49 Hadis
01
Al-Adab Al-Mufrad # 14/260
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبِي أُوَيْسٍ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي أَخِي، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ بِلاَلٍ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ أَبِي أُسَيْدٍ، عَنْ جَدِّهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ، لاَ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ حَتَّى تُسْلِمُوا، وَلاَ تُسْلِمُوا حَتَّى تَحَابُّوا، وَأَفْشُوا السَّلاَمَ تَحَابُّوا، وَإِيَّاكُمْ وَالْبُغْضَةَ، فَإِنَّهَا هِيَ الْحَالِقَةُ، لاَ أَقُولُ لَكُمْ‏:‏ تَحْلِقُ الشَّعْرَ، وَلَكِنْ تَحْلِقُ الدِّينَ‏.‏
Ismail bin Abi Uwais menceritakan kepada kami, beliau berkata: Saudaraku menceritakan kepadaku, atas wewenang Sulaiman bin Bilal, atas wewenang Ibrahim bin Abi Usayd, atas wewenang kakeknya, atas wewenang ayahku Hurairah, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, bersabda: Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, kalian tidak akan masuk surga hingga kalian masuk Islam, dan kalian tidak akan tunduk hingga kalian saling mencintai. Tebarkan perdamaian dan kasih sayang satu sama lain, dan waspadalah terhadap kebencian, karena itulah yang merugikan. Aku tidak mengatakan kepadamu: itu berarti mencukur rambut, tetapi itu berarti mencukur hutang.
02
Al-Adab Al-Mufrad # 14/261
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَاصِمٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عُفَيْرٍ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي ابْنُ وَهْبٍ، عَنْ حَيْوَةَ بْنِ شُرَيْحٍ، عَنْ دَرَّاجٍ، عَنْ عِيسَى بْنِ هِلاَلٍ الصَّدَفِيِّ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ إِنَّ رُوحَ الْمُؤْمِنَيْنِ لَيَلْتَقِيَانِ فِي مَسِيرَةِ يَوْمٍ، وَمَا رَأَى أَحَدُهُمَا صَاحِبَهُ‏.‏
Ahmad bin Asim menceritakan kepada kami, dia berkata: Saeed bin Ufayr menceritakan kepada kami, dia berkata: Ibnu Wahb memberitahuku, atas wewenang Haywa bin Shurayh, atas wewenang Darraj, atas wewenang Issa. Ibnu Hilal Al-Sadfi, atas wewenang Abdullah Ibn Amr Ibn Al-Aas, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, mengatakan: Jiwa kedua orang beriman akan bertemu di Perjalanan sehari, dan tak satu pun dari mereka melihat temannya.
03
Al-Adab Al-Mufrad # 14/262
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ مُحَمَّدٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مَيْسَرَةَ، عَنْ طَاوُسٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ‏:‏ النِّعَمُ تُكْفَرُ، وَالرَّحِمُ تُقْطَعُ، وَلَمْ نَرَ مِثْلَ تَقَارُبِ الْقُلُوبِ‏.‏
Abdullah bin Muhammad menceritakan kepada kami, beliau berkata: Sufyan menceritakan kepada kami, atas wewenang Ibrahim bin Maysara, atas wewenang Tawus, atas wewenang Ibnu Abbas, beliau bersabda: Berkah telah terhapuskan, Tali silaturahmi terputus, dan kami belum pernah melihat yang seperti kekompakan hati.
04
Al-Adab Al-Mufrad # 14/263
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا فَرْوَةُ بْنُ أَبِي الْمَغْرَاءِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا الْقَاسِمُ بْنُ مَالِكٍ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَوْنٍ، عَنْ عُمَيْرِ بْنِ إِسْحَاقَ قَالَ‏:‏ كُنَّا نَتَحَدَّثُ‏:‏ إِنَّ أَوَّلَ مَا يُرْفَعُ مِنَ النَّاسِ الأُلْفَةُ‏.‏
Farwa bin Abi Al-Mughra menceritakan kepada kami, dia berkata: Al-Qasim bin Malik menceritakan kepada kami, atas wewenang Abdullah bin Aoun, atas wewenang Umair bin Ishaq, dia berkata: Kami Kami berbicara: Hal pertama yang dimunculkan orang adalah keakraban.
05
Al-Adab Al-Mufrad # 14/264
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ، عَنْ أَبِي قِلاَبَةَ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ‏:‏ أَتَى النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم عَلَى بَعْضِ نِسَائِهِ وَمَعَهُنَّ أُمُّ سُلَيْمٍ، فَقَالَ‏:‏ يَا أَنْجَشَةُ، رُوَيْدًا سَوْقَكَ بِالْقَوَارِيرِ‏.‏
Musaddad meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Ismail meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Ayoub meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Abu Qalaba, atas wewenang Anas bin Malik, yang berkata: Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, datang Kepada beberapa istrinya, dan bersama mereka ada Ummu Salim, dan dia berkata: Wahai Anjasha, pelan-pelan aku akan mengantarmu dengan botol.
06
Al-Adab Al-Mufrad # 14/265
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ صَالِحٍ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي اللَّيْثُ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي ابْنُ عَجْلاَنَ، عَنْ أَبِيهِ أَوْ سَعِيدٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالُوا‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، إِنَّكَ تُدَاعِبُنَا‏؟‏ قَالَ‏:‏ إِنِّي لاَ أَقُولُ إِلا حَقًّا‏.‏
Abdullah bin Saleh menceritakan kepada kami, dia berkata: Al-Layth memberitahuku, dia berkata: Ibnu Ajlan memberitahuku, atas wewenang ayahnya atau Saeed, atas wewenang Abu Hurairah, mereka berkata: Wahai Rasulullah, apakah kamu mempermainkan kami? Dia berkata: Saya hanya mengatakan yang sebenarnya.
07
Al-Adab Al-Mufrad # 14/266
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا صَدَقَةُ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا مُعْتَمِرٌ، عَنْ حَبِيبٍ أَبِي مُحَمَّدٍ، عَنْ بَكْرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ قَالَ‏:‏ كَانَ أَصْحَابُ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم يَتَبَادَحُونَ بِالْبِطِّيخِ، فَإِذَا كَانَتِ الْحَقَائِقُ كَانُوا هُمُ الرِّجَالَ‏.‏
Sadaqah menceritakan kepada kami, dia berkata: Mu’tamir menceritakan kepada kami, atas wewenang Habib Abi Muhammad, atas wewenang Bakr bin Abdullah, yang berkata: Para sahabat Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, Mereka membual tentang semangka, tetapi jika faktanya benar, mereka adalah laki-laki.
08
Al-Adab Al-Mufrad # 14/267
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ مُحَمَّدٍ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللهِ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا عُمَرُ بْنُ سَعِيدِ بْنِ أَبِي حُسَيْنٍ، عَنِ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ قَالَ‏:‏ مَزَحَتْ عَائِشَةُ عِنْدَ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم، فَقَالَتْ أُمُّهَا‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، بَعْضُ دُعَابَاتِ هَذَا الْحَيِّ مِنْ كِنَانَةَ، قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم‏:‏ بَلْ بَعْضُ مَزْحِنَا هَذَا الْحَيُّ‏.‏
Bishr bin Muhammad memberitahu kami, dia berkata: Abdullah memberitahu kami, dia berkata: Umar bin Saeed bin Abi Hussein memberitahu kami, atas wewenang Ibnu Abi Mulaika, dia berkata: Aisha bercanda dengan Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan ibunya berkata: Ya Rasulullah, beberapa lelucon di lingkungan ini berasal dari Kinana. Dia berkata Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian: Memang, ada beberapa lelucon di lingkungan ini.
09
Al-Adab Al-Mufrad # 14/268
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ حَدَّثَنَا خَالِدٌ هُوَ ابْنُ عَبْدِ اللهِ، عَنْ حُمَيْدٍ الطَّوِيلِ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ‏:‏ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم يَسْتَحْمِلُهُ، فَقَالَ‏:‏ أَنَا حَامِلُكَ عَلَى وَلَدِ نَاقَةٍ، قَالَ‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، وَمَا أَصْنَعُ بِوَلَدِ نَاقَةٍ‏؟‏ فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم‏:‏ وَهَلْ تَلِدُ الإِبِلَ إِلاَّ النُّوقُ‏.‏
Muhammad ibn al-Sabbah meriwayatkan kepada kami, Khalid, yaitu Ibnu Abdullah, meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Humaid al-Tawil, atas wewenang Anas ibn Malik, yang berkata: Seseorang datang kepada Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Dia memberi salam kepadanya dan memintanya untuk memanggulnya, lalu dia berkata: Aku akan menggendongmu untuk memikul anak unta betina. Beliau bertanya: Wahai Rasulullah, apa yang harus aku lakukan terhadap anak unta betina? Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian: Apakah unta melahirkan kecuali unta?
