Jami at-Tirmidzi — Hadis #27641
Hadis #27641
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم
" اقْتُلُوا الْحَيَّاتِ وَاقْتُلُوا ذَا الطُّفْيَتَيْنِ وَالأَبْتَرَ فَإِنَّهُمَا يَلْتَمِسَانِ الْبَصَرَ وَيُسْقِطَانِ الْحَبَلَ " . قَالَ وَفِي الْبَابِ عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ وَعَائِشَةَ وَأَبِي هُرَيْرَةَ وَسَهْلِ بْنِ سَعْدٍ . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ . وَقَدْ رُوِيَ عَنِ ابْنِ عُمَرَ عَنْ أَبِي لُبَابَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم نَهَى بَعْدَ ذَلِكَ عَنْ قَتْلِ حَيَّاتِ الْبُيُوتِ وَهِيَ الْعَوَامِرُ وَيُرْوَى عَنِ ابْنِ عُمَرَ عَنْ زَيْدِ بْنِ الْخَطَّابِ أَيْضًا . وَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ إِنَّمَا يُكْرَهُ مِنْ قَتْلِ الْحَيَّاتِ قَتْلُ الْحَيَّةِ الَّتِي تَكُونُ دَقِيقَةً كَأَنَّهَا فِضَّةٌ وَلاَ تَلْتَوِي فِي مِشْيَتِهَا .
Qutaibah meriwayatkan kepada kami, Al-Layth meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Ibnu Shihab, atas wewenang Salim bin Abdullah, atas wewenang ayahnya, beliau bersabda: Rasulullah SAW, semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda, “Bunuhlah Ular-ular, dan bunuhlah yang berkaki dua dan yang diamputasi, karena mereka mencari penglihatan dan menyebabkan talinya putus.” Katanya, dan di bab tentang kewibawaan Ibnu Masoud, Aisha, Abu Hurairah, dan Sahl bin Saad. Abu Issa berkata: Ini adalah hadis yang baik dan shahih. Diriwayatkan dari wewenang Ibnu Umar atas wewenang Abu Lubaba bersabda bahwa Nabi Muhammad SAW setelah itu melarang membunuh ular-ular rumah yang menjadi penghuninya, dan diriwayatkan atas wewenang Ibnu Umar, atas wewenang Zayd ibn al-Khattab. Selain itu, Abdullah bin Al-Mubarak berkata: Tidak disukai membunuh ular membunuh ular yang halus seperti perak dan tidak meliuk-liuk dalam perjalanannya...
Diriwayatkan oleh
Abdullah bin Umar (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 18/1483
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 18: Berburu