِ، قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ: إِنَّ أَوْلِيَائِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ الْمُتَّقُونَ، وَإِنْ كَانَ نَسَبٌ أَقْرَبَ مِنْ نَسَبٍ، فَلاَ يَأْتِينِي النَّاسُ بِالأَعْمَالِ وَتَأْتُونَ بِالدُّنْيَا تَحْمِلُونَهَا عَلَى رِقَابِكُمْ، فَتَقُولُونَ: يَا مُحَمَّدُ، فَأَقُولُ هَكَذَا وَهَكَذَا: لاَ، وَأَعْرَضَ فِي كِلا عِطْفَيْهِ.
Abdul Aziz bin Abdullah menceritakan kepada kami, dia berkata: Abdul Aziz bin Muhammad menceritakan kepada kami, atas wewenang Muhammad bin Amr, atas wewenang Abu Salamah, atas wewenang Abu Hurairah, bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda: Sesungguhnya sahabat-sahabatku di hari kiamat adalah orang-orang yang bertakwa, dan jika satu nasab lebih dekat dengan satu nasab, maka tidak Orang-orang datang kepadaku dengan membawa amal shaleh, dan kamu datang dengan membawa dunia ini di lehermu, dan kamu berkata: Wahai Muhammad, dan aku berkata begini dan begitu: Tidak, Dan dia menunjukkan kedua kebaikannya.
11
Al-Adab Al-Mufrad # 38/898
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ الْمُبَارَكِ، قَالَ: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ، قَالَ: حَدَّثَنَا عَطَاءٌ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: لاَ أَرَى أَحَدًا يَعْمَلُ بِهَذِهِ الْآيَةِ: {يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى} حَتَّى بَلَغَ: {إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللهِ أَتْقَاكُمْ}، فَيَقُولُ الرَّجُلُ لِلرَّجُلِ: أَنَا أَكْرَمُ مِنْكَ، فَلَيْسَ أَحَدٌ أَكْرَمَ مِنْ أَحَدٍ إِلا بِتَقْوَى اللهِ.
Abdul Rahman bin Al Mubarak memberitahukan kami, dia berkata: Yahya bin Saeed memberitahukan kami, dia berkata: Abdul Malik memberitahu kami, dia berkata: Ata memberitahu kami, atas wewenang Ibnu Abbas berkata: Saya tidak melihat ada orang yang bertindak berdasarkan ayat ini: {Wahai manusia! Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari laki-laki dan perempuan} sampai dia mencapai: {Sesungguhnya yang paling terhormat di antara kamu di sisi Allah adalah yang paling bertakwa di antara kamu}, maka laki-laki itu berkata kepada laki-laki itu: Aku lebih terhormat dari kamu, karena tidak ada seorang pun yang lebih terhormat dari siapa pun kecuali karena takut kepada Allah.
12
Al-Adab Al-Mufrad # 38/899
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ بُرْقَانَ، عَنْ يَزِيدَ قَالَ: قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ: مَا تَعُدُّونَ الْكَرَمَ؟ وَقَدْ بَيَّنَ اللَّهُ الْكَرَمَ، فَأَكْرَمُكُمْ عِنْدَ اللهِ أَتْقَاكُمْ، مَا تَعُدُّونَ الْحَسَبَ؟ أَفْضَلُكُمْ حَسَبًا أَحْسَنُكُمْ خُلُقًا.
Abu Nu'aym menceritakan kepada kami, dia berkata: Ja'far bin Burqan menceritakan kepada kami, berdasarkan otoritas Yazid, dia berkata: Ibnu Abbas berkata: Apa yang kamu anggap sebagai kemurahan hati? Dan Tuhan telah menjelaskannya. Kemurahan hati. Orang yang paling mulia di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa. Apa yang Anda anggap mulia? Orang yang paling terhormat di antara kalian adalah orang yang paling baik akhlaknya.
13
Al-Adab Al-Mufrad # 38/900
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ قَالَ: حَدَّثَنِي اللَّيْثُ، عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ، عَنْ عَمْرَةَ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: سَمِعْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ: الأرْوَاحُ جُنُودٌ مُجَنَّدَةٌ، فَمَا تَعَارَفَ مِنْهَا ائْتَلَفَ، وَمَا تَنَاكَرَ مِنْهَا اخْتَلَفَ.
Abdullah meriwayatkan kepada kami, mengatakan: Al-Layth meriwayatkan kepadaku, atas wewenang Yahya bin Saeed, atas wewenang Amra, atas wewenang Aisha, ra dengan dia, yang berkata: Aku mendengar Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Roh adalah prajurit wajib militer, maka apa yang mereka kenal satu sama lain akan menjadi satu, dan apa yang tidak serupa di antara mereka akan berbeda."
14
Al-Adab Al-Mufrad # 38/901
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عَبْدِ اللهِ قَالَ: حَدَّثَنِي سُلَيْمَانُ بْنُ بِلاَلٍ، عَنْ سُهَيْلٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: الأرْوَاحُ جُنُودٌ مُجَنَّدَةٌ، فَمَا تَعَارَفَ مِنْهَا ائْتَلَفَ، وَمَا تَنَاكَرَ مِنْهَا اخْتَلَفَ.
Abdul Aziz bin Abdullah menceritakan kepada kami, beliau berkata: Suleiman bin Bilal menceritakan kepadaku, atas wewenang Suhail, atas wewenang bapaknya, atas wewenang Abu Hurairah, beliau bersabda: Rasulullah bersabda: Semoga doa dan salam Allah SWT tercurah padanya: Jiwa-jiwa adalah prajurit wajib militer, maka yang akrab satu sama lain akan menjadi satu, dan yang berbeda di antara mereka akan berbeda.
15
Al-Adab Al-Mufrad # 38/902
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ صَالِحٍ الْمِصْرِيُّ، عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ يَحْيَى الْكَلْبِيِّ، قَالَ: حَدَّثَنَا الزُّهْرِيُّ، قَالَ: أَخْبَرَنَا أَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ: سَمِعْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ: بَيْنَمَا رَاعٍ فِي غَنَمِهِ، عَدَا عَلَيْهِ الذِّئْبُ فَأَخَذَ مِنْهُ شَاةً، فَطَلَبَهُ الرَّاعِي، فَالْتَفَتَ إِلَيْهِ الذِّئْبُ فَقَالَ: مَنْ لَهَا يَوْمَ السَّبُعِ؟ لَيْسَ لَهَا رَاعٍ غَيْرِي، فَقَالَ النَّاسُ: سُبْحَانَ اللهِ، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: فَإِنِّي أُؤْمِنُ بِذَلِكَ، أَنَا وَأَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ.
Yahya bin Saleh Al-Masry menceritakan kepada kami, atas wewenang Ishaq bin Yahya Al-Kalbi, dia berkata: Al-Zuhri menceritakan kepada kami, dia berkata: Abu Salamah bin Abdul Rahman, bahwa Abu Hurairah berkata: Aku mendengar Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, mengatakan: Ketika seorang penggembala sedang memberi makan dombanya, seekor serigala menyerangnya dan membawanya. Salah satunya adalah seekor domba, dan penggembala memintanya, dan serigala menoleh kepadanya dan berkata: Siapa yang memilikinya pada hari ketujuh? Tidak ada gembalanya selain aku, maka orang-orang berkata: Maha Suci Allah, maka dia berkata kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian: Aku beriman akan hal itu, aku, Abu Bakr, dan Umar.
16
Al-Adab Al-Mufrad # 38/903
حَدَّثَنَا آدَمُ، قَالَ: حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنِ الأَعْمَشِ قَالَ: سَمِعْتُ سَعْدَ بْنَ عُبَيْدَةَ يُحَدِّثُ، عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيِّ، عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فِي جَنَازَةٍ، فَأَخَذَ شَيْئًا فَجَعَلَ يَنْكُتُ بِهِ فِي الأَرْضِ، فَقَالَ: مَا مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ إِلاَّ قَدْ كُتِبَ مَقْعَدُهُ مِنَ النَّارِ، وَمَقْعَدُهُ مِنَ الْجَنَّةِ، قَالُوا: يَا رَسُولَ اللهِ، أَفَلاَ نَتَّكِلُ عَلَى كِتَابِنَا، وَنَدَعُ الْعَمَلَ؟ قَالَ: اعْمَلُوا، فَكُلٌّ مُيَسَّرٌ لِمَا خُلِقَ لَهُ، قَالَ: أَمَّا مَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ السَّعَادَةِ فَسَيُيَسَّرُ لِعَمَلِ السَّعَادَةِ، وَأَمَّا مَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ الشَّقَاوَةِ فَسَيُيَسَّرُ لِعَمَلِ الشَّقَاوَةِ، ثُمَّ قَرَأَ: {فَأَمَّا مَنْ أَعْطَى وَاتَّقَى وَصَدَّقَ بِالْحُسْنَى}.
Adam meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Syu'bah meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Al-Amash, dia berkata: Saya mendengar Saad bin Ubaidah berbicara, atas wewenang Abu Abd al-Rahman al-Sulami, atas wewenang Ali Semoga Tuhan meridhoi dia. Dia berkata: Nabi SAW sedang berada di pemakaman, lalu dia mengambil sesuatu dan mulai menggaruknya di tanah, dan berkata: Tidak ada di antara kalian. Tidak ada seorangpun melainkan telah tertulis bahwa tempatnya di Neraka dan tempatnya di Surga. Mereka berkata: Wahai Rasulullah, apakah kami tidak akan bersandar pada Kitab kami dan meninggalkan amal? Beliau bersabda: Bekerjalah, sebab setiap orang akan dimudahkan karena untuk apa dia diciptakan. Beliau bersabda: Adapun barang siapa yang termasuk orang-orang yang berbahagia, maka dia akan dimudahkan untuk pekerjaan kebahagiaan tersebut, dan adapun Siapapun yang termasuk orang-orang yang sengsara, akan dimudahkan atas perbuatan yang menyengsarakan. Kemudian beliau membacakan: {Tetapi adapun orang yang memberi, dan bertakwa, serta beriman pada amal shaleh}.