10
Al-Adab Al-Mufrad # 14/269
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا آدَمُ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو التَّيَّاحِ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ يَقُولُ‏:‏ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم لَيُخَالِطُنَا، حَتَّى يَقُولَ لأَخٍ لِي صَغِيرٍ‏:‏ يَا أَبَا عُمَيْرٍ، مَا فَعَلَ النُّغَيْرُ‏؟‏‏.‏
Adam menceritakan kepada kami, dia berkata: Syu'bah menceritakan kepada kami, dia berkata: Abu Al-Tayyah menceritakan kepada kami, dia berkata: Aku mendengar Anas bin Malik berkata: Nabi Muhammad SAW, biasa bergaul dengan kami, sampai dia berkata kepada adik laki-lakiku: Wahai Abu Umair, apa yang dilakukan Al-Naghir?
11
Al-Adab Al-Mufrad # 14/270
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا ابْنُ سَلامٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ أَبِي مُزَرِّدٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ‏:‏ أَخَذَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم بِيَدِ الْحَسَنِ أَوِ الْحُسَيْنِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، ثُمَّ وَضَعَ قَدَمَيْهِ عَلَى قَدَمَيْهِ، ثُمَّ قَالَ‏:‏ تَرَقَّ‏.‏
Ibnu Salam menceritakan kepada kami, dia berkata: Waki` menceritakan kepada kami, atas wewenang Muawiyah bin Abi Muzard, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Abu Hurairah: Nabi Muhammad SAW menggandeng tangannya. Al-Hasan atau Al-Hussein radhiyallahu 'anhu, lalu dia meletakkan kakinya di atas kakinya, lalu berkata: Dia bergerak maju.
12
Al-Adab Al-Mufrad # 14/271
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ أَبِي وَائِلٍ، عَنْ مَسْرُوقٍ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ‏:‏ لَمْ يَكُنِ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فَاحِشًا وَلاَ مُتَفَحِّشًا، وَكَانَ يَقُولُ‏:‏ خِيَارُكُمْ أَحَاسِنُكُمْ أَخْلاَقًا‏.‏
Muhammad bin Kathir meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Sufyan meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Al-Amash, atas wewenang Abu Wa'il, atas wewenang Masruq, atas wewenang Abdullah bin Amr, yang mengatakan: Tidak Nabi Muhammad SAW tidaklah cabul dan tidak cabul, dan beliau sering bersabda: Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik akhlaknya.
13
Al-Adab Al-Mufrad # 14/272
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ صَالِحٍ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي اللَّيْثُ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ الْهَادِ، عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَدِّهِ، أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ‏:‏ أُخْبِرُكُمْ بِأَحَبِّكُمْ إِلَيَّ، وَأَقْرَبِكُمْ مِنِّي مَجْلِسًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ‏؟‏ فَسَكَتَ الْقَوْمُ، فَأَعَادَهَا مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلاَثًا، قَالَ الْقَوْمُ‏:‏ نَعَمْ يَا رَسُولَ اللهِ، قَالَ‏:‏ أَحْسَنُكُمْ خُلُقًا‏.‏
Abdullah bin Saleh meriwayatkan kepada kami, ia berkata: Al-Layth meriwayatkan kepadaku, ia berkata: Yazid bin Al-Had meriwayatkan kepadaku, atas wewenang Amr bin Shuaib, atas wewenang ayahnya, atas wewenang kakeknya, Dia mendengar Nabi Muhammad SAW bersabda: Haruskah aku beritahukan kepadamu tentang orang yang paling aku cintai di antara kamu dan orang yang paling dekat denganku di majelis pada hari kiamat? Jadi dia tetap diam. Orang-orangnya, jadi dia mengulanginya dua atau tiga kali. Orang-orang berkata: Ya, wahai Rasulullah. Dia berkata: Aku adalah orang yang paling baik akhlaknya di antara kalian.
14
Al-Adab Al-Mufrad # 14/273
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبِي أُوَيْسٍ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَجْلاَنَ، عَنِ الْقَعْقَاعِ بْنِ حَكِيمٍ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ السَّمَّانِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ إِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ صَالِحَ الأَخْلاقِ‏.‏
Ismail bin Abi Uwais meriwayatkan kepada kami, ia berkata: Abd al-Aziz bin Muhammad meriwayatkan kepadaku, atas wewenang Muhammad bin Ajlan, atas wewenang Al-Qaqa’ bin Hakim, atas wewenang Abu Saleh Al-Samman, atas wewenang Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW, bersabda: Aku diutus hanya untuk menyempurnakan akhlak yang baik.
15
Al-Adab Al-Mufrad # 14/274
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي مَالِكٌ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ عُرْوَةَ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّهَا قَالَتْ‏:‏ مَا خُيِّرَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم بَيْنَ أَمْرَيْنِ إِلاَّ اخْتَارَ أَيْسَرَهُمَا، مَا لَمْ يَكُنْ إِثْمًا، فَإِذَا كَانَ إِثْمًا كَانَ أَبْعَدَ النَّاسِ مِنْهُ، وَمَا انْتَقَمَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم لِنَفْسِهِ، إِلاَّ أَنْ تُنْتَهَكَ حُرْمَةُ اللهِ تَعَالَى، فَيَنْتَقِمُ لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ بِهَا‏.‏
Ismail menceritakan kepada kami, dia berkata: Malik memberitahuku, atas wewenang Ibnu Shihab, atas wewenang Urwa, atas wewenang Aisyah, ra dengan dia, bahwa dia berkata: Apa yang baik? Rasulullah SAW berada di antara dua perkara kecuali dia memilih yang lebih mudah di antara keduanya, selama hal itu tidak berdosa. Jika itu dosa, dia akan menjauhkan orang darinya, dan dia tidak akan membalas dendam. Utusan Tuhan, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, untuk dirinya sendiri, kecuali kesucian Tuhan Yang Maha Esa dilanggar, dalam hal ini dia membalas dendam kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan itu.
16
Al-Adab Al-Mufrad # 14/275
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنْ زُبَيْدٍ، عَنْ مُرَّةَ، عَنْ عَبْدِ اللهِ قَالَ‏:‏ إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى قَسَمَ بَيْنَكُمْ أَخْلاَقَكُمْ، كَمَا قَسَمَ بَيْنَكُمْ أَرْزَاقَكُمْ، وَإِنَّ اللَّهَ تَعَالَى يُعْطِي الْمَالَ مَنْ أَحَبَّ وَمَنْ لاَ يُحِبُّ، وَلاَ يُعْطِي الإِيمَانَ إِلاَّ مَنْ يُحِبُّ، فَمَنْ ضَنَّ بِالْمَالِ أَنْ يُنْفِقَهُ، وَخَافَ الْعَدُوَّ أَنْ يُجَاهِدَهُ، وَهَابَ اللَّيْلَ أَنْ يُكَابِدَهُ، فَلْيُكْثِرْ مِنْ قَوْلِ‏:‏ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَسُبْحَانَ اللهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ‏.‏
Muhammad bin Kathir meriwayatkan kepada kami, beliau berkata: Sufyan meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Zubaid, atas wewenang Murrah, atas wewenang Abdullah, yang bersabda: Sesungguhnya Allah SWT telah membagi akhlakmu di antara kamu, sebagaimana Dia membagi penghidupanmu di antara kamu, dan Allah SWT memberikan uang kepada orang-orang yang Dia cintai dan kepada orang-orang yang tidak mencintai, dan Dia tidak memberi iman kecuali kepada orang-orang yang Dia mencintai, maka barangsiapa yang kesusahan karena uang untuk membelanjakannya, dan takut musuh akan berjuang bersamanya, dan takut malam akan menguasainya, hendaklah dia sering berkata: Tidak ada Tuhan. Kecuali Allah, Maha Suci Allah, Segala Puji bagi Allah, dan Allah Maha Besar.
