Sunan Ad-Darimi — Hadis #56107
Hadis #56107
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ ، حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ ، عَنْ هِشَامٍ ، عَنْ أَبِيهِ : " أَنَّ الزُّبَيْرَ جَعَلَ دُورَهُ صَدَقَةً عَلَى بَنِيهِ، لَا تُبَاعُ وَلَا تُوَرَّثُ، وَأَنَّ لِلْمَرْدُودَةِ مِنْ بَنَاتِهِ أَنْ تَسْكُنَ غَيْرَ مُضِرَّةٍ وَلَا مُضَارٍّ بِهَا، فَإِنْ هِيَ اسْتَغْنَتْ بِزَوْجٍ، فَلَا حَقَّ لَهَا "
Abdullah bin Saeed memberitahu kami, Abu Usama memberitahu kami, atas wewenang Hisyam, atas wewenang ayahnya: “Al-Zubayr menjadikan hartanya sebagai amal bagi anak-anaknya, yang tidak dapat dijual.” Harta itu tidak boleh diwariskan, dan salah satu anak perempuannya yang kembali boleh hidup tanpa celaka atau celaka terhadapnya. Jika dia mandiri dengan suaminya, maka dia tidak punya hak.”
Sumber
Sunan Ad-Darimi # 22/3206
Kategori
Bab 22: Bab 22