Jami at-Tirmidzi — Hadis #27352
Hadis #27352
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ، أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ، وَابْنَ، عَبَّاسٍ وَأَبَا سَلَمَةَ بْنَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ تَذَاكَرُوا الْمُتَوَفَّى عَنْهَا زَوْجُهَا الْحَامِلَ تَضَعُ عِنْدَ وَفَاةِ زَوْجِهَا فَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ تَعْتَدُّ آخِرَ الأَجَلَيْنِ . وَقَالَ أَبُو سَلَمَةَ بَلْ تَحِلُّ حِينَ تَضَعُ . وَقَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ أَنَا مَعَ ابْنِ أَخِي يَعْنِي أَبَا سَلَمَةَ فَأَرْسَلُوا إِلَى أُمِّ سَلَمَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَتْ قَدْ وَضَعَتْ سُبَيْعَةُ الأَسْلَمِيَّةُ بَعْدَ وَفَاةِ زَوْجِهَا بِيَسِيرٍ فَاسْتَفْتَتْ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَأَمَرَهَا أَنْ تَتَزَوَّجَ . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ.
Qutaibah meriwayatkan kepada kami, Al-Layth meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Yahya bin Saeed, atas wewenang Suleiman bin Yasar, bahwa Abu Hurairah, Ibnu Abbas, dan Abu Salamah bin Abd al-Rahman, ingat bahwa seorang wanita hamil yang suaminya telah meninggal hendaknya melahirkan ketika suaminya meninggal, dan Ibnu Abbas mengatakan bahwa dia harus memperhatikan masa tunggu dua periode terakhir. Abu Salamah berkata, “Sebaliknya, dia dibolehkan ketika dia melahirkan.” Abu Hurairah berkata, “Aku bersama keponakanku,” maksudnya Abu Salamah. Maka mereka memanggil Ummu Salamah, istri Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Dia berkata: Subayah al-Aslamiya melahirkan tidak lama setelah kematian suaminya, maka dia berkonsultasi dengan Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Jadi dia memerintahkannya untuk menikah. Abu Issa berkata: Ini adalah hadis yang baik dan shahih.
Diriwayatkan oleh
Sulaiman bin Yasir (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 13/1194
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 13: Talak dan Li'an