17
Al-Adab Al-Mufrad # 14/276
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنِ ابْنِ عَجْلاَنَ، عَنِ الْقَعْقَاعِ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ، وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ‏.‏
Yahya bin Bukayr meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Al-Layth meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Ibnu Ajlan, atas wewenang Al-Qaqa’, atas wewenang Abu Shalih, atas wewenang Abu Hurairah, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Allah SWT berfirman: Kekayaan bukanlah banyaknya harta, tetapi kekayaan adalah kekayaan jiwa.
18
Al-Adab Al-Mufrad # 14/277
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ، وَسُلَيْمَانُ بْنُ الْمُغِيرَةِ، عَنْ ثَابِتٍ، عَنْ أَنَسٍ قَالَ‏:‏ خَدَمْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم عَشْرَ سِنِينَ، فَمَا قَالَ لِي‏:‏ أُفٍّ، قَطُّ، وَمَا قَالَ لِي لِشَيْءٍ لَمْ أَفْعَلْهُ‏:‏ أَلاَ كُنْتَ فَعَلْتَهُ‏؟‏ وَلاَ لِشَيْءٍ فَعَلْتُهُ‏:‏ لِمَ فَعَلْتَهُ‏؟‏‏.‏
Sulaiman bin Harb menceritakan kepada kami, dia berkata: Hammad bin Zaid dan Sulaiman bin Al-Mughirah menceritakan kepada kami, atas wewenang Tsabit, atas wewenang Anas, yang berkata: Aku mengabdi kepada Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Selama sepuluh tahun, dia tidak pernah berkata kepadaku, “Ugh, oh,” dan dia tidak pernah berkata kepadaku tentang sesuatu yang tidak aku lakukan, “Apakah kamu tidak melakukannya?” Juga untuk apa pun. Saya melakukannya: Mengapa Anda melakukannya?
19
Al-Adab Al-Mufrad # 14/278
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي الاسْوَدِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عَمْرٍو، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سَحَّامَةُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الأَصَمِّ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ يَقُولُ‏:‏ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم رَحِيمًا، وَكَانَ لاَ يَأْتِيهِ أَحَدٌ إِلاَّ وَعَدَهُ، وَأَنْجَزَ لَهُ إِنْ كَانَ عِنْدَهُ، وَأُقِيمَتِ الصَّلاَةُ، وَجَاءَهُ أَعْرَابِيٌّ فَأَخَذَ بِثَوْبِهِ فَقَالَ‏:‏ إِنَّمَا بَقِيَ مِنْ حَاجَتِي يَسِيرَةٌ، وَأَخَافُ أَنْسَاهَا، فَقَامَ مَعَهُ حَتَّى فَرَغَ مِنْ حَاجَتِهِ، ثُمَّ أَقْبَلَ فَصَلَّى‏.‏
Ibnu Abi Al-Aswad menceritakan kepada kami, dia berkata: Abd al-Malik ibn Amr menceritakan kepada kami, dia berkata: Sahamah ibn Abd al-Rahman ibn al-Asam menceritakan kepada kami, dia berkata: Saya mendengar Anas bin Malik berkata: Nabi Muhammad SAW adalah penyayang, dan tidak ada seorang pun yang akan datang kepadanya kecuali dia berjanji kepadanya, dan dia memenuhi apa yang dia miliki, jika dia memilikinya. Sholat telah dilaksanakan, dan datanglah seorang Badui kepadanya, mengambil pakaiannya, dan berkata: Aku hanya membutuhkan waktu yang singkat, dan aku khawatir aku akan melupakannya, maka dia berdiri bersamanya sampai Dia menyelesaikan kebutuhannya, lalu dia pergi dan berdoa.
20
Al-Adab Al-Mufrad # 14/279
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا قَبِيصَةُ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنِ ابْنِ الْمُنْكَدِرِ، عَنْ جَابِرٍ قَالَ‏:‏ مَا سُئِلَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم شَيْئًا فَقَالَ‏:‏ لا‏.‏
Qabisa menceritakan kepada kami, dia berkata: Sufyan menceritakan kepada kami, atas wewenang Ibnu al-Munkadir, atas wewenang Jabir, yang berkata: Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, tidak pernah ditanya apa pun dan dia berkata: Tidak.
21
Al-Adab Al-Mufrad # 14/280
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا فَرْوَةُ بْنُ أَبِي الْمَغْرَاءِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنِي الْقَاسِمُ بْنُ مُحَمَّدٍ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ الزُّبَيْرِ قَالَ‏:‏ مَا رَأَيْتُ امْرَأَتَيْنِ أَجْوَدَ مِنْ عَائِشَةَ، وَأَسْمَاءَ، وَجُودُهُمَا مُخْتَلِفٌ، أَمَّا عَائِشَةُ فَكَانَتْ تَجْمَعُ الشَّيْءَ إِلَى الشَّيْءِ، حَتَّى إِذَا كَانَ اجْتَمَعَ عِنْدَهَا قَسَمَتْ، وَأَمَّا أَسْمَاءُ فَكَانَتْ لاَ تُمْسِكُ شَيْئًا لِغَدٍ‏.‏
Farwa bin Abi Al-Mughra menceritakan kepada kami, dia berkata: Ali bin Mushar menceritakan kepada kami, atas wewenang Hisyam bin Urwa, dia berkata: Al-Qasim bin Muhammad menceritakan kepadaku, Atas wewenang Abdullah bin Al-Zubair, dia berkata: Aku belum pernah melihat dua wanita yang lebih mulia dari Aisha, dan nama serta kehadiran mereka berbeda, tetapi Aisha adalah Dikumpulkannya satu hal ke hal yang lain, hingga ketika digabungkan, kemudian dipisahkan. Adapun Asma, dia tidak menyimpan apapun untuk besok.
22
Al-Adab Al-Mufrad # 14/281
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ صَفْوَانَ بْنِ أَبِي يَزِيدَ، عَنِ الْقَعْقَاعِ بْنِ اللَّجْلاَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ‏:‏ قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم‏:‏ لاَ يَجْتَمِعُ غُبَارٌ فِي سَبِيلِ اللهِ وَدُخَانُ جَهَنَّمَ فِي جَوْفِ عَبْدٍ أَبَدًا، وَلاَ يَجْتَمِعُ الشُّحُّ وَالإِيمَانُ فِي قَلْبِ عَبْدٍ أَبَدًا‏.‏
Musaddad menceritakan kepada kami, beliau berkata: Abu Awanah menceritakan kepada kami, atas wewenang Suhail bin Abi Shalih, atas wewenang Safwan bin Abi Yazid, atas wewenang Al-Qaqa’ bin Al-Lajlaj, Atas wewenang Abu Hurairah, beliau bersabda: Rasulullah SAW bersabda: Debu jalan Allah dan asap Neraka tidak akan pernah berkumpul di dalam perut seorang hamba, dan tidak pula Kelangkaan dan iman tidak pernah bersatu dalam hati seorang hamba.
23
Al-Adab Al-Mufrad # 14/282
Abu Said Al Khudri (RA)
حَدَّثَنَا مُسْلِمٌ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا صَدَقَةُ بْنُ مُوسَى هُوَ أَبُو الْمُغِيرَةِ السُّلَمِيُّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ دِينَارٍ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ غَالِبٍ هُوَ الْحُدَّانِيُّ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ خَصْلَتَانِ لاَ يَجْتَمِعَانِ فِي مُؤْمِنٍ‏:‏ الْبُخْلُ وَسُوءُ الْخُلُقِ‏.‏
Muslim meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Sadaqah bin Musa, dialah Abu Al-Mughirah Al-Sulami, meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Malik bin Dinar meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Abdullah bin Kemungkinan besar adalah Al-Hadani, atas wewenang Abu Sa'id Al-Khudri, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, yang mengatakan: Dua sifat yang tidak menyatu dalam diri seorang mukmin: kikir. Dan perilaku buruk...
