Bab 35
Kembali ke Bab
01
Al-Adab Al-Mufrad # 35/842
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ، قَالَ: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ، عَنْ جَابِرٍ قَالَ: وُلِدَ لِرَجُلٍ مِنَّا غُلاَمٌ فَسَمَّاهُ الْقَاسِمَ، فَقَالَتِ الأَنْصَارُ: لاَ نُكَنِّيكَ أَبَا الْقَاسِمِ، وَلاَ نُنْعِمُكَ عَيْنًا، فَأَتَى النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ لَهُ: مَا قَالَتِ الأَنْصَارُ، فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم: أَحْسَنَتِ الأَنْصَارُ، تَسَمُّوا بِاسْمِي، وَلاَ تَكْتَنُوا بِكُنْيَتِي، فَإِنَّمَا أَنَا قَاسِمٌ.
Muhammad bin Yusuf meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Sufyan meriwayatkan kepada kami, berdasarkan wewenang Al-Amash, berdasarkan wewenang Salim bin Abi Al-Ja’d, berdasarkan wewenang Jabir, yang mengatakan: Seorang anak laki-laki dilahirkan dari seorang laki-laki di antara kami. Maka dia menamainya Al-Qasim, dan orang Ansar itu berkata: Kami tidak akan memberimu julukan Abu Al-Qasim, dan kami juga tidak akan memberimu bantuan dalam bentuk barang. Jadi dia mendatangi Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan berkata Kepadanya: Apa yang dikatakan kaum Ansar, maka Nabi Muhammad SAW bersabda: Bagus sekali, kaum Ansar. Panggillah dengan namaku, dan jangan gunakan nama panggilanku, karena akulah Qasim.
02
Al-Adab Al-Mufrad # 35/843
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا فِطْرٌ، عَنْ مُنْذِرٍ قَالَ: سَمِعْتُ ابْنَ الْحَنَفِيَّةِ يَقُولُ: كَانَتْ رُخْصَةً لِعَلِيٍّ، قَالَ: يَا رَسُولَ اللهِ، إِنْ وُلِدَ لِي بَعْدَكَ أُسَمِّيهِ بِاسْمِكَ، وَأُكَنِّيهِ بِكُنْيَتِكَ؟ قَالَ: نَعَمْ.
Abu Nu`aym menceritakan kepada kami, dia berkata: Fitri menceritakan kepada kami, atas otoritas Mundhir, dia berkata: Saya mendengar Ibn al-Hanafiyyah berkata: Itu adalah konsesi yang diberikan kepada Ali. Dia berkata: Ya Rasulullah, jika aku melahirkan seorang anak setelah kamu, aku akan menamainya dengan namamu dan memberinya nama panggilanmu. Dia berkata: Ya.
03
Al-Adab Al-Mufrad # 35/844
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ يُوسُفَ، قَالَ: حَدَّثَنَا اللَّيْثُ قَالَ: حَدَّثَنِي ابْنُ عَجْلاَنَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: نَهَى رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم أَنْ نَجْمَعَ بَيْنَ اسْمِهِ وَكُنْيَتِهِ، وَقَالَ: أَنَا أَبُو الْقَاسِمِ، وَاللَّهُ يُعْطِي، وَأَنَا أَقْسِمُ.
Abdullah bin Yusuf menceritakan kepada kami, dia berkata: Al-Layth menceritakan kepada kami, dia berkata: Ibnu Ajlan memberitahuku, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Abu Hurairah, dia berkata: Rasulullah melarang Semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, mari kita gabungkan namanya dan nama panggilannya, dan dia berkata: Saya Abu Al-Qasim, dan Tuhan memberi, dan saya bersumpah.
04
Al-Adab Al-Mufrad # 35/845
حَدَّثَنَا أَبُو عُمَرَ، قَالَ: حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ حُمَيْدٍ، عَنْ أَنَسٍ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فِي السُّوقِ، فَقَالَ رَجُلٌ: يَا أَبَا الْقَاسِمِ، فَالْتَفَتَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم، فَقَالَ: دَعَوْتُ هَذَا، فَقَالَ: سَمُّوا بِاسْمِي، وَلاَ تُكَنُّوا بِكُنْيَتِي.
