Sunan Ad-Darimi — Hadis #55328
Hadis #55328
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ ، عَنْ إِسْرَائِيلَ ، حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاق ، عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ ، قَالَ : اعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي ذِي الْقَعْدَةِ فَأَبَى أَهْلُ مَكَّةَ أَنْ يَدَعُوهُ أَنْ يَدْخُلَ مَكَّةَ حَتَّى قَاضَاهُمْ عَلَى أَنْ يُقِيمَ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ، فَلَمَّا كَتَبُوا : هَذَا مَا قَاضَى عَلَيْهِ مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالُوا : لأَنُقِرُّ بِهَذَا، لَوْ نَعْلَمُ أَنَّكَ رَسُولُ اللَّهِ، مَا مَنَعْنَاكَ شَيْئًا، وَلَكِنْ أَنْتَ مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ ، فَقَالَ :" أَنَا رَسُولُ اللَّهِ، وَأَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ "، فَقَالَ لِعَلِيٍّ : " امْحُ : مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ "، فَقَالَ : لا وَاللَّهِ لا أَمْحُوهُ أَبَدًا.
فَأَخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْكِتَابَ وَلَيْسَ يُحْسِنُ يَكْتُبُ، فَكَتَبَ مَكَانَ رَسُولِ اللَّهِ هَذَا مَا قَاضَى عَلَيْهِ مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ : أَنْ لَا يَدْخُلَ مَكَّةَ بِسِلَاحٍ إِلا السَّيْفَ فِي الْقِرَابِ، وَأَنْ لَا يُخْرِجَ مِنْ أَهْلِهَا أَحَدًا أَرَادَ أَنْ يَتْبَعَهُ، وَلا يَمْنَعَ أَحَدًا مِنْ أَصْحَابِهِ أَرَادَ أَنْ يُقِيمَ بِهَا.
فَلَمَّا دَخَلَهَا وَمَضَى الأَجَلُ، أَتَوْا عَلِيًّا، فَقَالُوا : قُلْ لِصَاحِبِكَ فَلْيَخْرُجْ عَنَّا فَقَدْ مَضَى الْأَجَلُ
Muhammad bin Yusuf meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Israel, Abu Ishaq meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Al-Bara' ibn Azib, dia berkata: Rasulullah SAW melakukan umrah. Beliau memberi salam pada bulan Dzul-Qi’dah, namun penduduk Mekkah tidak mengizinkannya masuk ke Mekkah hingga dia menghakimi mereka dengan syarat dia tinggal selama tiga hari, maka ketika mereka menulis: Inilah yang diperintahkan Muhammad, Utusan Tuhan, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. Mereka berkata: Marilah kita menerima hal ini. Seandainya kami tahu bahwa Anda adalah Utusan Tuhan, kami tidak akan menghalangi Anda sama sekali. Tapi Anda adalah Muhammad bin Abdullah. Dia berkata: “Saya adalah Utusan Tuhan, dan saya adalah Muhammad bin Abdullah.” Maka dia berkata kepada Ali: “Hapus: Muhammad adalah Utusan Tuhan,” dan dia berkata: “Tidak, demi Tuhan, saya tidak akan pernah menghapusnya.” Maka Rasulullah SAW mengambil surat itu, dan dia tidak pandai menulis, maka dia menulis. Posisi Rasulullah adalah apa yang diperintahkan Muhammad bin Abdullah kepadanya: bahwa dia tidak memasuki Mekah dengan senjata apa pun kecuali pedang di dalam tas, dan itu Dia tidak mengusir dari umatnya siapa pun yang ingin mengikutinya, dan Dia tidak menghalangi siapa pun dari sahabatnya yang ingin tinggal di sana. Ketika beliau memasukinya dan waktu telah berlalu, mereka mendatangi Ali dan berkata: Suruhlah sahabatmu untuk meninggalkan kami, karena waktu telah berlalu.
Sumber
Sunan Ad-Darimi # 17/2427
Kategori
Bab 17: Bab 17