24
Al-Adab Al-Mufrad # 14/283
Abdullah ibn Rabi'a (RA)
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا الأَعْمَشُ، عَنْ مَالِكِ بْنِ الْحَارِثِ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ رَبِيعَةَ قَالَ‏:‏ كُنَّا جُلُوسًا عِنْدَ عَبْدِ اللهِ، فَذَكَرُوا رَجُلاً، فَذَكَرُوا مِنْ خُلُقِهِ، فَقَالَ عَبْدُ اللهِ‏:‏ أَرَأَيْتُمْ لَوْ قَطَعْتُمْ رَأْسَهُ أَكُنْتُمْ تَسْتَطِيعُونَ أَنْ تُعِيدُوهُ‏؟‏ قَالُوا‏:‏ لاَ، قَالَ‏:‏ فَيَدُهُ‏؟‏ قَالُوا‏:‏ لاَ، قَالَ‏:‏ فَرِجْلُهُ‏؟‏ قَالُوا‏:‏ لاَ، قَالَ‏:‏ فَإِنَّكُمْ لاَ تَسْتَطِيعُونَ أَنْ تُغَيِّرُوا خُلُقَهُ حَتَّى تُغَيِّرُوا خَلْقَهُ، إِنَّ النُّطْفَةَ لَتَسْتَقِرُّ فِي الرَّحِمِ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً، ثُمَّ تَنْحَدِرُ دَمًا، ثُمَّ تَكُونُ عَلَقَةً، ثُمَّ تَكُونُ مُضْغَةً، ثُمَّ يَبْعَثُ اللَّهُ مَلَكًا فَيُكْتَبُ رِزْقَهُ وَخُلُقَهُ، وَشَقِيًّا أَوْ سَعِيدًا‏.‏
Abu Nu`aym menceritakan kepada kami, dia berkata: Al-Amash menceritakan kepada kami, atas wewenang Malik bin Al-Harits, atas wewenang Abdullah bin Rabi'ah, yang mengatakan: Kami sedang duduk bersama Abdullah, Lalu mereka menyebut seorang laki-laki, dan mereka menyebutkan ciptaannya, dan Abdullah berkata: Apakah menurut Anda jika Anda memenggal kepalanya, apakah Anda dapat memulihkannya? Mereka berkata: Tidak. Dia berkata: Tangannya? Mereka berkata: Tidak. Dia berkata: Kakinya? Mereka berkata: Tidak. Dia berkata: Kamu bahkan tidak dapat mengubah karakternya. Berubahlah sifatnya, karena sperma berada di dalam rahim selama empat puluh malam, lalu mengeluarkan darah, lalu menjadi segumpal, lalu menjadi Segumpal daging, kemudian Allah mengutus malaikat dan mencatat rezekinya serta akhlaknya, apakah ia sengsara atau bahagia.
25
Al-Adab Al-Mufrad # 14/284
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللهِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا الْفُضَيْلُ بْنُ سُلَيْمَانَ النُّمَيْرِيُّ، عَنْ صَالِحِ بْنِ خَوَّاتِ بْنِ صَالِحِ بْنِ خَوَّاتِ بْنِ جُبَيْرٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى بْنِ حِبَّانَ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ‏:‏ قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم‏:‏ إِنَّ الرَّجُلَ لَيُدْرِكُ بِحُسْنِ خُلُقِهِ دَرَجَةَ الْقَائِمِ بِاللَّيْلِ‏.‏
Ali bin Abdullah menceritakan kepada kami, beliau berkata: Al-Fudayl bin Sulaiman Al-Numayri menceritakan kepada kami, atas wewenang Shalih bin Khawat bin Salih bin Khawat bin Jubayr, Atas wewenang Muhammad bin Yahya bin Hibban, atas wewenang Abu Shalih, atas wewenang Abu Hurairah, beliau bersabda: Rasulullah SAW, semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda: Seorang laki-laki akan menyadari Dengan akhlaknya yang baik, ia seperti orang yang begadang di malam hari.
26
Al-Adab Al-Mufrad # 14/285
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مِنْهَالٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ‏:‏ سَمِعْتُ أَبَا الْقَاسِمِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ‏:‏ خَيْرُكُمْ إِسْلاَمًا أَحَاسِنُكُمْ أَخْلاَقًا إِذَا فَقِهُوا‏.‏
Hajjaj bin Minhal menceritakan kepada kami, dia berkata: Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami, atas wewenang Muhammad bin Ziyad, dia berkata: Saya mendengar Abu Hurairah berkata: Saya mendengar Abu Al-Qasim, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, berkata: Sebaik-baik kalian dalam Islam adalah mereka yang paling baik akhlaknya, jika mereka memahami fiqih.
27
Al-Adab Al-Mufrad # 14/286
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَفْصٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبِي، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا الأَعْمَشُ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي ثَابِتُ بْنُ عُبَيْدٍ قَالَ‏:‏ مَا رَأَيْتُ أَحَدًا أَجَلَّ إِذَا جَلَسَ مَعَ الْقَوْمِ، وَلاَ أَفْكَهَ فِي بَيْتِهِ، مِنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ‏.‏
Umar bin Hafs memberitahukan kami, dia berkata: Ayahku memberitahu kami, dia berkata: Al-Amash memberitahu kami, dia berkata: Thabit bin Ubaid memberitahuku, dia berkata: Aku belum melihat orang yang lebih bermartabat. Ketika dia duduk bersama orang-orang, dan aku tidak memanjakannya di rumahnya, dari Zaid bin Tsabit.
28
Al-Adab Al-Mufrad # 14/287
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا صَدَقَةُ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ، عَنْ دَاوُدَ بْنِ حُصَيْنٍ، عَنْ عِكْرِمَةَ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ‏:‏ سُئِلَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم‏:‏ أَيُّ الأَدْيَانِ أَحَبُّ إِلَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ‏؟‏ قَالَ‏:‏ الْحَنِيفِيَّةُ السَّمْحَةُ‏.‏
Sadaqa menceritakan kepada kami, beliau berkata: Yazid bin Harun menceritakan kepada kami, atas wewenang Muhammad bin Ishaq, atas wewenang Dawud bin Husain, atas wewenang Ikrimah, atas wewenang Ibnu Abbas bersabda: Nabi Muhammad SAW, ditanya: Agama manakah yang paling dicintai Allah SWT? Beliau menjawab: Hanifiyah yang toleran.
29
Al-Adab Al-Mufrad # 14/288
Abdullah Ibin Amr (RA)
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ صَالِحٍ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي مُوسَى بْنُ عَلِيٍّ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ‏:‏ أَرْبَعُ خِلاَلٍ إِذَا أُعْطِيتَهُنَّ فَلاَ يَضُرُّكَ مَا عُزِلَ عَنْكَ مِنَ الدُّنْيَا‏:‏ حُسْنُ خَلِيقَةٍ، وَعَفَافُ طُعْمَةٍ، وَصِدْقُ حَدِيثٍ، وَحِفْظُ أَمَانَةٍ‏.‏
Abdullah bin Saleh menceritakan kepada kami, beliau berkata: Musa bin Ali menceritakan kepadaku, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Abdullah bin Amr, dia berkata: Empat hal, jika kamu memberikannya Maka apa yang dikucilkan darimu dari dunia ini tidak akan merugikanmu: akhlak yang baik, makanan yang suci, ucapan yang jujur, dan menjaga amanah.
30
Al-Adab Al-Mufrad # 14/289
Abu Hurairah (RA)
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا دَاوُدُ بْنُ يَزِيدَ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ أَبِي يَقُولُ‏:‏ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ‏:‏ قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم‏:‏ تَدْرُونَ مَا أَكْثَرُ مَا يُدْخِلُ النَّارَ‏؟‏ قَالُوا‏:‏ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ، قَالَ‏:‏ الأَجْوَفَانِ‏:‏ الْفَرْجُ وَالْفَمُ، وَأَكْثَرُ مَا يُدْخِلُ الْجَنَّةَ‏؟‏ تَقْوَى اللهِ وَحُسْنُ الْخُلُقِ‏.‏
Abu Nu`aym menceritakan kepada kami, dia berkata: Dawud bin Yazid menceritakan kepada kami, dia berkata: Saya mendengar ayah saya berkata: Saya mendengar Abu Hurairah berkata: Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata: Tahukah kamu apa hal yang paling umum masuk ke dalam Neraka? Mereka berkata: Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui. Beliau bersabda: Yang berlubang: alat kelamin, mulut, dan yang terbanyak. Apa yang masuk surga? Takut akan Tuhan dan akhlak yang baik.