Abu Omar menceritakan kepada kami, dia berkata: Syu'bah menceritakan kepada kami, atas wewenang Humaid, atas wewenang Anas, yang berkata: Nabi, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, sedang berada di pasar, dan seorang laki-laki berkata: Wahai Abu al-Qasim, Lalu Nabi, semoga Allah memberkati dia dan damai sejahtera, berbalik dan berkata: Saya menelepon ini, dan dia berkata: Panggil dengan nama saya, dan jangan gunakan nama panggilan saya.
05
Al-Adab Al-Mufrad # 35/846
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ صَالِحٍ قَالَ: حَدَّثَنِي اللَّيْثُ قَالَ: حَدَّثَنِي عَقِيلٌ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ، أَنَّ أُسَامَةَ بْنَ زَيْدٍ أَخْبَرَهُ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم بَلَغَ مَجْلِسًا فِيهِ عَبْدُ اللهِ بْنُ أُبَيِّ بْنُ سَلُولٍ، وَذَلِكَ قَبْلَ أَنْ يُسْلِمَ عَبْدُ اللهِ بْنُ أُبَيٍّ، فَقَالَ: لاَ تُؤْذِينَا فِي مَجْلِسِنَا، فَدَخَلَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم عَلَى سَعْدِ بْنِ عُبَادَةَ فَقَالَ: أَيْ سَعْدُ، أَلاَ تَسْمَعُ مَا يَقُولُ أَبُو حُبَابٍ؟، يُرِيدُ عَبْدَ اللهِ بْنَ أُبَيٍّ ابْنَ سَلُولٍ.
Abdullah bin Shalih meriwayatkan kepada kami, ia berkata: Al-Layth meriwayatkan kepadaku, ia mengatakan: Aqil meriwayatkan kepadaku, atas wewenang Ibnu Shihab, atas wewenang Urwa bin Al-Zubayr, bahwa Usama bin Zaid mengatakan kepadanya bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, mencapai sebuah pertemuan di mana Abdullah bin Ubayy bin Salul hadir, dan itu sebelum Abdullah masuk Islam. Ibnu Ubayy, maka dia berkata: Jangan ganggu kami dalam berkumpul. Kemudian Nabi Muhammad SAW mendatangi Sa’d Ibnu Ubadah seraya bersabda: Artinya, Sa’d, tidakkah kamu mendengar apa yang disampaikan Abu Hubab? Maksudnya Abdullah bin Ubayy bin Salul.
06
Al-Adab Al-Mufrad # 35/847
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ، قَالَ: حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ، عَنْ ثَابِتٍ، عَنْ أَنَسٍ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَدْخُلُ عَلَيْنَا، وَلِي أَخٌ صَغِيرٌ يُكَنَّى: أَبَا عُمَيْرٍ، وَكَانَ لَهُ نُغَرٌ يَلْعَبُ بِهِ فَمَاتَ، فَدَخَلَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فَرَآهُ حَزِينًا، فَقَالَ: مَا شَأْنُهُ؟ قِيلَ لَهُ: مَاتَ نُغَرُهُ، فَقَالَ: يَا أَبَا عُمَيْرٍ، مَا فَعَلَ النُّغَيْرُ؟.
Musa bin Ismail menceritakan kepada kami, dia berkata: Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami, atas wewenang Tsabit, atas wewenang Anas, yang berkata: Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, biasa memasuki kami, dan saya punya saudara laki-laki. Seorang pemuda yang dipanggil : Abu Umair. Dia mempunyai sarang tempat dia bermain, dan dia mati. Kemudian Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, masuk dan melihatnya sedih, dan berkata: Mengapa? Apa yang terjadi padanya? Dia diberitahu: Naghir meninggal, maka dia berkata: Wahai Abu Umair, apa yang dilakukan Naghir?
07
Al-Adab Al-Mufrad # 35/848
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ مُغِيرَةَ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، أَنَّ عَبْدَ اللهِ كَنَّى عَلْقَمَةَ: أَبَا شِبْلٍ، وَلَمْ يُولَدْ لَهُ.
Abu Nu`aym menceritakan kepada kami, dia berkata: Sufyan menceritakan kepada kami, atas wewenang Mughirah, atas wewenang Ibrahim, bahwa Abdullah mempunyai nama panggilan Alqamah: Abu Shibl, dan tidak ada anak yang dilahirkan darinya.