17
Al-Adab Al-Mufrad # 38/904
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللهِ، قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ، عَنْ أُسَيْدِ بْنِ أَبِي أُسَيْدٍ، عَنْ أُمِّهِ قَالَتْ: قُلْتُ لأَبِي قَتَادَةَ: مَا لَكَ لاَ تُحَدِّثُ عَنْ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم كَمَا يُحَدِّثُ عَنْهُ النَّاسُ؟ فَقَالَ أَبُو قَتَادَةَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ: مَنْ كَذَبَ عَلَيَّ فَلْيُسَهِّلْ لِجَنْبِهِ مَضْجَعًا مِنَ النَّارِ، وَجَعَلَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ ذَلِكَ وَيَمْسَحُ الأرْضَ بِيَدِهِ.
Muhammad bin Abdullah menceritakan kepada kami, dia berkata: Abdul Aziz bin Muhammad menceritakan kepada kami, atas wewenang Usayd bin Abi Usayd, atas wewenang ibunya, yang berkata: Aku berkata kepada ayahku Qatada: Mengapa kamu tidak meriwayatkan dari Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, sebagaimana orang-orang menceritakan tentang dia? Abu Qatada berkata: Saya mendengar Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. Allah SWT berfirman: Barangsiapa berdusta tentang Aku, hendaknya dia mudahkan tempat tidur neraka bagi sisinya. Dan Rasulullah SAW mengatakan hal itu sambil mengusap tanah dengan tangannya.
18
Al-Adab Al-Mufrad # 38/905
حَدَّثَنَا آدَمُ، قَالَ: حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ قَتَادَةَ قَالَ: سَمِعْتُ عُقْبَةَ بْنَ صُهْبَانَ الأَزْدِيَّ يُحَدِّثُ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مُغَفَّلٍ الْمُزَنِيِّ قَالَ: نَهَى رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم عَنِ الْخَذْفِ، وَقَالَ: إِنَّهُ لاَ يَقْتُلُ الصَّيْدَ، وَلاَ يُنْكِي الْعَدُوَّ، وَإِنَّهُ يَفْقَأُ الْعَيْنَ، وَيَكْسِرُ السِّنَّ.
Adam menceritakan kepada kami, dia berkata: Syu’bah memberitahu kami, atas wewenang Qatada, dia berkata: Saya mendengar Uqba bin Sahban al-Azdi berbicara, atas wewenang Abdullah bin Mughaffal. Al-Muzani berkata: Rasulullah SAW melarang penjambretan, dan bersabda: Itu tidak membunuh hewan buruan, tidak mengganggu musuh, dan menghancurkan. Mata, dan itu mematahkan gigi
19
Al-Adab Al-Mufrad # 38/906
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنْ يُونُسَ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ ثَابِتِ بْنِ قَيْسٍ، أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ: أَخَذَتِ النَّاسَ الرِّيحُ فِي طَرِيقِ مَكَّةَ، وَعُمَرُ حَاجٌّ، فَاشْتَدَّتْ، فَقَالَ عُمَرُ لِمَنْ حَوْلَهُ: مَا الرِّيحُ؟ فَلَمْ يَرْجِعُوا بِشَيْءٍ، فَاسْتَحْثَثْتُ رَاحِلَتِي فَأَدْرَكْتُهُ، فَقُلْتُ: بَلَغَنِي أَنَّكَ سَأَلْتَ عَنِ الرِّيحِ، وَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ: الرِّيحُ مِنْ رَوْحِ اللهِ، تَأْتِي بِالرَّحْمَةِ، وَتَأْتِي بِالْعَذَابِ، فَلاَ تَسُبُّوهَا، وَسَلُوا اللَّهَ خَيْرَهَا، وَعُوذُوا مِنْ شَرِّهَا.
Yahya bin Bukayr meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Al-Layth meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Yunus, atas wewenang Ibnu Shihab, atas wewenang Tsabit bin Qais, bahwa Abu Hurairah berkata: Orang-orang tertiup angin di jalan menuju Mekkah, dan Umar adalah seorang peziarah, dan ia menjadi kuat. Umar berkata kepada orang-orang disekitarnya: Apa itu angin? Mereka tidak kembali dengan membawa apa pun, jadi saya mendesak Aku sedang menungganginya dan menyusulnya, maka aku berkata: Aku diberitahu bahwa kamu bertanya tentang angin, dan bahwa aku mendengar Rasulullah SAW, bersabda: Angin itu berasal dari Ruh Allah, datangnya dengan rahmat, dan mendatangkan siksa, maka janganlah kamu mencelanya, dan memohon kebaikannya kepada Allah, dan berlindung dari keburukannya.