31
Al-Adab Al-Mufrad # 14/290
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ مُحَمَّدٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْجَلِيلِ بْنُ عَطِيَّةَ، عَنْ شَهْرٍ، عَنْ أُمِّ الدَّرْدَاءِ قَالَتْ‏:‏ قَامَ أَبُو الدَّرْدَاءِ لَيْلَةً يُصَلِّي، فَجَعَلَ يَبْكِي وَيَقُولُ‏:‏ اللَّهُمَّ أَحْسَنْتَ خَلْقِي فَحَسِّنْ خُلُقِي، حَتَّى أَصْبَحَ، قُلْتُ‏:‏ يَا أَبَا الدَّرْدَاءِ، مَا كَانَ دُعَاؤُكَ مُنْذُ اللَّيْلَةِ إِلاَّ فِي حُسْنِ الْخُلُقِ‏؟‏ فَقَالَ‏:‏ يَا أُمَّ الدَّرْدَاءِ، إِنَّ الْعَبْدَ الْمُسْلِمَ يَحْسُنُ خُلُقُهُ، حَتَّى يُدْخِلَهُ حُسْنُ خُلُقِهِ الْجَنَّةَ، وَيَسِيءُ خُلُقُهُ، حَتَّى يُدْخِلَهُ سُوءُ خُلُقِهِ النَّارَ، وَالْعَبْدُ الْمُسْلِمُ يُغْفَرُ لَهُ وَهُوَ نَائِمٌ، قُلْتُ‏:‏ يَا أَبَا الدَّرْدَاءِ، كَيْفَ يُغْفَرُ لَهُ وَهُوَ نَائِمٌ‏؟‏ قَالَ‏:‏ يَقُومُ أَخُوهُ مِنَ اللَّيْلِ فَيَجْتَهِدُ فَيَدْعُو اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ فَيَسْتَجِيبُ لَهُ، وَيَدْعُو لأَخِيهِ فَيَسْتَجِيبُ لَهُ فِيهِ‏.‏
Abdullah bin Muhammad memberitahu kami, dia berkata: Abu Amer memberitahu kami, dia berkata: Abdul Jalil bin Atiya memberitahu kami, atas wewenang Shahr, atas wewenang Umm al-Darda'. Dia berkata: Abu Al-Dardaa bangun pada suatu malam untuk berdoa, dan dia mulai menangis dan berkata: Ya Tuhan, Engkau telah menjadikanku baik pada karakterku, jadi jadikanlah karakterku baik, sampai pagi tiba, aku berkata: Wahai Abu Darda’, apakah doamu sejak tadi malam kecuali akhlak yang baik? Beliau berkata: Wahai Ummu Darda’, hamba muslim itu baik. Akhlaknya yang baik, hingga akhlaknya yang baik membawanya ke surga, dan akhlaknya yang buruk, hingga akhlaknya yang buruk membawanya ke Neraka, dan hamba yang muslim itu diampuni dan dia diampuni. Dia tertidur. Aku berkata: Wahai Abu Darda, bagaimana dia bisa diampuni ketika dia sedang tidur? Dia berkata: Saudaranya bangun di malam hari dan bekerja keras, berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dia menjawabnya, dan dia berdoa untuk saudaranya dan doanya terkabul.
32
Al-Adab Al-Mufrad # 14/291
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا أَبُو النُّعْمَانِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنْ زِيَادِ بْنِ عِلاَقَةَ، عَنْ أُسَامَةَ بْنِ شَرِيكٍ قَالَ‏:‏ كُنْتُ عِنْدَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَجَاءَتِ الأَعْرَابُ، نَاسٌ كَثِيرٌ مِنْ هَاهُنَا وَهَاهُنَا، فَسَكَتَ النَّاسُ لاَ يَتَكَلَّمُونَ غَيْرَهُمْ، فَقَالُوا‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، أَعَلَيْنَا حَرَجٌ فِي كَذَا وَكَذَا‏؟‏ فِي أَشْيَاءَ مِنْ أُمُورِ النَّاسِ، لاَ بَأْسَ بِهَا، فَقَالَ‏:‏ يَا عِبَادَ اللهِ، وَضَعَ اللَّهُ الْحَرَجَ، إِلاَّ امْرَءًا اقْتَرَضَ امْرَءًا ظُلْمًا فَذَاكَ الَّذِي حَرِجَ وَهَلَكَ، قَالُوا‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، أَنَتَدَاوَى‏؟‏ قَالَ‏:‏ نَعَمْ يَا عِبَادَ اللهِ تَدَاوَوْا، فَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ لَمْ يَضَعْ دَاءً إِلاَّ وَضَعَ لَهُ شِفَاءً، غَيْرَ دَاءٍ وَاحِدٍ، قَالُوا‏:‏ وَمَا هِيَ يَا رَسُولَ اللهِ‏؟‏ قَالَ‏:‏ الْهَرَمُ، قَالُوا‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، مَا خَيْرُ مَا أُعْطِيَ الإِنْسَانُ‏؟‏ قَالَ‏:‏ خُلُقٌ حَسَنٌ‏.‏
Abu Al-Numan menceritakan kepada kami, dia berkata: Abu Awanah menceritakan kepada kami, atas wewenang Ziyad bin Ulaqah, atas wewenang Usama bin Sharik, yang berkata: Aku bersama Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Orang-orang Badui datang, banyak orang dari sana-sini, dan orang-orang itu tetap diam, tidak berbicara kepada siapa pun kecuali mereka. Mereka berkata: Wahai Rasulullah, Apakah kita malu dengan hal ini dan itu? Tidak ada salahnya urusan manusia, maka beliau bersabda: Wahai hamba Allah, Allah telah menghilangkan beban tersebut, kecuali orang yang meminjam. Ada yang dianiaya, maka dialah yang dipermalukan dan binasa. Mereka berkata: Wahai Rasulullah, maukah kamu berobat? Beliau menjawab: Ya, wahai hamba Allah, berobatlah. Tuhan Yang Maha Esa tidak menciptakan suatu penyakit tanpa menciptakan obatnya, selain satu penyakit saja. Mereka bertanya: Ada apa wahai Rasulullah? Dia berkata: Penuaan. Mereka berkata: Wahai Rasulullah. Ya Tuhan, apa hal terbaik yang telah diberikan kepada manusia? Dia berkata: karakter yang baik.
33
Al-Adab Al-Mufrad # 14/292
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا ابْنُ شِهَابٍ، عَنْ عُبَيْدِ اللهِ بْنِ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُتْبَةَ، أَنَّ ابْنَ عَبَّاسٍ قَالَ‏:‏ كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم أَجْوَدَ النَّاسِ بِالْخَيْرِ، وَكَانَ أَجْوَدَ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ، حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ صلى الله عليه وسلم، وَكَانَ جِبْرِيلُ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ، يَعْرِضُ عَلَيْهِ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم الْقُرْآنَ، فَإِذَا لَقِيَهُ جِبْرِيلُ كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم أَجْوَدَ بِالْخَيْرِ مِنَ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ‏.‏
Musa bin Ismail menceritakan kepada kami, dia berkata: Ibrahim bin Saad menceritakan kepada kami, dia berkata: Ibnu Shihab menceritakan kepada kami, atas wewenang Ubayd Allah bin Abdullah bin Utba, bahwa Ibnu Abbas berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, adalah orang yang paling dermawan dengan kebaikan, dan dialah yang paling dermawan di bulan Ramadhan, ketika dia bertemu dengannya. Jibril, semoga doa dan damai Allah besertanya, dan Jibril biasa menemuinya setiap malam Ramadhan. Rasulullah SAW akan menunjukkan kepadanya Al-Qur'an. Ketika Jibril bertemu dengannya, dia akan berkata bahwa Rasulullah SAW lebih dermawan dengan kebaikan daripada angin yang bertiup.
