Jami at-Tirmidzi — Hadis #26698
Hadis #26698
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ، حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ، عَنْ هِشَامِ بْنِ حَسَّانَ، عَنْ حَفْصَةَ بِنْتِ سِيرِينَ، عَنْ أُمِّ عَطِيَّةَ، بِنَحْوِهِ . قَالَ وَفِي الْبَابِ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، وَجَابِرٍ، . قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ أُمِّ عَطِيَّةَ حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ . وَقَدْ ذَهَبَ بَعْضُ أَهْلِ الْعِلْمِ إِلَى هَذَا الْحَدِيثِ وَرَخَّصَ لِلنِّسَاءِ فِي الْخُرُوجِ إِلَى الْعِيدَيْنِ وَكَرِهَهُ بَعْضُهُمْ وَرُوِيَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ أَنَّهُ قَالَ أَكْرَهُ الْيَوْمَ الْخُرُوجَ لِلنِّسَاءِ فِي الْعِيدَيْنِ فَإِنْ أَبَتِ الْمَرْأَةُ إِلاَّ أَنْ تَخْرُجَ فَلْيَأْذَنْ لَهَا زَوْجُهَا أَنْ تَخْرُجَ فِي أَطْمَارِهَا الْخُلْقَانِ وَلاَ تَتَزَيَّنْ فَإِنْ أَبَتْ أَنْ تَخْرُجَ كَذَلِكَ فَلِلزَّوْجِ أَنْ يَمْنَعَهَا عَنِ الْخُرُوجِ . وَيُرْوَى عَنْ عَائِشَةَ رضى الله عنها قَالَتْ لَوْ رَأَى رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم مَا أَحْدَثَ النِّسَاءُ لَمَنَعَهُنَّ الْمَسْجِدَ كَمَا مُنِعَتْ نِسَاءُ بَنِي إِسْرَائِيلَ . وَيُرْوَى عَنْ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ أَنَّهُ كَرِهَ الْيَوْمَ الْخُرُوجَ لِلنِّسَاءِ إِلَى الْعِيدِ .
Ahmad bin Mani’ menceritakan kepada kami, Husyaym menceritakan kepada kami, atas wewenang Hisyam bin Hassan, atas wewenang Hafsa binti Sirin, atas wewenang Ummu Atiyya, hal serupa. Beliau berkata: Berdasarkan riwayat Ibnu Abbas dan Jabir, Abu Issa mengatakan bahwa hadits Ummu Atiyya adalah hadits yang baik dan shahih. Beberapa orang yang berilmu telah mengatakan hal ini Hadits tersebut mengijinkan wanita untuk pergi keluar pada dua hari raya Idul Fitri, namun sebagian dari mereka tidak menyukainya, dan diriwayatkan dari Abdullah bin Al-Mubarak bahwa dia berkata, “Saya benci hari ini.” Keluar rumah diperuntukkan bagi wanita pada dua hari raya Idul Fitri. Jika wanita tersebut tidak mau keluar, maka suaminya harus mengizinkan dia keluar menggunakan auratnya. Dan hendaknya ia tidak berdandan, karena jika ia menolak keluar dengan cara itu, maka suami berhak melarangnya keluar. Diriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu 'anhu, bahwa dia berkata, "Jika dia melihat Rasulullah SAW, dia tidak menceritakan apa pun kepada wanita karena mereka dilarang pergi ke masjid sebagaimana wanita Bani Israel dilarang. Diriwayatkan dari otoritas Sufyan al-Thawri Hari ini dia tidak menyukai wanita pergi ke Idul Fitri.
Diriwayatkan oleh
Terdapat riwayat serupa dari Umm Atiyyah (RA).
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 5/540
Tingkat
Hasan Sahih
Kategori
Bab 5: Dua Hari Raya