Jami at-Tirmidzi — Hadis #28006
Hadis #28006
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، حَدَّثَنَا الْعَلاَءُ بْنُ الْفَضْلِ بْنِ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ أَبِي سَوِيَّةَ أَبُو الْهُذَيْلِ، حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عِكْرَاشٍ، عَنْ أَبِيهِ، عِكْرَاشِ بْنِ ذُؤَيْبٍ قَالَ بَعَثَنِي بَنُو مُرَّةَ بْنِ عُبَيْدٍ بِصَدَقَاتِ أَمْوَالِهِمْ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَقَدِمْتُ عَلَيْهِ الْمَدِينَةَ فَوَجَدْتُهُ جَالِسًا بَيْنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالأَنْصَارِ قَالَ ثُمَّ أَخَذَ بِيَدِي فَانْطَلَقَ بِي إِلَى بَيْتِ أُمِّ سَلَمَةَ فَقَالَ " هَلْ مِنْ طَعَامٍ " . فَأُتِينَا بِجَفْنَةٍ كَثِيرَةِ الثَّرِيدِ وَالْوَذْرِ وَأَقْبَلْنَا نَأْكُلُ مِنْهَا فَخَبَطْتُ بِيَدِي مِنْ نَوَاحِيهَا وَأَكَلَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ فَقَبَضَ بِيَدِهِ الْيُسْرَى عَلَى يَدِي الْيُمْنَى ثُمَّ قَالَ " يَا عِكْرَاشُ كُلْ مِنْ مَوْضِعٍ وَاحِدٍ فَإِنَّهُ طَعَامٌ وَاحِدٌ " . ثُمَّ أُتِينَا بِطَبَقٍ فِيهِ أَلْوَانُ الرُّطَبِ أَوِ التَّمْرِ عُبَيْدُ اللَّهِ شَكَّ قَالَ فَجَعَلْتُ آكُلُ مِنْ بَيْنِ يَدَىَّ وَجَالَتْ يَدُ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فِي الطَّبَقِ وَقَالَ " يَا عِكْرَاشُ كُلْ مِنْ حَيْثُ شِئْتَ فَإِنَّهُ غَيْرُ لَوْنٍ وَاحِدٍ " . ثُمَّ أُتِينَا بِمَاءٍ فَغَسَلَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَدَيْهِ وَمَسَحَ بِبَلَلِ كَفَّيْهِ وَجْهَهُ وَذِرَاعَيْهِ وَرَأْسَهُ وَقَالَ " يَا عِكْرَاشُ هَذَا الْوُضُوءُ مِمَّا غَيَّرَتِ النَّارُ " . وَفِي الْحَدِيثِ قِصَّةٌ . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ لاَ نَعْرِفُهُ إِلاَّ مِنْ حَدِيثِ الْعَلاَءِ بْنِ الْفَضْلِ وَقَدْ تَفَرَّدَ الْعَلاَءُ بِهَذَا الْحَدِيثِ وَلاَ نَعْرِفُ لِعِكْرَاشٍ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم إِلاَّ هَذَا الْحَدِيثَ .
Muhammad bin Bashar menceritakan kepada kami, Al-Ala bin Al-Fadl bin Abdul-Malik bin Abi Suwayya Abu Al-Hudhayl menceritakan kepada kami, Ubaid Allah bin Ikrash, atas wewenang ayahnya, Ikrash ibn Dhu'ayb, yang berkata: Bani Murrah ibn Ubaid mengirimku dengan sedekah harta mereka kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Maka aku mendatanginya di Madinah dan menemukannya sedang duduk di antara Muhajirin dan Ansar. Katanya, lalu dia menggandeng tanganku dan membawaku ke rumah Ummu Salamah. Dia berkata, “Apakah ada orang?” "Makanan." Jadi kami dibawakan semak yang penuh dengan bubur dan gandum, dan kami mulai memakannya. Lalu aku menyentuh sisinya dengan tanganku. Rasulullah SAW, makan dari sela-sela tangannya, dan dia memegang tangan kananku dengan tangan kirinya, lalu berkata, “Wahai Ikrash, makanlah dari satu tempat, karena itu adalah “Satu makanan.” Kemudian kami disuguhkan sebuah piring yang berisi kurma atau kurma dengan berbagai macam warna. Ubayd Allah merasa skeptis. Dia berkata, “Jadi saya mulai makan di sela-sela itu Tanganku, dan tangan Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, menjelajahi piring dan berkata, "Wahai Ikrash, makanlah dimanapun kamu mau, karena warnanya tidak satu warna." Kemudian kami dibawa dengan air. Kemudian Rasulullah SAW, mencuci tangannya dan mengusap wajah, lengan, dan kepalanya dengan telapak tangannya yang basah, dan berkata, “Wahai Ikrash, ini “Wudhu dari api telah berubah.” Dan di dalam hadis tersebut terdapat sebuah cerita. Abu Issa berkata, “Ini adalah hadits yang aneh. Kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadits Al-Ala’ ibn Al-Fadl: Al-‘Ala sendiri yang meriwayatkan hadits ini, dan kami tidak mengetahui tentang Ikrash atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, kecuali hadits ini.
Diriwayatkan oleh
Ikrash bin Dhu'aib (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 25/1848
Tingkat
Daif
Kategori
Bab 25: Makanan