34
Al-Adab Al-Mufrad # 14/293
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلاَمٍ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ شَقِيقٍ، عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ الأَنْصَارِيِّ قَالَ‏:‏ قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم‏:‏ حُوسِبَ رَجُلٌ مِمَّنْ كَانَ قَبْلَكُمْ، فَلَمْ يُوجَدْ لَهُ مِنَ الْخَيْرِ إِلاَّ أَنَّهُ كَانَ رَجُلاً يُخَالِطُ النَّاسَ وَكَانَ مُوسِرًا، فَكَانَ يَأْمُرُ غِلْمَانَهُ أَنْ يَتَجَاوَزُوا عَنِ الْمُعْسِرِ، قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ‏:‏ فَنَحْنُ أَحَقُّ بِذَلِكَ مِنْهُ، فَتَجَاوَزَ عَنْهُ‏.‏
Muhammad bin Salam menceritakan kepada kami, dia berkata: Abu Muawiyah menceritakan kepada kami, atas wewenang Al-Amash, atas wewenang Shaqiq, atas wewenang Abu Masoud Al-Ansari, yang berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda Tuhan, damai dan berkah besertanya: Seorang pria sebelum kamu dihukum bersalah, tetapi tidak ada kebaikan yang ditemukan padanya, kecuali bahwa dia adalah seorang pria yang berbaur dengan manusia dan Beliau adalah seorang yang berkecukupan, maka beliau biasa memerintahkan hamba-hambanya untuk mengabaikan orang yang membutuhkan. Allah SWT berfirman: Kami lebih berhak atas hal itu daripada dia, maka dia mengabaikannya.
35
Al-Adab Al-Mufrad # 14/294
Abu Hurairah (RA)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلاَمٍ، عَنِ ابْنِ إِدْرِيسَ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ أَبِي يُحَدِّثُ عَنْ جَدِّي، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ‏:‏ سُئِلَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم‏:‏ مَا أَكْثَرُ مَا يُدْخِلُ الْجَنَّةَ‏؟‏ قَالَ‏:‏ تَقْوَى اللهِ، وَحُسْنُ الْخُلُقِ، قَالَ‏:‏ وَمَا أَكْثَرُ مَا يُدْخِلُ النَّارَ‏؟‏ قَالَ‏:‏ الأَجْوَفَانِ‏:‏ الْفَمُ وَالْفَرْجُ‏.‏
Muhammad bin Salam menceritakan kepada kami, berdasarkan otoritas Ibnu Idris, yang berkata: Saya mendengar ayah saya berbicara berdasarkan otoritas kakek saya, berdasarkan otoritas Abu Hurairah: Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, ditanya: Apa Apa yang paling mungkin masuk surga? Beliau menjawab: Takut kepada Allah dan akhlak yang baik. Beliau bertanya: Manakah yang paling besar kemungkinannya untuk masuk Neraka? Dia berkata: Cekungan: mulut dan vulva.
36
Al-Adab Al-Mufrad # 14/295
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْمُنْذِرِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا مَعْنٌ، عَنْ مُعَاوِيَةَ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ نَوَّاسِ بْنِ سَمْعَانَ الأَنْصَارِيِّ، أَنَّهُ سَأَلَ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم عَنِ الْبِرِّ وَالإِثْمِ‏؟‏ قَالَ‏:‏ الْبِرُّ حُسْنُ الْخُلُقِ، وَالإِثْمُ مَا حَكَّ فِي نَفْسِكَ وَكَرِهْتَ أَنْ يَطَّلِعَ عَلَيْهِ النَّاسُ‏.‏
Ibrahim bin Al-Mundhir meriwayatkan kepada kami, beliau berkata: Ma’an meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Muawiyah, atas wewenang Abd al-Rahman bin Jubayr, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Nawas bin Simeon Al-Ansari, bahwa ia bertanya kepada Rasulullah SAW, tentang kesalehan dan kemaksiatan? Beliau bersabda: Keadilan adalah akhlak yang baik, dan keberdosaan adalah segala sesuatu yang bergerak di dalam jiwamu. Dan aku benci orang-orang mengetahuinya.
37
Al-Adab Al-Mufrad # 14/296
Jabir (RA)
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ أَبِي الأَسْوَدِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا حُمَيْدُ بْنُ الأَسْوَدِ، عَنِ الْحَجَّاجِ الصَّوَّافِ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا جَابِرٌ قَالَ‏:‏ قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم‏:‏ مَنْ سَيِّدُكُمْ يَا بَنِي سَلِمَةَ‏؟‏ قُلْنَا‏:‏ جُدُّ بْنُ قَيْسٍ، عَلَى أَنَّا نُبَخِّلُهُ، قَالَ‏:‏ وَأَيُّ دَاءٍ أَدْوَى مِنَ الْبُخْلِ‏؟‏ بَلْ سَيِّدُكُمْ عَمْرُو بْنُ الْجَمُوحِ، وَكَانَ عَمْرٌو عَلَى أَصْنَامِهِمْ فِي الْجَاهِلِيَّةِ، وَكَانَ يُولِمُ عَنْ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم إِذَا تَزَوَّجَ‏.‏
Abdullah bin Abi Al-Aswad menceritakan kepada kami, dia berkata: Humayd bin Al-Aswad memberitahu kami, atas otoritas Al-Hajjaj Al-Sawaf, dia berkata: Abu Al-Zubayr memberitahuku, dia berkata: Jaber meriwayatkan kepada kami, mengatakan: Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata: Siapakah tuanmu, wahai Bani Salama? Kami berkata: Jad bin Qays, menurutku. Kami pelit padanya. Beliau bertanya: Penyakit apakah yang lebih mujarab daripada kekikiran? Sebaliknya, gurumu adalah Amr ibn al-Jamouh, dan Amr adalah pengikut berhala mereka di era pra-Islam. Dia biasa berdoa atas nama Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, ketika dia menikah.
38
Al-Adab Al-Mufrad # 14/297
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلامٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ، عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا وَرَّادٌ كَاتِبُ الْمُغِيرَةِ قَالَ‏:‏ كَتَبَ مُعَاوِيَةُ إِلَى الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ‏:‏ أَنِ اكْتُبْ إِلَيَّ بِشَيْءٍ سَمِعْتَهُ مِنْ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم، فَكَتَبَ إِلَيْهِ الْمُغِيرَةُ‏:‏ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم كَانَ يَنْهَى عَنْ قِيلَ وَقَالَ، وَإِضَاعَةِ الْمَالِ، وَكَثْرَةِ السُّؤَالِ، وَعَنْ مَنْعٍ وَهَاتِ، وَعُقُوقِ الأُمَّهَاتِ، وَعَنْ وَأْدِ الْبَنَاتِ‏.‏
Muhammad bin Salam menceritakan kepada kami, dia berkata: Husyaim menceritakan kepada kami, atas wewenang Abd al-Malik bin Umair, dia berkata: Ward, penulis al-Mughirah, menceritakan kepada kami, dia berkata: Dia menulis Muawiyah kepada Al-Mughirah bin Shu'bah: Tulislah kepadaku tentang sesuatu yang kamu dengar dari Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. Maka Al-Mughirah menulis kepadanya: Rasulullah SAW, melarang bergosip, menghambur-hamburkan uang, banyak bertanya, menahan diri dan menghina, durhaka kepada ibu, dan pembunuhan bayi perempuan...
39
Al-Adab Al-Mufrad # 14/298
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ ابْنَ عُيَيْنَةَ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ ابْنَ الْمُنْكَدِرِ، سَمِعْتُ جَابِرًا‏:‏ مَا سُئِلَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم عَنْ شَيْءٍ قَطُّ فَقَالَ‏:‏ لا‏.‏
Hisyam bin Abdul Malik menceritakan kepada kami: Saya mendengar Ibnu Uyaynah berkata: Saya mendengar Ibn al-Munkadir, saya mendengar Jabir: Apa yang Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, ditanya tentang? Tidak ada apa-apa, dan dia berkata: Tidak
40
Al-Adab Al-Mufrad # 14/299
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ يَزِيدَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عَلِيٍّ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ أَبِي يَقُولُ‏:‏ سَمِعْتُ عَمْرَو بْنَ الْعَاصِ قَالَ‏:‏ بَعَثَ إِلَيَّ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فَأَمَرَنِي أَنْ آخُذَ عَلَيَّ ثِيَابِي وَسِلاَحِي، ثُمَّ آتِيهِ، فَفَعَلْتُ فَأَتَيْتُهُ وَهُوَ يَتَوَضَّأُ، فَصَعَّدَ إِلَيَّ الْبَصَرَ ثُمَّ طَأْطَأَ، ثُمَّ قَالَ‏:‏ يَا عَمْرُو، إِنِّي أُرِيدُ أَنْ أَبْعَثَكَ عَلَى جَيْشٍ فَيُغْنِمُكَ اللَّهُ، وَأَرْغَبُ لَكَ رَغْبَةً مِنَ الْمَالِ صَالِحَةً، قُلْتُ‏:‏ إِنِّي لَمْ أُسْلِمْ رَغْبَةً فِي الْمَالِ، إِنَّمَا أَسْلَمْتُ رَغْبَةً فِي الإِسْلاَمِ فَأَكُونُ مَعَ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم، فَقَالَ‏:‏ يَا عَمْرُو، نِعْمَ الْمَالُ الصَّالِحِ لِلْمَرْءِ الصَّالِحِ‏.‏
Abdullah bin Yazid menceritakan kepada kami, dia berkata: Musa bin Ali menceritakan kepada kami, dia berkata: Aku mendengar ayahku berkata: Aku mendengar Amr bin Al-Aas berkata: Nabi mengirimkan kepadaku shalawat dan salam kepadanya, maka dia memerintahkanku untuk mengambil pakaian dan senjataku, lalu pergi menemuinya. Aku melakukannya, dan aku mendatanginya ketika dia sedang berwudhu, dan dia mendatangiku. Kemudian dia menundukkan pandangannya, lalu berkata: Wahai Amr, aku ingin mengirimmu untuk memimpin pasukan agar Tuhan memberimu rampasan, dan aku ingin memberimu sejumlah uang. Benar, saya berkata: Saya masuk Islam bukan karena keinginan akan uang, tetapi saya masuk Islam karena keinginan untuk Islam agar saya bisa bersama Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan dia berkata: Oh Amr, betapa berkahnya uang yang baik bagi orang yang baik.
