Al-Adab Al-Mufrad — Hadis #47246
Hadis #47246
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنِ الشَّعْبِيِّ، عَنِ الْمِقْدَامِ أَبِي كَرِيمَةَ الشَّامِيِّ قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم: لَيْلَةُ الضَّيْفِ حَقٌّ وَاجِبٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ، فَمَنْ أَصْبَحَ بِفِنَائِهِ فَهُوَ دَيْنٌ عَلَيْهِ إِنْ شَاءَ، فَإِنْ شَاءَ اقْتَضَاهُ، وَإِنْ شَاءَ تَرَكَهُ.
Abu Nu’aym menceritakan kepada kami, beliau berkata: Sufyan menceritakan kepada kami, atas wewenang Mansour, atas wewenang Al-Sha’bi, atas wewenang Al-Miqdam Abu Karima Al-Shami, yang berkata: Nabi Muhammad SAW bersabda: Malam tamu adalah hak dan wajib bagi setiap muslim, maka siapa yang bangun di pagi hari ketika sudah usai, maka ia berhutang jika ia menghendakinya, dan jika ia menghendaki, ia dapat menunaikannya. itu. Jika dia mau, dia bisa meninggalkannya...
Sumber
Al-Adab Al-Mufrad # 32/744
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 32: Bab 32