08
Al-Adab Al-Mufrad # 35/849
حَدَّثَنَا عَارِمٌ، قَالَ: حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ الأَعْمَشُ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ عَلْقَمَةَ قَالَ: كَنَّانِي عَبْدُ اللهِ قَبْلَ أَنْ يُولَدَ لِي.
'Arim menceritakan kepada kami, dia berkata: Sulaiman Al-A'mash menceritakan kepada kami, berdasarkan otoritas Ibrahim, berdasarkan otoritas Alqamah, yang mengatakan: Dia adalah hamba Tuhan sebelum dia dilahirkan untukku.
09
Al-Adab Al-Mufrad # 35/850
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلامٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، قَالَ: حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ، عَنْ يَحْيَى بْنِ عَبَّادِ بْنِ حَمْزَةَ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: أَتَيْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم فَقُلْتُ: يَا رَسُولَ اللهِ، كَنَّيْتَ نِسَاءَكَ، فَاكْنِنِي، فَقَالَ: تَكَنِّي بِابْنِ أُخْتِكِ عَبْدِ اللهِ.
Muhammad bin Salam menceritakan kepada kami, dia berkata: Abu Muawiyah menceritakan kepada kami, dia berkata: Hisham bin Urwa menceritakan kepada kami, atas otoritas Yahya bin Abbad bin Hamzah, Atas otoritas Aisha, radhiyallahu 'anhu, dia berkata: Aku datang kepada Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan berkata: Wahai Rasulullah, kamu telah seperti aku terhadap istrimu, jadi jadilah seperti aku. Dia berkata: Jadilah seperti saya. Oleh putra saudara perempuanmu, Abdullah
10
Al-Adab Al-Mufrad # 35/851
حَدَّثَنَا مُوسَى، قَالَ: حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ، قَالَ: حَدَّثَنَا هِشَامٌ، عَنْ عَبَّادِ بْنِ حَمْزَةَ بْنِ عَبْدِ اللهِ بْنِ الزُّبَيْرِ، أَنَّ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: يَا نَبِيَّ اللهِ، أَلاَ تُكَنِّينِي؟ فَقَالَ: اكْتَنِي بِابْنِكِ، يَعْنِي: عَبْدَ اللهِ بْنَ الزُّبَيْرِ، فَكَانَتْ تُكَنَّى: أُمَّ عَبْدِ اللهِ.
Musa memberitahu kami, dia berkata: Wahib memberitahu kami, dia berkata: Hisyam memberitahu kami, atas otoritas Abbad bin Hamzah bin Abdullah bin Al-Zubayr, bahwa Aisha merasa puas Atas otoritasnya, dia berkata: Wahai Nabi Allah, maukah kamu memberiku nama panggilan? Maka dia berkata: Beri aku nama panggilan oleh anakmu yang artinya: Abdullah bin Al-Zubayr, maka dia diberi nama panggilan: Ummu Abdullah...
11
Al-Adab Al-Mufrad # 35/852
حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ بِلاَلٍ قَالَ: حَدَّثَنِي أَبُو حَازِمٍ، عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ، إِنْ كَانَتْ أَحَبَّ أَسْمَاءِ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ إِلَيْهِ لَأَبُو تُرَابٍ، وَإِنْ كَانَ لَيَفْرَحُ أَنْ يُدْعَى بِهَا، وَمَا سَمَّاهُ أَبَا تُرَابٍ إِلاَّ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم، غَاضَبَ يَوْمًا فَاطِمَةَ، فَخَرَجَ فَاضْطَجَعَ إِلَى الْجِدَارِ إِلَى الْمَسْجِدِ، وَجَاءَهُ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَتْبَعُهُ، فَقَالَ: هُوَ ذَا مُضْطَجِعٌ فِي الْجِدَارِ، فَجَاءَ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم وَقَدِ امْتَلَأَ ظَهْرُهُ تُرَابًا، فَجَعَلَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَمْسَحُ التُّرَابَ عَنْ ظَهْرِهِ وَيَقُولُ: اجْلِسْ أَبَا تُرَابٍ.