41
Al-Adab Al-Mufrad # 14/300
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ مَرْحُومٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا مَرْوَانُ بْنُ مُعَاوِيَةَ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي شُمَيْلَةَ الأَنْصَارِيِّ الْقُبَائِيِّ، عَنْ سَلَمَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللهِ بْنِ مِحْصَنٍ الأَنْصَارِيِّ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ مَنْ أَصْبَحَ آمِنًا فِي سِرْبِهِ، مُعَافًى فِي جَسَدِهِ، عِنْدَهُ طَعَامُ يَوْمِهِ، فَكَأَنَّمَا حِيزَتْ لَهُ الدُّنْيَا‏.‏
Bishr bin Marhum menceritakan kepada kami, dia berkata: Marwan bin Muawiyah menceritakan kepada kami, atas wewenang Abd al-Rahman bin Abi Shumaila al-Ansari al-Qubai, atas wewenang Salama Ibnu Ubayd Allah Ibnu Muhsin Al-Ansari, atas wewenang bapaknya, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, yang bersabda: Siapa yang selamat dalam kawanannya, maka sehatlah di dalam Tubuhnya mendapat makanan sehari-hari, seolah-olah dunia adalah miliknya.
42
Al-Adab Al-Mufrad # 14/301
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبِي أُوَيْسٍ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي سُلَيْمَانُ بْنُ بِلاَلٍ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ سُلَيْمَانَ بْنِ أَبِي سَلَمَةَ الأَسْلَمِيِّ، أَنَّهُ سَمِعَ مُعَاذَ بْنَ عَبْدِ اللهِ بْنِ خُبَيْبٍ الْجُهَنِيَّ يُحَدِّثُ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَمِّهِ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم خَرَجَ عَلَيْهِمْ وَعَلَيْهِ أَثَرُ غُسْلٍ، وَهُوَ طَيِّبُ النَّفْسِ، فَظَنَنَّا أَنَّهُ أَلَمَّ بِأَهْلِهِ، فَقُلْنَا‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، نَرَاكَ طَيِّبَ النَّفْسِ‏؟‏ قَالَ‏:‏ أَجَلْ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، ثُمَّ ذُكِرَ الْغِنَى، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم‏:‏ إِنَّهُ لاَ بَأْسَ بِالْغِنَى لِمَنِ اتَّقَى، وَالصِّحَّةُ لِمَنِ اتَّقَى خَيْرٌ مِنَ الْغِنَى، وَطِيبُ النَّفْسِ مِنَ النِّعَمِ‏.‏
Ismail bin Abi Uwais meriwayatkan kepada kami, mengatakan: Suleiman bin Bilal meriwayatkan kepadaku, atas wewenang Abdullah bin Suleiman bin Abi Salamah Al-Aslami, bahwa dia mendengar Muadh Ibn Abdullah Ibn Khubayb Al-Juhani meriwayatkan, atas wewenang ayahnya, atas wewenang pamannya, bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, memberontak terhadap mereka dan melawan dia. Dia telah dimandikan, dan dia memiliki jiwa yang baik, maka kami mengira dia merasa kasihan pada keluarganya, maka kami berkata: Wahai Rasulullah, apakah kami melihat bahwa Anda memiliki jiwa yang baik? Dia berkata: Ya, Alhamdulillah. Kemudian disebutkan tentang kekayaan, dan Rasulullah SAW bersabda: Tidak ada salahnya harta bagi orang yang bertakwa, dan kesehatan bagi orang yang bertakwa adalah baik. Kekayaan, dan jiwa yang baik adalah salah satu nikmatnya.
43
Al-Adab Al-Mufrad # 14/302
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْمُنْذِرِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا مَعْنٌ، عَنْ مُعَاوِيَةَ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ النَّوَّاسِ بْنِ سَمْعَانَ الأَنْصَارِيِّ، أَنَّهُ سَأَلَ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم عَنِ الْبِرِّ وَالإِثْمِ‏؟‏ فَقَالَ‏:‏ الْبِرُّ حُسْنُ الْخُلُقِ، وَالإِثْمُ مَا حَكَّ فِي نَفْسِكَ وَكَرِهْتَ أَنْ يَطَّلِعَ عَلَيْهِ النَّاسُ‏.‏
Ibrahim bin Al-Mundhir meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Ma’an meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Muawiyah, atas wewenang Abd al-Rahman bin Jubayr bin Nufayr, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Al-Nawwas bin Samaan Al-Ansari berkata bahwa dia bertanya kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, tentang kebenaran dan dosa. Beliau bersabda: Kebenaran adalah akhlak yang baik, dan dosa adalah baik. Apapun yang ada dalam jiwamu yang kamu benci untuk diketahui orang lain.
44
Al-Adab Al-Mufrad # 14/303
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَوْنٍ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا حَمَّادٌ، عَنْ ثَابِتٍ، عَنْ أَنَسٍ قَالَ‏:‏ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم أَحْسَنَ النَّاسِ، وَأَجْوَدَ النَّاسِ، وَأَشْجَعَ النَّاسِ، وَلَقَدْ فَزِعَ أَهْلُ الْمَدِينَةِ ذَاتَ لَيْلَةٍ، فَانْطَلَقَ النَّاسُ قِبَلَ الصَّوْتِ، فَاسْتَقْبَلَهُمُ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم قَدْ سَبَقَ النَّاسَ إِلَى الصَّوْتِ وَهُوَ يَقُولُ‏:‏ لَنْ تُرَاعُوا، لَنْ تُرَاعُوا، وَهُوَ عَلَى فَرَسٍ لأَبِي طَلْحَةَ عُرْيٍ، مَا عَلَيْهِ سَرْجٌ، وَفِي عُنُقِهِ السَّيْفُ، فَقَالَ‏:‏ لَقَدْ وَجَدْتُهُ بَحْرًا، أَوْ إِنَّهُ لَبَحْرٌ‏.‏
Amr bin Aoun menceritakan kepada kami, dia berkata: Hammad menceritakan kepada kami, atas wewenang Tsabit, atas wewenang Anas, yang berkata: Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, adalah orang yang paling baik, dan orang yang paling dermawan. Dia menyemangati orang-orang, dan orang-orang di kota itu ketakutan pada suatu malam, sehingga orang-orang itu pergi sebelum suara itu terdengar, dan Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, menemui mereka. Beliau menyapa orang-orang dan mendahului orang-orang yang mendengar suara sambil berkata: Kamu tidak akan dipedulikan, kamu tidak akan dipedulikan, dan dia sedang menunggangi kuda telanjang milik Abu Thalhah, tanpa pelana di atasnya, dan dikalungkan di lehernya. Pedang, dan dia berkata: Saya menemukannya adalah laut, atau itu adalah lautan.
