Jami at-Tirmidzi — Hadis #26352
Hadis #26352
حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ الأَشَجُّ، حَدَّثَنَا عُقْبَةُ بْنُ خَالِدٍ، عَنِ ابْنِ أَبِي لَيْلَى، عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدٍ، قَالَ كَانَ أَذَانُ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم شَفْعًا شَفْعًا فِي الأَذَانِ وَالإِقَامَةِ " . قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدٍ رَوَاهُ وَكِيعٌ عَنِ الأَعْمَشِ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى قَالَ حَدَّثَنَا أَصْحَابُ مُحَمَّدٍ صلى الله عليه وسلم أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ زَيْدٍ رَأَى الأَذَانَ فِي الْمَنَامِ . وَقَالَ شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ زَيْدٍ رَأَى الأَذَانَ فِي الْمَنَامِ . وَهَذَا أَصَحُّ مِنْ حَدِيثِ ابْنِ أَبِي لَيْلَى . وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي لَيْلَى لَمْ يَسْمَعْ مِنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدٍ . وَقَالَ بَعْضُ أَهْلِ الْعِلْمِ الأَذَانُ مَثْنَى مَثْنَى وَالإِقَامَةُ مَثْنَى مَثْنَى . وَبِهِ يَقُولُ سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ وَابْنُ الْمُبَارَكِ وَأَهْلُ الْكُوفَةِ . قَالَ أَبُو عِيسَى ابْنُ أَبِي لَيْلَى هُوَ مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى كَانَ قَاضِيَ الْكُوفَةِ وَلَمْ يَسْمَعْ مِنْ أَبِيهِ شَيْئًا إِلاَّ أَنَّهُ يَرْوِي عَنْ رَجُلٍ عَنْ أَبِيهِ .
Abu Saeed Al-Ashjaj menceritakan kepada kami, Uqba bin Khalid menceritakan kepada kami, atas wewenang Ibnu Abi Laila, atas wewenang Amr bin Murrah, atas wewenang Abd al-Rahman bin Abi Layla, atas wewenang Abdullah bin Zayd, yang mengatakan, “Azan Rasulullah SAW adalah perantaraan azan dan iqamah.” Abu Issa mengatakan sebuah hadits Abdullah bin Zaid. Diriwayatkan oleh Waki’ atas wewenang Al-A’mash, atas wewenang Amr bin Murrah, atas wewenang Abdul Rahman bin Abi Laila. Dia berkata: Para sahabat Muhammad, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, memberi tahu kami Bahwa Abdullah bin Zaid melihat azan dalam mimpi. Syu’bah berkata, atas wewenang Amr bin Murrah, atas wewenang Abdul Rahman bin Abi Laila: Bahwa Abdullah bin Zaid melihat azan dalam mimpi. Ini lebih benar dari hadis Ibnu Abi Laila. Dan Abdul Rahman bin Abi Laila tidak mendengarnya dari Abdullah bin Zaid. Sebagian ulama mengatakan, adzan itu dua kali lipat dan iqamahnya dua kali lipat. Demikian disampaikan Sufyan. Al-Thawri, Ibnu Al-Mubarak, dan masyarakat Kufah. Abu Issa Ibn Abi Laila berkata: Dialah Muhammad Ibn Abd al-Rahman Ibn Abi Laila. Dia adalah seorang hakim. Kufah dan dia tidak mendengar apapun dari ayahnya kecuali dia meriwayatkan berdasarkan wewenang seorang laki-laki atas wewenang ayahnya.
Diriwayatkan oleh
Abdullah bin Zaid (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 2/194
Tingkat
Daif Isnaad
Kategori
Bab 2: Shalat