Al-Adab Al-Mufrad — Hadis #47379
Hadis #47379
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ إِسْحَاقَ، قَالَ: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمَّادٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ قَالَ: حَدَّثَنِي سُهَيْلُ بْنُ ذِرَاعٍ قَالَ: سَمِعْتُ أَبَا يَزِيدَ أَوْ مَعْنَ بْنَ يَزِيدَ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: اجْتَمِعُوا فِي مَسَاجِدِكُمْ، وَكُلَّمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فَلْيُؤْذِنُونِي، فَأَتَانَا أَوَّلَ مَنْ أَتَى، فَجَلَسَ، فَتَكَلَّمَ مُتَكَلِّمٌ مِنَّا، ثُمَّ قَالَ: إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ الَّذِي لَيْسَ لِلْحَمْدِ دُونَهُ مَقْصَدٌ، وَلاَ وَرَاءَهُ مَنْفَذٌ. فَغَضِبَ فَقَامَ، فَتَلاَوَمْنَا بَيْنَنَا، فَقُلْنَا: أَتَانَا أَوَّلَ مَنْ أَتَى، فَذَهَبَ إِلَى مَسْجِدٍ آخَرَ فَجَلَسَ فِيهِ، فَأَتَيْنَاهُ فَكَلَّمْنَاهُ، فَجَاءَ مَعَنَا فَقَعَدَ فِي مَجْلِسِهِ أَوْ قَرِيبًا مِنْ مَجْلِسِهِ، ثُمَّ قَالَ: الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي مَا شَاءَ جَعَلَ بَيْنَ يَدَيْهِ، وَمَا شَاءَ جَعَلَ خَلْفَهُ، وَإِنَّ مِنَ الْبَيَانِ سِحْرًا، ثُمَّ أَمَرَنَا وَعَلَّمَنَا.
Ahmad bin Ishaq menceritakan kepada kami, dia berkata: Yahya bin Hammad menceritakan kepada kami, dia berkata: Abu Awanah menceritakan kepada kami, atas wewenang Asim bin Kulayb, dia berkata: Dia menceritakan kepadaku Suhail bin Dhira’ berkata: Aku mendengar Abu Yazid atau Ma’an bin Yazid bahwa Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata: Berkumpullah di masjid-masjid kalian, dan kapan pun Sekelompok orang berkumpul untuk memanggilku untuk mengumandangkan azan, dan orang pertama yang datang mendatangi kami dan duduk, dan salah satu dari kami berbicara, lalu dia berkata: Segala puji bagi Tuhan, yang tanpanya tidak ada pujian. Sebuah tujuan, dan lebih dari itu tidak ada jalan keluar. Dia marah dan bangkit, lalu kami saling menyalahkan, maka kami berkata: Yang pertama datang mendatangi kami, maka dia pergi ke masjid. Ada lagi yang duduk di dalamnya, lalu kami mendatanginya dan berbicara dengannya, lalu dia ikut bersama kami dan duduk di tempat duduknya atau di dekat tempat duduknya, lalu dia berkata: Segala puji bagi Allah yang tidak dikehendaki, Dia letakkan di hadapannya, dan apa pun yang Dia kehendaki, Dia letakkan di belakangnya. Dan memang, sebagian dari pernyataan itu sungguh ajaib. Kemudian Dia memerintahkan dan mengajari kita.
Sumber
Al-Adab Al-Mufrad # 37/877
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 37: Bab 37