Jami at-Tirmidzi — Hadis #26540
Hadis #26540
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ الضَّبِّيُّ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ، عَنْ مَيْمُونٍ أَبِي حَمْزَةَ، بِهَذَا الإِسْنَادِ نَحْوَهُ وَقَالَ غُلاَمٌ لَنَا يُقَالُ لَهُ رَبَاحٌ . قَالَ أَبُو عِيسَى وَحَدِيثُ أُمِّ سَلَمَةَ إِسْنَادُهُ لَيْسَ بِذَاكَ . وَمَيْمُونٌ أَبُو حَمْزَةَ قَدْ ضَعَّفَهُ بَعْضُ أَهْلِ الْعِلْمِ . وَاخْتَلَفَ أَهْلُ الْعِلْمِ فِي النَّفْخِ فِي الصَّلاَةِ فَقَالَ بَعْضُهُمْ إِنْ نَفَخَ فِي الصَّلاَةِ اسْتَقْبَلَ الصَّلاَةَ . وَهُوَ قَوْلُ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ وَأَهْلِ الْكُوفَةِ . وَقَالَ بَعْضُهُمْ يُكْرَهُ النَّفْخُ فِي الصَّلاَةِ وَإِنْ نَفَخَ فِي صَلاَتِهِ لَمْ تَفْسُدْ صَلاَتُهُ . وَهُوَ قَوْلُ أَحْمَدَ وَإِسْحَاقَ .
Ahmad bin Abdah al-Dhabi memberi tahu kami, Hammad bin Zaid memberi tahu kami, atas wewenang Maymun Abi Hamzah, dengan rantai penularan yang serupa dengannya, dan salah satu anak lelaki kami yang memanggilnya berkata: Rabah. Kata Abu Issa, dan hadits Ummu Salamah, rantai penularannya tidak seperti itu. Dan Maymun Abu Hamzah dianggap lemah oleh sebagian ulama. Para ahli berbeda pendapat mengenai tiupan saat salat, ada pula yang berpendapat bahwa jika meniup saat salat, maka salat telah dimulai. Demikian pendapat Sufyan al-Thawri dan penduduk Kufah. Ada pula yang mengatakan bahwa meniup saat shalat tidak disukai, dan jika ia meniup saat shalat, maka shalatnya tidak batal. Ini adalah perkataan Ahmad. Dan Ishak...
Diriwayatkan oleh
(Another chain) in which Abu Hamzah narrated
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 2/382
Tingkat
Hasan
Kategori
Bab 2: Shalat