Jami at-Tirmidzi — Hadis #27351

Hadis #27351
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ، حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنَا شَيْبَانُ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنِ الأَسْوَدِ، عَنْ أَبِي السَّنَابِلِ بْنِ بَعْكَكٍ، قَالَ وَضَعَتْ سُبَيْعَةُ بَعْدَ وَفَاةِ زَوْجِهَا بِثَلاَثَةٍ وَعِشْرِينَ أَوْ خَمْسَةٍ وَعِشْرِينَ يَوْمًا فَلَمَّا تَعَلَّتْ تَشَوَّفَتْ لِلنِّكَاحِ فَأُنْكِرَ عَلَيْهَا ذَلِكَ فَذُكِرَ ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ ‏ "‏ إِنْ تَفْعَلْ فَقَدْ حَلَّ أَجَلُهَا ‏"‏ ‏.‏ حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ، حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ مُوسَى، حَدَّثَنَا شَيْبَانُ، عَنْ مَنْصُورٍ، نَحْوَهُ ‏.‏ قَالَ وَفِي الْبَابِ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ، ‏.‏ قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ أَبِي السَّنَابِلِ حَدِيثٌ مَشْهُورٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ ‏.‏ وَلاَ نَعْرِفُ لِلأَسْوَدِ سَمَاعًا مِنْ أَبِي السَّنَابِلِ ‏.‏ وَسَمِعْتُ مُحَمَّدًا يَقُولُ لاَ أَعْرِفُ أَنَّ أَبَا السَّنَابِلِ عَاشَ بَعْدَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم ‏.‏ وَالْعَمَلُ عَلَى هَذَا عِنْدَ أَكْثَرِ أَهْلِ الْعِلْمِ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَغَيْرِهِمْ أَنَّ الْحَامِلَ الْمُتَوَفَّى عَنْهَا زَوْجُهَا إِذَا وَضَعَتْ فَقَدْ حَلَّ التَّزْوِيجُ لَهَا وَإِنْ لَمْ تَكُنِ انْقَضَتْ عِدَّتُهَا ‏.‏ وَهُوَ قَوْلُ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ وَالشَّافِعِيِّ وَأَحْمَدَ وَإِسْحَاقَ ‏.‏ وَقَالَ بَعْضُ أَهْلِ الْعِلْمِ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَغَيْرِهِمْ تَعْتَدُّ آخِرَ الأَجَلَيْنِ ‏.‏ وَالْقَوْلُ الأَوَّلُ أَصَحُّ ‏.‏
Ahmad bin Mani’ menceritakan kepada kami, Husain bin Muhammad menceritakan kepada kami, Shayban menceritakan kepada kami, atas wewenang Mansour, atas wewenang Ibrahim, atas wewenang Al-Aswad, atas wewenang Abu Al-Sanabel bin Bakak, katanya, Subay’a melahirkan dua puluh tiga atau dua puluh lima hari setelah kematian suaminya, dan ketika dia muncul, dia melihat Untuk menikah, namun hal itu ditolak olehnya, sehingga hal itu disebutkan kepada Nabi, semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian, dan beliau berkata, “Jika dia melakukan itu, maka waktunya telah tiba.” Ahmad ibn Manee’, Al-Hasan bin Musa menceritakan kepada kami, Shayban menceritakan kepada kami, atas dasar Mansour, dan sejenisnya. Katanya, dan pada bab Kewibawaan Ummu Salamah, Abu Issa menyampaikan sebuah hadits Abu al-Sanabel memiliki hadis terkenal mengenai hal ini. Kami tidak tahu ada orang yang mendengar tentang singa dari Abu al-Sanabel. Dan saya mendengar Muhammad berkata, "Saya tidak tahu bahwa Abu Al-Sanabel hidup setelah Nabi, sallallahu 'alaihi wa sallam. Hal ini dilakukan oleh sebagian besar orang berilmu di antara para sahabat Nabi, semoga doa dan damai Allah besertanya." Rasulullah SAW dan orang lain menyatakan, jika seorang wanita hamil yang suaminya meninggal telah melahirkan, maka boleh menikah, dan jika tidak, maka masa tunggunya telah habis. Dan itulah ucapan Sufyan al-Thawri, al-Syafi’i, Ahmad, dan Ishaq. Beberapa orang yang berilmu di antara para sahabat Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan yang lain berkata: Dia akan menunggu hingga dua periode terakhir. Pepatah pertama lebih tepat.
Diriwayatkan oleh
al-Aswad (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 13/1193
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 13: Talak dan Li'an
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait