Jami at-Tirmidzi — Hadis #26287
Hadis #26287
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ عُرْوَةَ، عَنْ عَائِشَةَ، أَنَّهَا قَالَتِ اسْتَفْتَتْ أُمُّ حَبِيبَةَ ابْنَةُ جَحْشٍ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَقَالَتْ إِنِّي أُسْتَحَاضُ فَلاَ أَطْهُرُ أَفَأَدَعُ الصَّلاَةَ فَقَالَ
" لاَ إِنَّمَا ذَلِكِ عِرْقٌ فَاغْتَسِلِي ثُمَّ صَلِّي " . فَكَانَتْ تَغْتَسِلُ لِكُلِّ صَلاَةٍ . قَالَ قُتَيْبَةُ قَالَ اللَّيْثُ لَمْ يَذْكُرِ ابْنُ شِهَابٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَمَرَ أُمَّ حَبِيبَةَ أَنْ تَغْتَسِلَ عِنْدَ كُلِّ صَلاَةٍ وَلَكِنَّهُ شَيْءٌ فَعَلَتْهُ هِيَ . قَالَ أَبُو عِيسَى وَيُرْوَى هَذَا الْحَدِيثُ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عَمْرَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتِ اسْتَفْتَتْ أُمُّ حَبِيبَةَ بِنْتُ جَحْشٍ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم . وَقَدْ قَالَ بَعْضُ أَهْلِ الْعِلْمِ الْمُسْتَحَاضَةُ تَغْتَسِلُ عِنْدَ كُلِّ صَلاَةٍ . وَرَوَى الأَوْزَاعِيُّ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ وَعَمْرَةَ عَنْ عَائِشَةَ .
Qutaibah meriwayatkan kepada kami, Al-Layth meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Ibnu Shihab, atas wewenang Urwa, atas wewenang Aisyah, bahwa dia berkata, “Umm Habibah binti Jahsh meminta fatwa.” Rasulullah SAW, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan dia berkata, "Saya sedang menstruasi dan belum menjadi suci. Apakah saya harus meninggalkan shalat?" Beliau berkata, “Bukan, itu hanya keringat, maka basuhlah dirimu lalu shalat.” Dia biasa membasuh dirinya setiap kali shalat. Qutaibah berkata: Al-Layth berkata: Ibnu Shihab tidak menyebutkan bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, memerintahkan Ummu Habibah untuk Dia mandi setiap kali shalat, tetapi itu adalah sesuatu yang dia lakukan. Kata Abu Issa, dan hadis ini diriwayatkan atas wewenang Al-Zuhri, atas wewenang Amra, atas wewenang Aisyah. Dia berkata: Ummu Habibah binti Jahsh meminta kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, untuk berkonsultasi dengan Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Sebagian ulama mengatakan bahwa wanita yang sedang haid hendaknya membasuh dirinya setiap kali shalat. Al-Awza’i meriwayatkan atas wewenang Al-Zuhri, atas wewenang Urwa, dan Amra atas wewenang Aisyah.
Diriwayatkan oleh
Aisyah (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 1/129
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 1: Bersuci