Jami at-Tirmidzi — Hadis #27628
Hadis #27628
حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عُمَرَ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ مُجَالِدٍ، عَنِ الشَّعْبِيِّ، عَنْ عَدِيِّ بْنِ حَاتِمٍ، قَالَ سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَنْ صَيْدِ الْكَلْبِ الْمُعَلَّمِ قَالَ " إِذَا أَرْسَلْتَ كَلْبَكَ الْمُعَلَّمَ وَذَكَرْتَ اسْمَ اللَّهِ فَكُلْ مَا أَمْسَكَ عَلَيْكَ فَإِنْ أَكَلَ فَلاَ تَأْكُلْ فَإِنَّمَا أَمْسَكَ عَلَى نَفْسِهِ " . قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ خَالَطَتْ كِلاَبَنَا كِلاَبٌ أُخَرُ قَالَ " إِنَّمَا ذَكَرْتَ اسْمَ اللَّهِ عَلَى كَلْبِكَ وَلَمْ تَذْكُرْ عَلَى غَيْرِهِ " . قَالَ سُفْيَانُ أَكْرَهُ لَهُ أَكْلَهُ . قَالَ أَبُو عِيسَى وَالْعَمَلُ عَلَى هَذَا عِنْدَ بَعْضِ أَهْلِ الْعِلْمِ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَغَيْرِهِمْ فِي الصَّيْدِ وَالذَّبِيحَةِ إِذَا وَقَعَا فِي الْمَاءِ أَنْ لاَ يَأْكُلَ . وَقَالَ بَعْضُهُمْ فِي الذَّبِيحَةِ إِذَا قُطِعَ الْحُلْقُومُ فَوَقَعَ فِي الْمَاءِ فَمَاتَ فِيهِ فَإِنَّهُ يُؤْكَلُ وَهُوَ قَوْلُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ . وَقَدِ اخْتَلَفَ أَهْلُ الْعِلْمِ فِي الْكَلْبِ إِذَا أَكَلَ مِنَ الصَّيْدِ فَقَالَ أَكْثَرُ أَهْلِ الْعِلْمِ إِذَا أَكَلَ الْكَلْبُ مِنْهُ فَلاَ تَأْكُلْ . وَهُوَ قَوْلُ سُفْيَانَ وَعَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ وَالشَّافِعِيِّ وَأَحْمَدَ وَإِسْحَاقَ . وَقَدْ رَخَّصَ بَعْضُ أَهْلِ الْعِلْمِ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَغَيْرِهِمْ فِي الأَكْلِ مِنْهُ وَإِنْ أَكَلَ الْكَلْبُ مِنْهُ .
Ibnu Abi Umar menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami, atas wewenang Mujalid, atas wewenang Al-Sha’bi, atas wewenang Adi bin Hatim, katanya, aku bertanya kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, tentang perburuan anjing. Gurunya berkata, “Jika kamu mengirim anjing terlatihmu dan menyebut nama Tuhan, makanlah apa pun yang ditangkapnya darimu, dan jika dia makan, jangan makan.” Dia hanya menentang dirinya sendiri. “Aku berkata, ‘Wahai Rasulullah, pernahkah engkau melihat anjing kami bercampur dengan anjing lain?’” Beliau menjawab, “Aku hanya menyebut nama Tuhan atas anjingmu dan kamu tidak menyebut apa-apa lagi.” Sufyan berkata, “Aku benci dia memakannya.” Abu Issa berkata, “Dan hal ini dianut oleh sebagian ahli ilmu pengetahuan Di kalangan sahabat Nabi sallallahu alaihi wa sallam dan lain-lain, mengenai perburuan dan penyembelihan hewan jika jatuh ke dalam air tidak boleh dimakan. Ada pula yang mengatakan tentang hewan yang disembelih jika dipotong-potong. Jika lokum jatuh ke dalam air dan mati di dalamnya, maka lokum tersebut dapat dimakan. Demikian pendapat Abdullah bin Al-Mubarak. Orang-orang dari Ilmu pada anjing jika dia memakan hewan buruan, dan sebagian besar ahli ilmu berkata: Jika anjing memakan hewan buruannya, maka janganlah kamu memakannya. Demikianlah ucapan Sufyan. Dan Abdullah bin Al-Mubarak, Al-Syafi'i, Ahmad, dan Ishaq. Ada sebagian orang yang berilmu di antara para sahabat Nabi, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan ada pula yang mengizinkannya. Dalam memakannya, meskipun anjing memakannya.
Diriwayatkan oleh
Adi bin Hatim (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 18/1470
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 18: Berburu