45
Al-Adab Al-Mufrad # 14/304
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُنْكَدِرِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَابِرٍ قَالَ‏:‏ قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم‏:‏ كُلُّ مَعْرُوفٍ صَدَقَةٌ، إِنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ، وَأَنْ تُفْرِغَ مِنْ دَلْوِكَ فِي إِنَاءِ أَخِيكَ‏.‏
Qutaibah meriwayatkan kepada kami, Ibnu al-Munkadir meriwayatkan kepada kami, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Jabir, yang berkata: Rasulullah SAW, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda: Setiap amal adalah amal. Untuk menemui saudaramu dengan wajah yang tulus, dan untuk mengosongkan embermu ke dalam bejana saudaramu.
46
Al-Adab Al-Mufrad # 14/305
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا الأُوَيْسِيُّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي الزِّنَادِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِي مُرَاوِحٍ، عَنْ أَبِي ذَرٍّ‏:‏ سُئِلَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم‏:‏ أَيُّ الأَعْمَالِ خَيْرٌ‏؟‏ قَالَ‏:‏ إِيمَانٌ بِاللَّهِ، وَجِهَادٌ فِي سَبِيلِهِ، قَالَ‏:‏ فَأَيُّ الرِّقَابِ أَفْضَلُ‏؟‏ قَالَ‏:‏ أَغْلاَهَا ثَمَنًا، وَأَنْفَسُهَا عِنْدَ أَهْلِهَا، قَالَ‏:‏ أَفَرَأَيْتَ إِنْ لَمْ أَسْتَطِعْ بَعْضَ الْعَمَلِ‏؟‏ قَالَ‏:‏ تُعِينُ ضَائِعًا، أَوْ تَصْنَعُ لأَخْرَقَ، قَالَ‏:‏ أَفَرَأَيْتَ إِنْ ضَعُفْتُ‏؟‏ قَالَ‏:‏ تَدَعُ النَّاسَ مِنَ الشَّرِّ، فَإِنَّهَا صَدَقَةٌ تَصَدَّقَهَا عَلَى نَفْسِكَ‏.‏
Al-Uwaisi menceritakan kepada kami, dia berkata: Abd al-Rahman bin Abi al-Zinad menceritakan kepada kami, atas otoritas ayahnya, atas otoritas Urwa, atas otoritas Abu Marawahih, atas otoritas Abu Dharr: Nabi ditanya semoga Allah SWT dan saw: Amalan manakah yang terbaik? Dia berkata: Iman kepada Tuhan dan berjuang di jalan-Nya. Dia berkata: Budak manakah yang terbaik? Dia berkata: Harganya paling mahal, dan orang-orangnya adalah yang terbaik. Dia berkata: Bagaimana pendapatmu jika saya tidak dapat melakukan beberapa pekerjaan? Dia berkata: Anda membantu orang yang tersesat, atau Anda melakukan sesuatu yang bodoh. Dia berkata: Pernahkah kamu melihat jika aku lemah? Beliau bersabda: Kamu menghindarkan manusia dari keburukan, karena itu adalah sedekah yang kamu sedekahkan kepada dirimu sendiri.
47
Al-Adab Al-Mufrad # 14/306
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ عُمَرَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنِي سَعِيدُ بْنُ أَبِي بُرْدَةَ، سَمِعْتُ أَبِي يُحَدِّثُ، عَنْ جَدِّي، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ صَدَقَةٌ، قَالَ‏:‏ أَفَرَأَيْتَ إِنْ لَمْ يَجِدْ‏؟‏ قَالَ‏:‏ فَلْيَعْمَلْ، فَلْيَنْفَعْ نَفْسَهُ، وَلْيَتَصَدَّقْ، قَالَ‏:‏ أَفَرَأَيْتَ إِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ، أَوْ لَمْ يَفْعَلْ‏؟‏ قَالَ‏:‏ لِيُعِنْ ذَا الْحَاجَةِ الْمَلْهُوفَ، قَالَ‏:‏ أَفَرَأَيْتَ إِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ، أَوْ لَمْ يَفْعَلْ‏؟‏ قَالَ‏:‏ فَلْيَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ، قَالَ‏:‏ أَفَرَأَيْتَ إِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ، أَوْ لَمْ يَفْعَلْ‏؟‏ قَالَ‏:‏ يُمْسِكْ عَنِ الشَّرِّ، فَإِنَّهَا لَهُ صَدَقَةٌ‏.‏
Hafs bin Omar menceritakan kepada kami, dia berkata: Syu`bah memberitahu kami, dia berkata: Sa`id bin Abi Burdah memberitahuku, aku mendengar ayahku berbicara, atas wewenang kakekku, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. Beliau bersabda: “Setiap muslim wajib bersedekah.” Dia berkata: “Bagaimana menurut Anda jika dia tidak mempunyai sarana?” Beliau bersabda, “Biarkan dia bekerja, biarkan dia memberi manfaat bagi dirinya sendiri, dan biarkan dia bersedekah.” Beliau bertanya: Bagaimana pendapatmu jika dia tidak mampu atau tidak melakukannya? Beliau menjawab: Maksudnya orang yang berkekurangan dan cemas. Beliau bertanya: Bagaimana pendapatmu jika dia tidak mampu atau tidak melakukannya? Dia tidak melakukan itu? Dia berkata: Biarkan dia memerintahkan apa yang benar. Dia berkata: Bagaimana menurut Anda jika dia tidak bisa atau tidak mau melakukannya? Beliau bersabda: Hendaknya ia menjauhi kejahatan. Sebab itu adalah sedekah baginya
48
Al-Adab Al-Mufrad # 14/307
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلامٍ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا مَرْوَانُ بْنُ مُعَاوِيَةَ الْفَزَارِيُّ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ زِيَادِ بْنِ أَنْعُمٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ رَافِعٍ التَّنُوخِيِّ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرٍو، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم كَانَ يُكْثِرُ أَنْ يَدْعُوَ‏:‏ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الصِّحَّةَ، وَالْعِفَّةَ، وَالأَمَانَةَ، وَحُسْنَ الْخُلُقِ، وَالرِّضَا بِالْقَدَرِ‏.‏
Muhammad bin Salam menceritakan kepada kami, beliau berkata: Marwan bin Muawiyah Al-Fazari menceritakan kepada kami, atas wewenang Abd al-Rahman bin Ziyad bin Anam, atas wewenang Abd Al-Rahman bin Rafi’ al-Tanukhi, atas wewenang Abdullah bin Amr, bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dulu sering berdoa: Ya Tuhan, aku bertanya padamu Kesehatan, kesucian, kejujuran, akhlak yang baik, dan kepuasan terhadap takdir.
49
Al-Adab Al-Mufrad # 14/308
Yazid ibn Yabnus (RA)
حَدَّثَنَا عَبْدُ السَّلامِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا جَعْفَرٌ، عَنْ أَبِي عِمْرَانَ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ بَابَنُوسَ قَالَ‏:‏ دَخَلْنَا عَلَى عَائِشَةَ فَقُلْنَا‏:‏ يَا أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ، مَا كَانَ خُلُقُ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم‏؟‏ قَالَتْ‏:‏ كَانَ خُلُقُهُ الْقُرْآنَ، تَقْرَؤُونَ سُورَةَ الْمُؤْمِنِينَ‏؟‏ قَالَتِ‏:‏ اقْرَأْ‏:‏ ‏{‏قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ‏}‏، قَالَ يَزِيدُ‏:‏ فَقَرَأْتُ‏:‏ ‏{‏قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ‏}‏ إِلَى ‏{‏لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ‏}‏، قَالَتْ‏:‏ هَكَذَا كَانَ خُلُقُ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم‏.‏
Abd al-Salam menceritakan kepada kami, dia berkata: Ja`far menceritakan kepada kami, atas wewenang Abu Imran, atas wewenang Yazid bin Babunus, yang berkata: Kami memasuki Aisha dan berkata: Wahai ibu orang-orang yang beriman, bagaimanakah sifat Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian? Dia berkata: Karakternya adalah Al-Qur'an. Apakah Anda membaca Surat Al-Mu'minin? Dia berkata: Baca: {Orang-orang beriman memang berhasil}, Yazid berkata: Maka saya membaca: {Orang-orang beriman memang berhasil}, kepada {Penjaga auratnya}, Dia berkata: Beginilah Rasulullah SAW diciptakan.