Khaled bin Mukhlid memberi tahu kami, dia berkata: Suleiman bin Bilal memberi tahu kami, dia berkata: Abu Hazim memberi tahu saya, atas wewenang Sahl bin Saad, jika dia lebih dicintai. Nama-nama Ali radhiyallahu 'anhu diberikan kepadanya oleh Abu Turab, meskipun dia senang dipanggil oleh mereka, dan tidak ada yang memanggilnya Abu Turab kecuali Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Suatu hari, Fatima marah, jadi dia keluar dan berbaring di dinding masjid, dan Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, mendatanginya, mengikutinya, dan berkata: Ini dia. Dia berbaring di dinding. Kemudian Nabi SAW datang dan punggungnya dipenuhi debu. Maka Nabi Muhammad SAW mulai membersihkan debu miliknya Punggungnya dan berkata: Duduklah, bapak debu.
12
Al-Adab Al-Mufrad # 35/853
حَدَّثَنَا أَبُو مَعْمَرٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ، قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ، عَنْ أَنَسٍ قَالَ: بَيْنَمَا النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فِي نَخْلٍ لَنَا، نَخْلٍ لأَبِي طَلْحَةَ، تَبَرَّزَ لِحَاجَتِهِ، وَبِلاَلٌ يَمْشِي وَرَاءَهُ، يُكْرِمُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم أَنْ يَمْشِيَ إِلَى جَنْبِهِ، فَمَرَّ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم بِقَبْرٍ فَقَامَ، حَتَّى تَمَّ إِلَيْهِ بِلاَلٌ، فَقَالَ: وَيْحَكَ يَا بِلاَلُ، هَلْ تَسْمَعُ مَا أَسْمَعُ؟ قَالَ: مَا أَسْمَعُ شَيْئًا، فَقَالَ: صَاحِبُ هَذَا الْقَبْرِ يُعَذَّبُ، فَوُجِدَ يَهُودِيًّا.
Abu Muammar memberitahu kami, dia berkata: Abdul-Warith memberitahu kami, dia berkata: Abdul-Aziz memberitahu kami, atas wewenang Anas, yang mengatakan: Sementara Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, berada di pohon palem Bagi kami, pohon palem milik Abu Thalhah, yang dia keluarkan karena kebutuhannya, dan Bilal berjalan di belakangnya, menghormati Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, untuk berjalan di sampingnya. Maka Nabi SAW melewati kuburan dan berdiri sampai Bilal datang kepadanya dan berkata: Celakalah kamu, Bilal. Apakah Anda mendengar apa yang saya dengar? Dia berkata: Saya tidak mendengar apa pun. Dia berkata: Pemilik kuburan ini sedang disiksa, dan dia diketahui adalah seorang Yahudi.
13
Al-Adab Al-Mufrad # 35/854
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ مُحَمَّدٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ إِسْمَاعِيلَ، عَنْ قَيْسٍ قَالَ: سَمِعْتُ مُعَاوِيَةَ يَقُولُ لأَخٍ لَهُ صَغِيرٍ: أَرْدِفِ الْغُلاَمَ، فَأَبَى، فَقَالَ لَهُ مُعَاوِيَةُ: بِئْسَ مَا أُدِّبْتَ، قَالَ قَيْسٌ: فَسَمِعْتُ أَبَا سُفْيَانَ يَقُولُ: دَعْ عَنْكَ أَخَاكَ.
Abdullah bin Muhammad meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Sufyan meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Ismail, atas wewenang Qais, yang mengatakan: Saya mendengar Muawiyah berkata kepada adiknya: Anak itu menolak, maka Muawiyah berkata kepadanya: Betapa malangnya kamu diajar. Qais berkata: Aku mendengar Abu Sufyan berkata: Tinggalkan saudaramu.
14
Al-Adab Al-Mufrad # 35/855
حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عُفَيْرٍ قَالَ: حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ، عَنْ مُوسَى بْنِ عَلِيٍّ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَ: إِذَا كَثُرَ الأَخِلاَّءُ كَثُرَ الْغُرَمَاءُ، قُلْتُ لِمُوسَى: وَمَا الْغُرَمَاءُ؟ قَالَ: الْحُقُوقُ.
Sa`id bin Ufayr meriwayatkan kepada kami, ia berkata: Yahya bin Ayyub meriwayatkan kepadaku, atas wewenang Musa bin Ali, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Amr bin Al-Aas, yang berkata: Jika bertambah, maka dendanya banyak. Aku berkata kepada Musa: Apa dendanya? Dia berkata: Benar.